Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Sabar ada Batasnya? - Sabar Ada Batasnya? Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub AS

ArtikelKhazanahOpini

Sabar Ada Batasnya? Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub AS

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/15 at 2:18 PM
Annisa Adelina
Share
Sabar Ada Batasnya? Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub AS
SHARE

Beritaislam.com – Islam tidak pernah mengajarkan kesabaran yang pasif dan membiarkan kezaliman terus berlangsung. Dalam kehidupan, sabar sering dipahami sebagai sikap diam dan menerima apa pun yang terjadi.

Contents
Sabar ada Batasnya?Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub

Pertanyaan “sabar ada batasnya?” muncul bukan karena lemahnya iman, tetapi karena manusia sedang berada di titik lelah dalam menghadapi ujian.

Sabar ada Batasnya?

Sabar sejatinya tidak memiliki batas dalam proses melewati ujian yang Allah tetapkan. Selama ujian itu datang dari Allah dan tidak menyeret pada kemaksiatan, seorang hamba diperintahkan untuk bertahan, bertawakal, dan terus berharap pada pertolongan-Nya.

Allah sendiri menegaskan bahwa tidak akan memberikan ujian kepada manusia di luar batas kemampuannya. Artinya, setiap kesulitan yang datang sebenarnya sudah berada dalam kapasitas hamba untuk menghadapinya. 

Jika ujian terasa begitu berat, maka di situlah Allah akan menghadirkan pertolongan-Nya. 

Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Inshirah ayat 5-6

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ ۝٥ اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ ۝٦

Artinya: Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.

Ayat ini bukan janji kosong, melainkan kepastian bahwa kelapangan selalu menyertai kesempitan.

Namun, sabar boleh bahkan harus memiliki batas ketika berhadapan dengan kezaliman. Islam membolehkan seseorang mencari bantuan, memperjuangkan keadilan, dan mengambil langkah untuk melindungi diri tanpa harus merasa bersalah karena dianggap “tidak sabar”.

Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub

Kisah Nabi Yaqub ‘alaihis salam dalam Surah Yusuf mengajarkan makna sabar yang paling dalam. 

Ketika menghadapi kenyataan pahit kehilangan putranya, beliau berkata dalam Surah Yusuf ayat 83, bahwa kesabaran yang dipilihnya adalah sabarun jamil yaitu sabar yang indah, tanpa keluhan kepada manusia.

Kesedihan itu begitu berat hingga matanya memutih karena terlalu banyak menangis, sebagaimana disebutkan dalam Surah Yusuf ayat 84. 

وَتَوَلّٰى عَنْهُمْ وَقَالَ يٰٓاَسَفٰى عَلٰى يُوْسُفَ وَابْيَضَّتْ عَيْنٰهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظِيْمٌ ۝٨٤

Artinya: Dia (Ya‘qub) berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata, “Alangkah kasihan Yusuf,” dan kedua matanya menjadi putih karena sedih. Dia adalah orang yang sungguh-sungguh menahan (amarah dan kepedihan). (QS.Yusuf: 84)

Namun, kesabaran Nabi Yaqub bukanlah kepasrahan tanpa harap. Dalam Surah Yusuf ayat 86, beliau menegaskan bahwa ia hanya mengadukan kesedihan dan dukanya kepada Allah, bukan kepada makhluk.

قَالَ اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ وَاَعْلَمُ مِنَ اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ۝٨٦

Artinya: Dia (Ya‘qub) menjawab, “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui. (QS.Yusuf: 86)

Jadi, itulah teladan sabar yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Yaqub dalam menghadapi ujian hidup. Dari Nabi Yaqub kita belajar, sabar bukan berarti tidak merasa sakit, tetapi tetap menjaga iman saat luka itu ada. 

Baca Juga: Pacaran Mengajarkan Berpura-pura: Alasan Logis Islam Melarang Pacaran Sebagai Jalan Mencari Jodoh

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Sabar ada Batasnya?, Sabar Ada Batasnya? Belajar Kesabaran dari Nabi Yaqub AS
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dalam Islam, kesendirian bukan aib dan bukan pula tanda kegagalan. Bagi seorang muslimah, jomblo fisabilillah justru bisa menjadi fase yang sangat bermakna jika dijalani dengan kesadaran iman dan tujuan hidup yang jelas. Jomblo Fisabilillah: Tips Hidup Bahagia Ala Muslimah Jomblo
Next Article Nangis Saat Menghadapi Ujian: Tips Sabar yang Dianjurkan Dalam Islam Nangis Saat Menghadapi Ujian: Tips Sabar yang Dianjurkan Dalam Islam

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?