Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Penyebab Dosa Orang Lain Lebih Menarik dari Taubat Sendiri - Saat Dosa Orang Lain Lebih Menarik daripada Taubat Diri Sendiri

ArtikelKhazanahOpini

Saat Dosa Orang Lain Lebih Menarik daripada Taubat Diri Sendiri

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/28 at 11:22 AM
Annisa Adelina
Share
Saat Dosa Orang Lain Lebih Menarik daripada Taubat Diri Sendiri
SHARE

Beritaislam.com – Di tengah maraknya perbincangan soal moral, agama, dan kesalehan di ruang publik, ada satu fenomena yang semakin terasa: dosa orang lain justru lebih menarik untuk dibahas dibandingkan usaha taubat dari kesalahan diri sendiri. Ironisnya, sikap ini sering hadir atas nama kepedulian dan kebenaran.

Dalam Islam, fokus utama seorang hamba bukanlah menghitung dosa orang lain, melainkan membersihkan dirinya sendiri. Taubat bukan sekadar ucapan, tapi kesadaran mendalam bahwa manusia tidak pernah luput dari salah.

Penyebab Dosa Orang Lain Lebih Menarik dari Taubat Sendiri

Pertama, karena sudah merasa baik sehingga tidak sadar akan dosa dan kesalahan sendiri. Perasaan paling aman justru muncul ketika seseorang merasa dirinya lebih saleh dibanding orang lain. Inilah bibit kesombongan yang halus. 

Rasulullah SAW bersabda,

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Artinya: Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi. Ada seseorang yang bertanya, ‘Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?’ Beliau menjawab, ‘Sesungguhnya Allah Swt. itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. (HR. Muslim).

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa kesombongan merupakan tindakan menolak kebenaran dan merendahkan orang lain, 

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Artinya: Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. (HR. Muslim). 

Kedua, karena kurangnya muhasabah dan introspeksi diri. Mengomentari kesalahan orang lain terasa lebih mudah daripada menundukkan kepala dan mengakui kesalahan sendiri. 

Padahal Allah berfirman bahwa setiap jiwa akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang diperbuatnya. 

كُلُّ نَفْسٍ ۢ بِمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌۙ ۝٣٨

Artinya: Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan,

Muhasabah membuat seseorang sibuk memperbaiki diri, bukan mengawasi aib sesama. Menasihati sesama muslim itu penting dan dianjurkan, tapi tidak lantas membuat diri lalai terhadap menasehati diri sendiri.

Ketiga, keinginan mendapatkan validasi dari orang lain. Dengan menyoroti dosa orang lain, sebagian orang merasa lebih unggul dan mendapat pengakuan sosial. 

Padahal Nabi SAW bersabda bahwa orang yang beruntung adalah mereka yang disibukkan oleh aib dirinya sendiri hingga tak sempat mengurusi aib orang lain.

طُوبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبُهُ عَن عُيُوبِ النَّاسِ

Artinya: Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi (membicarakan) aib-aib orang lain. (HR Ad-Dailami).

Demikianlah, penyebab kenapa terkadang kebanyakan orang lebih tertarik mengurusi dosa orang lain, hingga lupa akan dirinya sendiri. Dengan mengetahui penyebabnya, kita diharapkan dapat menjaga dari perbuatan-perbuatan yang malah menjauhkan diri dari ridho Allah SWT. 

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa taubat seharusnya lebih menarik daripada gosip dosa.

Baca Juga: “Harus Pakai Masya Allah Biar Gak Kena Ain”: Benarkah? 

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Penyebab Dosa Orang Lain Lebih Menarik dari Taubat Sendiri, taubat
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article "MasyaAllah Biar Gak Kena Ain: Memaknai Kata Masya Allah, Bukan Hanya Sekedar Tameng MasyaAllah Biar Gak Kena Ain: Memaknai Kata Masya Allah, Bukan Hanya Sekedar Tameng
Next Article 3 Flexing yang Diperbolehkan Dalam Islam 3 Flexing yang Diperbolehkan Dalam Islam

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?