Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - tekanan hidup - 4 Tekanan Hidup yang Kita Anggap Berat, Pernah Dialami Oleh Rasulullah

Hikmah

4 Tekanan Hidup yang Kita Anggap Berat, Pernah Dialami Oleh Rasulullah

Suci Wulandari
Last updated: 2025/09/10 at 10:01 AM
Suci Wulandari
Share
Tekanan Hidup yang Kita Anggap Berat, Pernah Dialami Oleh Rasulullah
SHARE

Beritaislam.com – Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Ada kalanya kita juga berada dalam situasi sulit, berat, merasa hancur dan terpuruk, berada di titik terendah, dan banyak permasalahan yang kian datang tanpa henti.

Contents
Tekanan Hidup yang Dialami Rasulullah1. Kehilangan Orang yang Disayang2. Diabaikan dan Disakiti3. Dikucilkan Orang yang Toxic4. Difitnah Tanpa Alasan yang Jelas

Ternyata, tekanan hidup yang seringkali kita anggap berat juga pernah dialami oleh Rasulullah SAW. Setiap ujian dan cobaan Rasulullah SAW terdapat banyak hikmah yang bisa kita jadikan teladan dalam menjalani kehidupan. 

Tekanan Hidup yang Dialami Rasulullah

Seringkali kita merasa lelah dan ingin menyerah dalam menjalani kehidupan ketika Allah SWT memberikan ujian. Lelah adalah hal yang wajar bagi setiap manusia karena dunia memang tempatnya untuk lelah.

Lelah mengejar ilmu dan belajar, lelah bekerja dan mencari nafkah, lelah karena banyak berekspetasi terhadap sesuatu, lelah karena overthinking, dan lelah karena hal-hal yang lainnya. 

Berikut ini adalah tekanan hidup yang pernah dialami oleh Rasulullah SAW yang dapat kita ambil hikmahnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari:

1. Kehilangan Orang yang Disayang

Sejak lahir, Rasulullah SAW sudah memiliki cobaan hidup yang berat. Rasulullah SAW tidak diberikan kesempatan untuk melihat ayahnya dan Beliau juga besar tanpa ibunya. Sejak kecil, Rasulullah tidak pernah merasakan rasanya kasih sayang dari keluarganya.

Keluarga Rasulullah SAW bukan keluarga yang cemara bahkan Rasulullah dibesarkan dan diasuh oleh orang-orang yang berbeda seperti paman dan kakeknya. 

Dari hal ini kita bisa belajar bahwa di dunia yang seluas ini kita sebenarnya tidak pernah sendiri mengalami permasalahan yang ada. Mungkin kita tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua sejak lahir atau ditinggal keduanya, namun yakinlah diluar sana juga banyak merasakan hal yang sama namun kita tidak mengetahuinya.

Fakta lainnya, jauh sebelum kita lahir Rasulullah SAW telah merasa tekanan hidup tersebut. Apakah Rasulullah SAW kemudian menyerah? Tidak! Rasululllah justru bangkit dan banyak menyebarkan kebaikan kepada umat.

2. Diabaikan dan Disakiti

Ketika ingin berdakwah dan menyebarkan agama Islam di Thaif, Rasulullah SAW dan para sahabatnya berjalan sejauh 60 mil menuju kota tersebut. Bukannya mendapatkan sambutan dan perlakuan yang baik, justru Rasulullah SAW mendapatkan banyak serangan.

Beliau tertatih-tatih menahan rasa sakit dari serangan membabi buta dari masyarakat Thaif yang melempari Beliau dengan batu. Meskipun mendapat hinaan dan penganiyaan tetapi Rasulullah SAW tidak pernah membenci masyarakat Thaif. 

Rasulullah SAW justru mendoakan masyarakat Thaif agar ada yang mengucapkan kalimat tauhid dan memeluk agama Islam meskipun hanya satu orang.

Dari hal ini kita bisa belajar bahwa, kita bukanlah orang yang sering dipandang rendah dan sebelah mata, dianggap remeh dan tidak mampu bahkan dari keluarga sendiri. Rasulullah SAW dicaci maki, dihina, bahkan sampai dimusuhi pamannya sendiri yaitu Abu Lahab.

Apa sikap dari Rasulullah SAW yang dapat kita teladani ketika diabaikan dan disakiti? Yaitu dengan bersabar dan mendoakan orang yang menyakiti tersebut agar mendapatkan ampunan dan hidayah dari Allah SWT.

3. Dikucilkan Orang yang Toxic

Rasulullah SAW, keluarganya, dan para sahabatnya pernah dalam tekanan hidup yang teramat dalam. Beliau pernah di titik harus memakan daun-daunan yang sudah kering untuk bertahan hidup karena dikucilkan oleh kaum Quraisy.

Kehidupan Beliau penuh dengan cobaan dan tekanan hidup yang sulit namun Beliau tetap bersabar dan selalu mendoakan yang terbaik untuk umatnya. Dari hal tersebut kita bisa belajar bahwa sabar itu tidak ada batasannya.

Bahkan disaat sedang dalam titik terendah sekalipun, kita harus bisa yakin dan percaya jika pertolongan Allah SWT itu begitu sangat dekat bagi hamba-Nya yang senantiasa bersabar dan bersyukur.

4. Difitnah Tanpa Alasan yang Jelas

Rasulullah SAW pernah mengalami tekanan hidup yang berat yaitu Beliau pernah difitnah tanpa alasan yang jelas seperti dituduh sebagai penyihir, pendusta, bahkan orang gila. Rasulullah SAW tidak ada habisnya difitnah dan dijadikan kambing hitam padahal tidak salah apa-apa.

Dalam menghadapi tekanan hidup tersebut, Rasulullah SAW tetap menjalaninya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Sehingga kita bisa meneladani sikap dari Rasulullah SAW tersebut.

Itulah tadi tekanan hidup yang pernah dialami oleh Rasulullah SAW. Masalah hidup yang kita alami dan seringkali kita anggap berat, bukanlah apa-apa dibandingkan yang pernah Rasulullah SAW alami. Yakinlah bahwa pertolongan Allah SWT itu sangat dekat.

Baca Juga: Mencontoh Akhlak Nabi Muhammad SAW

Penulis: Suci Wulandari

TAGGED: tekanan hidup, meneladani rasulullah
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Makna Cinta Tanah Air dalam Islam, Apakah Termasuk Sebuah Perintah? Makna Cinta Tanah Air dalam Islam, Apakah Termasuk Sebuah Perintah?
Next Article 5 Ciri Orang Munafik dalam Islam: Tercatat dalam Al Quran dan Hadits 5 Ciri Orang Munafik dalam Islam: Tercatat dalam Al Quran dan Hadits

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Emerging Adulthood: Krisis Identitas dan Kebiasaan Overthinking Ketika Memasuki Usia Dewasa dalam Islam
HikmahInfo Islami

Emerging Adulthood: Krisis Identitas dan Kebiasaan Overthinking Ketika Memasuki Usia Dewasa dalam Islam

4 Min Read
Hikmah Ikhlas: Melihat Kemenangan Orang Lain Tanpa Adanya Kebencian dan Iri dalam Hati
Hikmah

Hikmah Ikhlas: Melihat Kemenangan Orang Lain Tanpa Adanya Kebencian dan Iri dalam Hati

5 Min Read
Cara Mengelola Malam Hari Menentukan Kehidupan dan Banyak Perubahan dalam Kehidupan: Makna Surat Ad-Dzariyat
HikmahInfo Islami

Cara Mengelola Malam Hari Menentukan Kehidupan dan Banyak Perubahan dalam Kehidupan: Makna Surat Ad-Dzariyat

6 Min Read
Tenang, Semua Sudah Allah Atur: Memaknai Surat At-Taghabun Ayat 11
Hikmah

Tenang, Semua Sudah Allah Atur: Memaknai Surat At-Taghabun Ayat 11

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?