Beritaislam.com – Banyak orang yang berlomba-lomba meraih kesuksesan dunia dengan jabatan yang tinggi dan pencapaian luar biasa, namun banyak yang melupakan kehidupan akhiratnya. Ketika seseorang hanya fokus pada kehidupan dunia, mereka memang cenderung mengesampingkan kehidupan setelahnya padahal mengejar akhirat juga wajib.
Mengejar akhirat merupakan hal yang tidak akan pernah membawa kerugian bagi seorang muslim yang beriman. Dengan mengejar akhirat, seseorang bukan hanya meraih ridha Allah SWT saja melainkan juga mendapatkan kemenangan duniawi.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:
مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ ۖ وَمَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِن نَّصِيبٍ
“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu kebahagian pun di akhirat.” (QS. Asy-Syura: 20)
Kunci Mengejar Akhirat dan Dunia Secara Seimbang
Mengejar akhirat tidak harus meninggalkan dunia, tetapi dengan mengejar akhirat secara tidak langsung dunia akan mengikuti.
Syekh Thanthawi menyamakan makna ayat ini dengan QS. Al-Isra ayat 18-19: “Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia (saja), Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki, dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik.”
Hasan Al-Basri mengatakan:
يَا ابْنَ آدَمَ بِعْ دُنْيَاكَ بِآخِرَتِكَ تَرْبَحْهُمَا جَمِيعًا، وَلَا تَبِيعَنَّ آخِرَتَكَ بِدُنْيَاكَ فَتَخْسَرَهُمَا جَمِيعًا.
Artinya: “Wahai anak Adam, juallah duniamu untuk akhiratmu, maka kamu akan meraih keduanya sekaligus, dan janganlah menjual akhiratmu untuk duniamu, karena kamu akan kehilangan keduanya sekaligus.” (Shifat Ash-Shafwah 3/165)
Abu Sulaiman Ad-Darani mengatakan:
إِذَا كَانَتِ الْآخِرَةُ فِي الْقَلْبِ جَاءَتِ الدُّنْيَا تَزْحَمُهَا، وَإِذَا كَانَتِ الدُّنْيَا فِي الْقَلْبِ لَمْ تَزْحَمْهَا الْآخِرَةُ، لِأَنَّ الْآخِرَةَ كَرِيمَةٌ وَالدُّنْيَا لَئِيمَةٌ.
Artinya: “Jika akhirat berada dalam hati, maka dunia akan datang mendesaknya. Namun jika dunia berada dalam hati, akhirat tidak akan mendesaknya, karena akhirat itu mulia dan dunia itu hina.”
Cara Meraih Kesuksesan Dunia dan Akhirat
Berikut ini cara meraih kesuksesan dunia dan akhirat yang bisa diikuti:
1. Menaklukan Dunia dengan Keimanan
Kesuksesan sejati dalam meraih dunia bukan hanya soal jabatan, harta dan kekayaan melainkan bagaimana cara seseorang tetap teguh pada iman dan ketakwaannya.
2. Ilmu Sebagai Senjata yang Paling Utama
Ilmu merupakan senjata utama bagi siapapun yang ingin dunia dan akhiratnya seimbang. Mengejar akhirat dengan ilmu, maka secara otomatis dunia bisa mengiringi.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (Hadist Riwayat Muslim)
3. Bekerja Keras dan Tawakal
Dalam Islam, bekerja keras dan tawakal harus berjalan bersamaan. Tawakal tanpa ikhtiar adalah sia-sia dan ikhtiar tanpa tawakal adalah hal yang sombong. Hendaknya kita bisa mengusahakan keduanya secara beriringan.
Allah SWT akan mengubah hamba-Nya jika hamba-Nya niat berubah terlebih dahulu menjadi lebih baik.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung yang pergi dalam keadaan lapar dan pulang dalam keadaan kenyang.” (Hadist Riwayat Tirmidzi)
4. Sabar dan Tidak Mudah Menyerah
Mengejar akhirat dan dunia harus sabar serta tidak mudah menyerah. Terkadang jalannya memang tidak selalu mudah dan mulus, tetapi dengan kesabaran dan keikhlasan maka ridha Allah SWT akan selalu mengiringi.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)
5. Berpegang Teguh pada Akhlak yang Baik
Akhlak yang baik adalah kunci meraih kesuksesan dalam mengejar akhirat dan dunia. Seorang hamba yang memiliki akhlak baik, dapat menjadi amal kebaikan yang memberatkan timbangannya kelak di akhirat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari kiamat selain akhlak yang baik.” (Hadist Riwayat Tirmidzi)
Itulah tadi mengenai kunci mengejar akhirat dan dunia secara seimbang serta cara meraih kesuksesan di dunia dan akhirat. Sebagai seorang muslim yang beriman, hendaknya niatkan segalanya ikhlas karena Allah SWT agar dunia dan akhirat bisa berjalan beriringan.
Dunia yang sifatnya sementara jangan sampai membuat kita terlena dengan kehidupan setelahnya. Sebab, tujuan hidup kita yang sesungguhnya adalah menyembah dan beribadah hanya kepada Allah SWT agar dapat meraih ridha-Nya.
Baca Juga: 4 Tekanan Hidup yang Kita Anggap Berat, Pernah Dialami Oleh Rasulullah
Penulis: Suci Wulandari
