Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Pandangan Islam Soal Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib - Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib: Bagaimana Pandangan Islam?

ArtikelKhazanahOpini

Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib: Bagaimana Pandangan Islam?

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/19 at 10:14 AM
Annisa Adelina
Share
Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib: Bagaimana Pandangan Islam?
SHARE

Beritaislam.com —  Kalung salib sejatinya merupakan simbol bagi agama Nasrani. Namun, seiring berkembangnya zaman banyak orang menggunakan simbol ini sebagai aksesoris. Tidak jarang orang dari agama lain, misalnya seperti muslim menggunakan kalung salib hanya sekedar gaya atau fashion.

Namun, dalam pandangan Islam, persoalan simbol tidak sesederhana itu karena berkaitan langsung dengan akidah dan identitas keimanan seorang muslim.

Pandangan Islam Soal Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib

Dalam Islam, muslim yang suka menggunakan kalung simbol salib termasuk perkara yang jelas tidak dibolehkan. 

Salib bukan sekadar ornamen biasa, melainkan simbol akidah agama lain yang bertentangan secara prinsip dengan tauhid. Menggunakannya, meskipun dengan alasan gaya, tetap bermasalah karena menunjukkan pengakuan atau minimal penyerupaan terhadap simbol keyakinan non-Islam.

Rasulullah SAW secara tegas melarang umatnya menyerupai kaum lain dalam perkara yang menjadi ciri khas agama mereka. Dalam sebuah hadis disebutkan, 

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Artinya: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad) 

Hadis ini menjadi landasan kuat larangan tasyabbuh, yaitu meniru atau menyerupai orang-orang kafir dalam simbol, ritual, dan identitas keagamaan.

Mengenakan simbol agama lain, seperti salib, bukan hanya persoalan lahiriah, tetapi bisa berdampak pada rusaknya penjagaan akidah. 

Islam sangat menjaga batas yang jelas antara iman dan kekufuran, termasuk dalam hal simbol yang tampak sederhana. Karena itu, alasan “tidak ada niat apa-apa” atau hanya sekedar “fashion semata” tidak cukup untuk membolehkan tindakan tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا

Artinya: “Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi). 

Karena sejatinya simbol bertujuan membantu kelompok untuk saling mengenali satu sama lain. Jika seorang muslim juga ikut-ikutan menggunakannya maka akan membuka ruang celah kesalahpahaman. 

Islam menuntun muslim untuk tegas menjaga jati dirinya dan menghormati simbol agama lain dengan tidak menggunakannya. 

Seorang muslim hendaknya menjauhi penggunaan simbol salib dalam  alasan apa pun. Karena menjaga akidah tidak hanya di hati, tetapi juga dalam sikap, penampilan, dan simbol yang melekat pada diri seorang muslim.

Baca Juga: Nikah Biar Gak Zina: Akibatnya yang Jarang Dibicarakan

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Pandangan Islam Soal Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib, Muslim yang Suka Menggunakan Kalung Simbol Salib
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mulut Doang yang Jahat, Tapi Hati Baik: Bagaimana Pandangan Islam? Mulut Doang yang Jahat, Tapi Hati Baik: Bagaimana Pandangan Islam?
Next Article Mengapa Emotional Intelligence Harus Dimiliki Semua Orang? Inilah Pentingnya Mendidik Emosi dalam Islam! Mengapa Emotional Intelligence Harus Dimiliki Semua Orang? Inilah Pentingnya Mendidik Emosi dalam Islam!

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?