Beritaislam.com – Tahukah kamu apa keutamaan hari kamis dalam Islam? Hari Kamis sering hadir sebagai jeda sebelum Jumat, sekadar penanda bahwa akhir pekan sudah dekat. Banyak orang melewatinya tanpa kesadaran bahwa hari ini menyimpan keutamaan besar dalam Islam.
Padahal, Rasulullah SAW memberi perhatian khusus pada hari Kamis, baik dalam ibadah, muhasabah, maupun sikap terhadap sesama. Sayangnya, makna ini kerap tertutup oleh rutinitas dan kesibukan dunia.
Keutamaan Hari Kamis dalam Islam
Pertama, hari Kamis adalah hari diampuninya dosa-dosa manusia, kecuali bagi mereka yang masih saling bermusuhan.
Rasulullah SAW bersabda,
“تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ اْلاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ.”
Artinya: “Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman diampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan.” (HR. Muslim).
Dalam hadis disebutkan bahwa pengampunan Allah ditangguhkan bagi dua orang yang hatinya masih dipenuhi konflik, sampai keduanya berdamai, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis,
“Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah memaafkan kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah mengungkapkan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai. ” (HR. Muslim).
Ini menunjukkan bahwa saling memaafkan bukan sekadar etika sosial, tetapi syarat turunnya ampunan. Hari Kamis menjadi waktu yang tepat untuk melunakkan hati dan menyelesaikan perselisihan.
Kedua, hari Kamis merupakan waktu diperiksanya amalan manusia. Amal-amal diangkat dan dihadapkan kepada Allah, sehingga hari ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.
Salah satu amalan yang disunnahkan adalah berpuasa, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW. Puasa di hari Kamis menjadi bentuk kesiapan seorang hamba saat amalnya diperiksa.
“تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ اْلإِثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ.”
Artinya: “ Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa .” (HR. At-Tirmidzi)
Ketiga, hari Kamis adalah hari dibukanya pintu-pintu surga. Kesempatan ampunan terbuka luas bagi hamba yang menjaga tauhid dan kebersihan hati.
Dalam hadis shahi yang diriwayatkan muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa, “Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis”.
Keempat, hari Kamis termasuk hari yang sangat disenangi Rasulullah SAW untuk berpuasa. Antusiasme Nabi dalam menjalankan puasa sunnah di hari ini menunjukkan bahwa hari Kamis bukan hari biasa, melainkan hari yang penuh nilai ibadah.
“كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صَوْمَ اْلإِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.”
Artinya: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis”. (HR.Tirmidzi)
Kelima, hari Kamis juga disunnahkan untuk melakukan safar. Rasulullah SAW tercatat beberapa kali memulai perjalanan pada hari Kamis, mengisyaratkan adanya keberkahan dalam memulai perjalanan di hari ini.
“أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ فِي غَزْوَةِ تَبُوْكَ وَكَانَ يُحِبُّ أَنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ.”
Artinya: “ Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar pada hari Kamis dalam peperangan Tabuk, dan (memang) beliau suka keluar (untuk melakukan perjalanan) pada hari Kamis (HR. Al- Bukhari)
Keutamaan hari Kamis seharusnya tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dihidupkan dalam sikap, ibadah, dan usaha memperbaiki hubungan dengan sesama.
Demikianlah keutamaan dan keistimewaan hari Kamis yang sebaiknya sebagai seorang muslim untuk tidak melewatkannya.
Baca Juga: Inilah 4 Keutamaan Puasa Senin Kamis, Nomor 2 Jangan Sampai Terlewat
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.
