Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - sandwich generation - Sulitnya Menjadi Sandwich Generation, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?

Uncategorized

Sulitnya Menjadi Sandwich Generation, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?

Suci Wulandari
Last updated: 2025/09/23 at 3:52 PM
Suci Wulandari
Share
Sulitnya Menjadi Sandwich Generation, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?
SHARE

Beritaislam.com – Sandwich generation merupakan salah satu fenomena yang terjadi pada anak yang seringkali dianggap harus menanggung kehidupan dua generasi sekaligus baik itu orang tuanya serta anak-anaknya ketika sudah menikah.

Contents
Bagaimana Islam Memandang Sandwich Generation?Dampak Menjadi Sandwich Generation1. Memiliki Tingkat Stress Lebih Tinggi2. Lelah Mental dan Fisik3. Mudah KhawatirTips Mengelola Peran Menjadi Sandwich Generation1. Menentukan Prioritas2. Komunikasi dengan Keluarga3. Mencari Kerja Sampingan4. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan5. Senantisa Berdoa dan Bersyukur

Sandwich generation merupakan sebuah tantangan yang besar untuk dihadapi di era saat ini. Terutama jika finansial masih belum stabil tetapi harus memiliki tanggungan menghidupi dua keluarga sekaligus dan bahkan mengesampingkan keinginannya sendiri.

Bagaimana Islam Memandang Sandwich Generation?

Menjadi sandwich generation memang bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu, Islam memandang sandwich generation merupakan hal yang istimewa. Dalam Islam menanggung beban dan kebutuhan keluarga dianggap dengan sedekah dengan kerabat.

Sedekah ini membuat seseorang memiliki keberkahan lebih dalam rezekinya serta memperkuat ikatan silaturrahmi.

Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh Salman bin Amir Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya sedekah kepada orang miskin pahalanya satu sedekah, sedangkan kepada kerabat pahalanya dua yaitu pahala sedekah dan pahala menjalin hubungan kekerabatan.” (Hadist Riwayat An-Nasai, Nomor 2583; Tirmidzi Nomor 658; Ibnu Majah Nomor 1844).

Quraisy Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah juga menyebutkan bahwasannya berbakti pada orang tua merupakan salah satu bentuk bersikap sopan kepada keduanya dalam ucapan maupun perbuatan sesuai dengan adat kebiasaan masyarat, serta mencukupi kebutuhan-kebutuhan mereka yang sah dan wajar sesuai dengan kemampuan kita sebagai seorang anak, sehingga mereka merasa senang terhadap kita.

Islam menjelaskan jika menjadi seorang sandwich generation bukan hanya menjadi sebuah beban semata tetapi penuh dengan keberkahan yang nantinya dapat mendatangkan banyak kebaikan dalam hidupnya di masa depan.

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

Artinya: “Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami), bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” (QS.Luqman: 14)

يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan).” Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 215)

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan jika menolong keluarga dan saudara adalah menjadi hal utama sebelum orang lain. Sandwich generation memang bukan hal yang mudah, namun Islam memandang hal ini adalah sebuah bentuk kebaikan.

Islam sangat menghargai siapa saja yang berbuat baik terutama pada keluarga dan saudara-saudaranya. Hal tersebut juga dianggap dengan ibadah karena telah berbagi sebagian dari rezekinya.

Dampak Menjadi Sandwich Generation

Seseorang yang menjadi sandwich generation dan non sandwich generation tentu memiliki perbedaan yang terjadi dan tentunya memilki dampak tersendiri bagi sandwich generation. Berikut ini dampaknya:

1. Memiliki Tingkat Stress Lebih Tinggi

Seseorang yang menjadi sandwich gen tentu memiliki tingkat stress yang lebih tinggi karena terlalu banyak memikirkan tentang pengelolaan keuangan. Bukan hanya untuk kebutuhannya melainkan juga orang tuanya, bahkan adik-adiknya.

2. Lelah Mental dan Fisik

Menjadi sandwich gen tentu memiliki beban tersendiri seperti mudah lelah secara mental maupun fisik karena beban yang ditanggung. Ia juga harus bisa menyeimbangkan antara perannya menjadi diri sendiri, keluarganya, orang tuanya, dan juga adik-adiknya.

Setelah bekerja keras, tentu lelah fisik dan mental itu bisa terjadi. Bukan hanya adanya tuntutan beban kerja, melainkan juga tanggungan keluarga. Sehingga wajar mereka bekerja terlalu keras bahkan tidak memperdulikan dirinya sendiri.

3. Mudah Khawatir

Seorang sandwich gen akan lebih fokus bekerja atau mencari sampingan yang bisa menambah pemasukan. Mereka biasanya lebih mudah takut dan khawatir kedepannya karena merasa belum bisa maksimal memberikan kebutuhan.

Kadang juga timbul perasaan bersalah dan tidak mudah puas. Perasaan ini juga mudah dialami bagi para sandwich gen yang keuangannya sangat terbatas.

Tips Mengelola Peran Menjadi Sandwich Generation

Dalam Islam, berbakti kepada kedua orang tua merupakan hal yang sangat diwajibkan. Jika kita hidup sebagai seorang sandwich generation tentu harus bisa pintar untuk mengelola peran dan membagi segala hal dengan baik. Berikut ini caranya:

1. Menentukan Prioritas

Seorang sandwich generation harus bisa menentukan prioritas antara kebutuhan mendesak maupun tanggungan. Jika orang tua memiliki hutang yang masih belum dilunasi, seorang sandwich gen bukan berarti harus melunasi seluruh hutangnya.

Sandwich gen harus bisa menentukan prioritas terlebih dahulu antara kebutuhan diri sendiri yang mendesak dan kebutuhan orang tuanya. Pembagian ini akan sangat membantu dalam mengatur keuangan.

Sandwich gen juga memiliki hak untuk menikmati hasil kerja kerasnya tanpa harus mengabaikan tanggungan orang tuanya. Jadi harus bisa pintar dalam mengelola keuangan meskipun sangat mepet untuk dibagi.

2. Komunikasi dengan Keluarga

Setiap hal memerlukan adanya komunikasi terutama hal-hal yang penting dan mendesak. Jika orang tua tidak bekerja dan kita menjadi anak tunggal satu-satunya yang harus menanggung kebutuhan orang tua, maka dapat di komunikasikan lebih lanjut.

Berkatalah jujur kepada orang tua dan katakan pengelolaan keuanganmu. Cobalah juga buat perincian mengenai kebutuhan yang harus kamu beli dan sangat dibutuhkan agar orang tua bisa memahami.

3. Mencari Kerja Sampingan

Rata-rata seseorang yang menjadi sandwich generation masih belum ,mampu mengelola keuangan dengan baik karena dianggap mepet dan telah habis untuk memenuhi kebutuhan orang tua.

Untuk mengatasi keuangan yang terbatas bisa dengan cara mencari kerja sampingan. Kerja tersebut bisa dikerjakan dari rumah atau di luar rumah seperti menjadi admin online shop, jualan produk digital, menjadi guru privat, dan semacamnya.

Meskipun menjadi side job namun hal tersebut akan sangat membantu jika semakin dikembangkan. Jika sudah mengumpulkan banyak modal bisa mulai untuk membuka usaha sendiri. 

4. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Pengelolaan keuangan yang baik akan sangat berpengaruh bagi seorang generasi sandwich. Apabila sudah gajian, sebaiknya bisa dicatat banyaknya pemasukan maupun pengeluaran.

Hal tersebut akan sangat membantu memperkiraan pengelolaan keuanganan pada bulan-bulan selanjutnya sehingga tidak akan menjadi boros.

5. Senantisa Berdoa dan Bersyukur

Sebagai seorang hamba yang memiliki iman, kita harus bisa senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Meskipun menjadi sandwich generation bukan hal yang mudah, namun jalani hal tersebut dengan ikhlas.

Percayalah, bahwa Allah senantiasa melancarkan rezeki setiap hamba-Nya yang senantiasa berdoa dan bersyukur di setiap keadaan.Yakini bahwa takdir Allah SWT adalah yang terbaik.

Itulah tadi mengenai pandangan Islam terhadap sandwich generation, dampak menjadi sandwich generation dan tips mengelola peran menjadi sandwich generation. 

Meskipun bukan perkara yang mudah, teruslah cari jalan agar bisa terbebas dari sandwich generation dengan memulai dan memanfaatkan peluang baru.

Baca Juga: Ini Dia 5 Karakteristik Gen Alpha yang Semua Generasi Wajib Tahu!

Penulis: Suci Wulandari

TAGGED: sandwich generation, pandangan islam, sulitnya jadi sanwich gen
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 3 Hukum dan Syarat Sah Nazar dalam Islam, Apa Saja? 3 Hukum dan Syarat Sah Nazar dalam Islam, Apa Saja?
Next Article 3 Jenis Nazar dalam Islam yang Tidak Sering Diketahui, Simak Disini! 3 Jenis Nazar dalam Islam yang Tidak Sering Diketahui, Simak Disini!

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
Uncategorized

Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?

4 Min Read
Alasan Mengapa Manusia Tidak Pantas Sombong, Bahkan Pada Usaha yang Dikerjakannya!
Uncategorized

Alasan Mengapa Manusia Tidak Pantas Sombong, Bahkan Pada Usaha yang Dikerjakannya!

4 Min Read
Akulturasi Budaya Dianggap Musyrik, Peran Pentingnya dalam Penyebaran Islam
Uncategorized

Akulturasi Budaya Dianggap Musyrik, Peran Pentingnya dalam Penyebaran Islam

4 Min Read
Tidak Sengaja Makan Makanan Haram, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?
Uncategorized

Tidak Sengaja Makan Makanan Haram, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?