Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - sanad ilmu - Pentingnya Sanad Ilmu dalam Agama Islam, Agar Tidak Membuat Seseorang Tersesat?

Hukum Islam

Pentingnya Sanad Ilmu dalam Agama Islam, Agar Tidak Membuat Seseorang Tersesat?

Suci Wulandari
Last updated: 2025/10/20 at 11:20 AM
Suci Wulandari
Share
Pentingnya Sanad Ilmu dalam Agama Islam, Agar Tidak Membuat Seseorang Tersesat?
SHARE

Beritaislam.com – Pentingnya sanad ilmu bagi seseorang yang belajar mengenai hadist, Al-Qur’an, maupun ilmu seputar agama Islam lainnya haruslah jelas agar bisa dipertanggung jawabkan keasliannya. Melalui sanad ilmu, maka transmisi ilmu agama bisa tersampaikan dengan baik dari generasi ke generasi.

Contents
Definisi Sanad IlmuAlasan Pentingnya Sanad Ilmu1. Menjaga Keaslian dan Keotentikan Al-Qur’an2. Memastikan Validitas Ilmu3. Pelindung dari Adanya Penyimpangan4. Menghidupkan Tradisi Ilmu5. Mengurangi Potensi Fitnah dalam Ilmu Agama6. Penting dalam Ilmu Hadits 

Tanpa adanya sanad ilmu yang tepat, maka pemahaman agama Islam seringkali terjadi penyimpangan baik itu dari segi pemahaman maupun praktiknya. Saat ini banyak sekali isu dan masalah kontemporer yang juga harus dipahami dengan sanad ilmu yang tepat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menyelesaikannya.

Definisi Sanad Ilmu

Sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “sandaran” atau “dukungan.” Dalam konteks keilmuan Islam, sanad merupakan ilmu yang berasal dari Rasulullah SAW kemudian turun temurun kepada generasi selanjutnya.

لُغَةً الْمُعْتَمَدُ وَسُمِّيَ كَذَلِكَ، لِأَنَّ الْحَدِيْثَ يُسْتَنَدُ إِلَيْهِمْ وَيَعْتَمِدُ عَلَيْهِ وَاصْطِلَاحًا سِلْسِلَةُ الرِّجَالِ الْمَوْصُلَةِ لِلْمَتْنِ

Artinya: “Sanad secara bahasa adalah al-Mu’tamad (tempat bersandar atau bergantung), dinamakan demikian sebab hadits disandarkan kepada sanad atau bergantung kepadanya. Secara istilah, sanad adalah silsilah para perawi yang menyambungkan hingga ke mata.” (Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadits, Maktabah al-Ma’arif, cetakan ke-10: 2004, hal 19).

Sanad seringkali dianggap sebagai sandaran ilmu hadist. Namun faktanya, sanad juga berfungsi pada keilmuan bidang yang lainnya seperti fikih, tasawuf, dan bidang kajian keislaman. 

Para ulama klasik sangat memberikan perhatian yang serius pada pentingnya sanad ilmu dalam mempertahankan otoritas keilmuan yang valid. Ilmu bukan hanya perihal soal isi melainkan juga sumber asal agar tidak membuat seseorang menjadi tersesat.

Alasan Pentingnya Sanad Ilmu

Berikut ini adalah alasan pentingnya sanad ilmu bagi seseorang:

1. Menjaga Keaslian dan Keotentikan Al-Qur’an

Sanad memiliki peran sebagai penghubung dalam menjaga keaslian Al-Qur’an. Dengan adanya sanad, maka otoritas bacaan Al-Qur’an akan selalu terjaga.

Pendapat Ulama Imam al-Nawawi menyatakan dalam kitabnya At Taqrib al-Nawawi, 

النقل بالإسناد الصحيح قوام الدين وعليه مدار كل علم نافع

Artinya: “Penyampaian ilmu melalui sanad yang sahih adalah penopang agama, dan di atasnya terletak seluruh ilmu yang bermanfaat.” (Kitab Taqrib, Juz 1, hal. 52)

2. Memastikan Validitas Ilmu

Sanad berfungsi untuk memastikan bahwa setiap ilmu itu benar-benar shahih dan berasal dari sumber terpercaya sehingga validitas ilmunya sudah tidak diragukan lagi. 

Pendapat Imam Ibn Sirin berkata dalam Kitabnya Muqaddimah Shahih Muslim:

إن هذا العلم دين فانظروا عمن تأخذون دينكم

Artinya: “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.” (Kitab Muqaddimah Shahih Muslim, Juz 1, hal. 14)

3. Pelindung dari Adanya Penyimpangan

Pentingnya sanad ilmu juga berfungsi sebagai sebuah filter yang menyaring hal-hal yang sumber keilmuannya tidak benar atau diragukan. Seseorang yang belajar agama harus benar-benar bisa memperhatikan siapa gurunya agar tidak tersesat dan menyimpang.

Pendapat Imam Malik dalam Kitab Al-Muwaththa’,

لا يؤخذ العلم عن أربعة… ولا يؤخذ عن صاحب هوى يدعو إلى بدعته

Artinya: “Ilmu tidak boleh diambil dari empat orang: … dan orang yang mengikuti hawa nafsunya serta mengajak kepada bid’ahnya.” (Kitab Al-Muwaththa, Juz 1, hal. 29)

4. Menghidupkan Tradisi Ilmu

Pentingnya sanad ilmu juga memiliki peran dalam membentuk ulama dari generasi ke generasi yang akan datang sehingga tetap ada pewarisnya. Hal ini berfungsi agar ilmu yang disampaikan tidak menghilangkan isi dan maknanya sedikitpun.

5. Mengurangi Potensi Fitnah dalam Ilmu Agama

Tanpa adanya sanad, seseorang bisa dengan mudah mengklaim dirinya sebagai orang yang ahli ilmu tanpa adanya sumber yang jelas. Hal tersebut dapat menimbulkan fitnah dan membuat seseorang makin tersesat.

Pendapat Imam al-Syafi’i dalam Kitab Al-Risalah,

إنما العلم ما كان فيه إسناد

Artinya: “Sesungguhnya ilmu adalah apa yang memiliki sanad.” (Kitab Al-Risalah, Juz 1, hal. 369)

6. Penting dalam Ilmu Hadits 

Setiap hadist itu juga dinilai berdasarkan sanadnya. Hadist yang memiliki sanad yang terputus atau tidak shahih, maka disebut dengan hadist yang lemah dan tidak dapat dijadikan dasar hukum.

Imam Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari,

الإسناد من الدين ولولا الإسناد لقال من شاء ما شاء

Artinya: “Sanad adalah bagian dari agama. Seandainya tidak ada sanad, maka siapa saja dapat berkata apa saja yang dia mau.” (Kitab Shahih Al-Bukhari, Juz 1, hal. 52)

Itulah tadi mengenai definisi dan alasan pentingnya sanad ilmu. Melalui sanad, kita sebagai umat Islam tidak akan salah langkah dalam mengambil sumber yang tepat sesuai dengan keasliannya. Sanad sangat berperan dalam menjaga validitas keilmuan. 

Baca Juga: Jadi Cegil Era Zaman Now, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?

Penulis: Suci Wulandari

TAGGED: sanad ilmu, pentingnya sanad ilmu, syariat islam
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Jadi Cegil Era Zaman Now, Bagaimana Menurut Pandangan Islam? Jadi Cegil Era Zaman Now, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?
Next Article Hukum Memutus Silaturahmi Menurut Islam, Benarkah Menjadi Golongan Ahli Neraka? Hukum Memutus Silaturahmi Menurut Islam, Benarkah Menjadi Golongan Ahli Neraka?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!

5 Min Read
Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
Hukum Islam

Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?

3 Min Read
Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

4 Min Read
Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam
Hukum Islam

Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?