Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Bahaya Menunda Taubat - Nanti Aja Taubat Kalau Udah Siap: Bahaya Menunda Taubat

ArtikelKhazanahOpini

Nanti Aja Taubat Kalau Udah Siap: Bahaya Menunda Taubat

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/27 at 11:17 AM
Annisa Adelina
Share
Nanti Aja Taubat Kalau Udah Siap: Bahaya Menunda Taubat
SHARE

Beritaislam.com – Tahukah kamu apa bahaya menunda taubat? Nanti aja taubat kalau udah siap, merupakan kalimat yang sering dijadikan tameng saat seseorang melakukan dosa. Sejatinya kalimat ini hadir karena manusia paham betul apa yang membuat hatinya tidak nyaman, dosa dapat membuat hati merasa tidak nyaman dan gelisah dan kalimat ini hadir untuk meredam gejolak fitrah tersebut. 

Kalimat semacam ini jika terus dipelihara seorang muslim akan berakibat jadi mengentengkan dosa dan juga menahan langkahnya untuk segera bertaubat dari dosa yang dilakukan. Akibatnya, perbuatan salah terus diulang tanpa adanya taubat, yang tentunya akan menimbulkan banyak bahaya bagi pelakunya. 

Bahaya Menunda Taubat

Pertama, akan menjadikan hati pelakunya keras sehingga sulit menerima hidayah karena dosa yang terus menumpuk. 

Rasulullah SAW mengingatkan dalam sebuah hadis bahwa saat seorang muslim melakukan dosa maka hatinya akan diberikan titik hitam, jika titik hitam itu terus bertambah dapat membuat hatinya keras. 

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ، وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ، وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ: {كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ}

Artinya: “Jika seorang hamba melakukan satu dosa, niscaya akan ditorehkan di hatinya satu noda hitam. Seandainya dia meninggalkan dosa itu, beristighfar dan bertaubat; niscaya noda itu akan dihapus. Tapi jika dia kembali berbuat dosa; niscaya noda-noda itu akan semakin bertambah hingga menghitamkan semua hatinya. Itulah penutup yang difirmankan Allah (HR. Tirmidzi).

Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman bahwa orang yang terus melakukan dosa dapat membuat hatinya tertutup dari cahaya kebenaran.

كَلَّا بَلْࣝ رَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ ۝١٤

Artinya: Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka. (QS. Al- Muthaffifin: 14).

Kedua, tidak adanya lagi waktu untuk bertaubat. Manusia memang bisa membuat rencana, tapi semua rencana itu dibangun atas ketidakpastian masa depan. 

Menunda bertaubat sama saja seperti mengambil resiko mengenai ketidakpastian yang dimiliki manusia. Manusia tidak tahu kapan ajal datang, sehingga menunggu bertaubat setelah siap merupakan sesuatu yang berbahaya. 

Allah SWT berfirman, 

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِۚ حَتّٰىٓ اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ اِنِّيْ تُبْتُ الْـٰٔنَ وَلَا الَّذِيْنَ يَمُوْتُوْنَ وَهُمْ كُفَّارٌۗ اُولٰۤىِٕكَ اَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا ۝١٨

Artinya: Tidaklah tobat itu (diterima Allah) bagi orang-orang yang melakukan keburukan sehingga apabila datang ajal kepada seorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Tidak (pula) bagi orang-orang yang meninggal dunia, sementara mereka di dalam kekufuran. Telah Kami sediakan azab yang sangat pedih bagi mereka. (QS. An-Nisa:18)

Menurut tafsir Wajiz,  ayat ini menjelaskan mengenai batas akhir taubat yang tidak diterima Allah SWT yaitu saat seorang hamba mencapai ajalnya dan diperlihatkan azab yang akan menimpanya maka ia baru mau bertaubat. Taubat semacam ini tidak akan diterima Allah SWT. 

Demikianlah bahaya dari menunda taubat. Maka hendaklah kita sebagai seorang muslim untuk senantiasa terus bertaubat sebagaimana yang Rasulullah sampaikan dalam sebuah hadis shahih, 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ، فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ، مَرَّةٍ    

Artinya, “Wahai sekalian manusia, bertobatlah kepada Allah, karena sesungguhnya aku juga bertobat kepada-Nya sehari seratus kali.” (HR. Muslim).

Baca Juga:  Percuma Ngaji Kalau Masih Maksiat: Benarkah?

Penulis: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Bahaya Menunda Taubat, Nanti Aja Taubat Kalau Udah Siap
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Percuma Ngaji Kalau Masih Maksiat: Benarkah? Percuma Ngaji Kalau Masih Maksiat: Benarkah?
Next Article Nanti Aja Taubatnya Kalau Udah Tua: Hikmah Dibalik Meninggal Tak Kenal Usia Nanti Aja Taubatnya Kalau Udah Tua: Hikmah Dibalik Meninggal Tak Kenal Usia

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?