Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - ‘Sejarah Milik Pemenang’ - Peribahasa “Sejarah Milik Pemenang”: Bagaimana Seharusnya Muslim Bersikap?

ArtikelOpini

Peribahasa “Sejarah Milik Pemenang”: Bagaimana Seharusnya Muslim Bersikap?

Annisa Adelina
Last updated: 2025/12/26 at 2:49 PM
Annisa Adelina
Share
Peribahasa “Sejarah Milik Pemenang”: Bagaimana Seharusnya Muslim Bersikap?
SHARE

Beritaislam.com – Ungkapan “sejarah milik pemenang” sering digunakan untuk menggambarkan bahwa narasi sejarah kerap ditulis oleh pihak yang berkuasa. Kebenaran bisa dipelintir, disembunyikan, atau bahkan dihilangkan demi kepentingan tertentu. 

Namun, bagaimana jika seorang Muslim yang jadi pemenang?  Bagaimana seharusnya seorang muslim menyampaikan sejarah?

‘Sejarah Milik Pemenang’, Cara Muslim Menyikapinya?

Dalam Islam, seorang Muslim diperintahkan untuk selalu menyampaikan kebenaran, meskipun kebenaran itu pahit dan tidak menguntungkan secara duniawi.

Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam menyikapi narasi ‘sejarah milik pemenang’. 

Allah SWT dengan tegas berfirman, 

اِنَّمَا يَفْتَرِى الْكَذِبَ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكٰذِبُوْنَ ۝١٠٥

Artinya: “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Mereka itulah para pembohong.” (QS. An-Nahl: 105). 

Ayat ini menegaskan bahwa kebohongan, termasuk memutarbalikkan fakta sejarah, bukanlah sikap seorang mukmin.

Seorang Muslim tidak dibenarkan menutupi kebenaran hanya karena takut pada kekuasaan atau tekanan mayoritas. Dalam Islam, kebenaran harus diutamakan. 

“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Muslim)

Kejujuran merupakan sikap utama yang harus dimiliki seorang muslim, lantas bagaimana jika sejarah yang ada tidak menguntungkan di pihak Islam? Maka, kesalahan yang terjadi bisa dijadikan sebagai cara untuk muhasabah agar kedepannya jadi lebih baik.

Bukan malah dihilangkan, diperindah, atau bahkan diputar balikan. Ini bukan sikap sejati seorang muslim yang menjadi Al-Quran dan Sunnah pendoman hidup.

Hendaknya seorang muslim saat memenangkan sesuatu tidak akan mengubah, membohongi sejarah yang ada dan tidak mengikuti narasi sejarah milik pemenang.

Baca Juga: Wanita Friendly Dalam Pandangan Islam: Apa Bahayanya?

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: ‘Sejarah Milik Pemenang’, Cara Muslim Menyikapinya?
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Fenomena “Enak ya Jadi Kamu”: Bagaimana Seharusnya Muslim Menyikapinya?  Fenomena “Enak ya Jadi Kamu”: Bagaimana Seharusnya Muslim Menyikapinya? 
Next Article Dari People Pleaser ke Allah Pleaser: Ini Tips Sederhananya…. Dari People Pleaser ke Allah Pleaser: Ini Tips Sederhananya….

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?