Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Laki-laki - Kenapa Lelaki Selalu Salah? Ini Penjelasan dalam Islam

Artikel

Kenapa Lelaki Selalu Salah? Ini Penjelasan dalam Islam

Lintang Suryaningrum
Last updated: 2026/02/13 at 2:50 PM
Lintang Suryaningrum
Share
Kenapa Lelaki Selalu Salah? Ini Penjelasan dalam Islam
SHARE

Beritaislam.com – Ungkapan lelaki selalu salah sepertinya sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang ungkapan tersebut dipakai sebagai bahan candaan, namun banyak pula wanita yang menjadi egois dan bersembunyi di balik ungkapan tersebut. 

Contents
 Mengapa Lelaki Selalu Salah?1. Lelaki Memiliki Tanggung Jawab Lebih Besar2. Lelaki Dituntut Untuk Dewasa3. Budaya Sosial4. Kesalah yang Lebih Terlihat

Tindakan tersebut memang tidak dibenarkan, karena faktanya Islam menempatkan laki-laki dan perempuan secara adil. Dalam Islam, laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. Karena sesungguhnya tidak ada yang membuat berbeda diantara keduanya kecuali ketakwaannya, seperti firman Allah dalam QS. Al- Hujurat: 13

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْ

Artinya: Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha teliti.

 Mengapa Lelaki Selalu Salah?

Terdapat faktor yang menyebabkan lelaki selalu salah di dalam masyarakat yaitu:

1. Lelaki Memiliki Tanggung Jawab Lebih Besar

Lelaki memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding perempuan. Tanggung jawab atas dirinya sendiri dan juga keluarganya. Hal ini disebabkan karena laki-laki memiliki peran sebagai pemimpin untuk keluarganya. 

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُۗ وَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًاۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا

Artinya: Laki-laki (suami) adalah penanggung jawab atas para perempuan (istri) karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari hartanya. Perempuan-perempuan saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, berilah mereka nasihat, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu,) pukullah mereka (dengan cara yang tidak menyakitkan). Akan tetapi, jika mereka menaatimu, janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (QS. An-Nisa’: 34)

Laki-laki memiliki tanggung jawab utama sebagai pencari nafkah, dirinya juga bertanggung jawab untuk melindungi keluarganya. Ketika sudah berumah tangga, laki-laki memiliki tanggung jawab atas pendidikan anak-anaknya, serta harus bijak dan tegas sebagai menjadi pemimpin rumah tangga.  Itulah kenapa dianggap lelaki selalu salah

2. Lelaki Dituntut Untuk Dewasa

Islam menuntut lebih pada laki-laki untuk lebih matang secara emosional dan juga spiritual. Lelaki bertugas untuk membimbing istri dan anak-anaknya, sehingga dibutuhkan kematangan emosional dan spiritual. Seperti sabda Rasulullah dalam hadits At-Tirmidzi No. 3895 

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي وَإِذَا مَاتَ صَاحِبُكُمْ فَدَعُوهُ 

Artinya: Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik kepada istrinya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian kepada istriku, dan jika sahabat kalian meninggal, maka biarkanlah dia.

Kualitas laki-laki tidak diatur dari rupa dan hartanya, melainkan dari caranya bersikap pada keluarganya dan bagaimana dia mengatur emosi nya serta keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT.

3. Budaya Sosial

Dalam lingkungan masyarakat, seorang lelaki merupakan sosok pemimpin rumah tangga yang sering disebut sebagai kepala rumah tangga. Sehingga ketika terdapat masalah ekonomi keluarga, seorang suami akan disalahkan. Jika terdapat sebuah keretakan rumah tangga, seorang suami akan disorot dan ditanyakan tentang kepemimpinannya.

Hal seperti itu tidak tercantum dalam ajaran Islam, melainkan berdasarkan pengaruh budaya di lingkungan masyarakat yang telah melekat. Lelaki selalu salah jika tidak bisa mengatur rumah tangga nya.

4. Kesalah yang Lebih Terlihat

Kesalahan laki-laki mudah terlihat, sehingga mendapat julukan lelaki selalu salah. Namun kesalahan laki-laki memang berdampak besar pada keluarganya. Jika laki-laki abai atau lali dalam mencari nafkah, maka akan sangat berpengaruh dalam ekonomi keluarga karena mencari nafkah merupakan kewajiban suami. 

Laki-laki perlu menjaga perilaku dan lisannya agar tidak berbuat kasar baik verbal maupun fisik. Perhatian seorang lelaki sangat dibutuhkan oleh istri dan anaknya. 

Itulah pembahasan mengenai pertanyaan “kenapa lelaki selalu salah?”. Islam sangat menekankan keadilan, sehingga tidak ada alasan bagi seseorang untuk menyalahkan hanya karena statusnya adalah seorang laki-laki. 

Baca Juga: Saudara Sepersusuan dalam Islam: Larangan yang Harus Dihindari 

Penulis: Lintang Suryaningrum

TAGGED: Laki-laki, Persepsi Islam, Tanggung Jawab Lelaki
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Saudara Sepersusuan dalam Islam: Larangan yang Harus Dihindari Saudara Sepersusuan dalam Islam: Larangan yang Harus Dihindari 
Next Article Masuk Neraka Lewat Jalur Stiker WhatsApp? Inilah Menurut Pandangan Islam! Masuk Neraka Lewat Jalur Stiker WhatsApp? Inilah Menurut Pandangan Islam!

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?