Beritaislam.com – Dalam ajaran Islam, self control bukan sekadar kemampuan menahan emosi, tetapi bagian dari akhlak mulia yang mencerminkan kedewasaan iman.
Contoh self control yang baik telah dicontohkan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam hal ini, khususnya dalam mengendalikan amarah yang sering kali menjadi pintu berbagai keburukan.
Contoh Self Control Ala Nabi Muhammad SAW
Contoh self control yang paling jelas dari Nabi Muhammad SAW terlihat dari cara beliau menghadapi amarah.
Rasulullah SAW tidak pernah membiarkan marah menguasai perkataan maupun tindakannya.
“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya saat marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ketika marah datang, beliau menyarankan untuk diam.
“Jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah dia diam.” (HR. Ahmad)
Sikap diam ini bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk pengendalian diri agar lisan tidak melukai dan keputusan tidak diambil secara emosional.
Rasulullah bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian marah dalam keadaan berdiri, hendaklah ia duduk. Jika marahnya belum hilang, hendaklah ia berbaring.” (HR. Abu Dawud)
Apabila amarah masih belum reda, Rasulullah SAW juga mengajarkan untuk berwudhu. Hal ini karena marah berasal dari setan, sedangkan setan diciptakan dari api, dan air adalah sarana untuk meredamnya.
Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api itu dipadamkan dengan air. Maka jika salah seorang di antara kalian marah, hendaklah ia berwudhu” (HR. Abu Dawud).
Apabila setelah itu emosi masih terasa berat, Rasulullah SAW mencontohkan untuk mendekat kepada Allah melalui salat. Salat bukan hanya ibadah, tetapi juga ruang ketenangan bagi hati yang gelisah.
Allah berfirman,
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ٢٨
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).
Jadi, itulah cara self control yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Self control yang dibangun melalui kesadaran, perubahan sikap fisik, dan kedekatan spiritual.
Editor: Annisa Adelina Sumadillah
