Beritaislam.com – Azazil atau yang disebut sebagai raja iblis, sosok pemimpin dari bangsa jin yang bertugas untuk menyesatkan manusia. Nama ini sering disebut dalam cerita atau kisah klasik Islam. Digambarkan sebagai makhluk yang taat beribadah kepada Allah, hingga banyak disebutkan bahwa dirinya sempat menjadi pemimpin langit.
Sosok ini diusir dari surga atas kesombongannya, makhluk yang membangkang dan menolak saat diperintahkan untuk sujud kepada Nabi Adam a.s. karena merasa jika dirinya lebih mulia. Azazil merupakan sebutan yang digunakan untuk nama iblis sebelum akhirnya diusir dari surga.
Makhluk dari golongan jin, sebagaimana yang ditegaskan pada QS. Al-Kahfi ayat 50:
وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ اَمْرِ رَبِّهٖۗ اَفَتَتَّخِذُوْنَهٗ وَذُرِّيَّتَهٗٓ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِيْ وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّۗ بِئْسَ لِلظّٰلِمِيْنَ بَدَلً
Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia termasuk (golongan) jin, kemudian dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai penolong selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Dia (Iblis) seburuk-buruk pengganti (Allah) bagi orang-orang zalim.”
Azazil memang dari bangsa jin, namun kedudukannya sangat tinggi karena ibadah dan ketaatannya yang luar biasa. Oleh karena itu ia berada di tengah para malaikat.
Azazil Sang Ahli Ibadah yang Membangkang
Banyak riwayat yang menyebut jika Azazil merupakan makhluk yang paling taat pada masanya. Makhluk yang dikenal karena rajin ibadah, berilmu, hingga disebut menguasai langit dan bumi pada masanya.
Menjadi ujian terbesar bagi dirinya ketika Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS. Allah memerintah kepada para malaikat untuk bersujud sebagai bentuk penghormatan bukan untuk disembah. Semua para malaikat melakukan sujud kecuali Iblis. Hal ini seperti firman Allah pada QS. Al-Baqarah ayat 34
وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”
Iblis menolak perintah Allah untuk bersujud karena merasa dirinya lebih mulia karena diciptakan dari api, dan berpikir untuk apa bersujud kepada Adam yang hanya diciptakan melalui tanah.
قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَۗ قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
Artinya: Dia (Allah) berfirman, “Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud ketika Aku menyuruhmu?” Ia (Iblis) menjawab, “Aku lebih baik daripada dia. Engkau menciptakanku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Al-A’raf: 12)
Dirinya memang tidak membantah atas keberadaan Allah, tapi ia menolak perintah nya karena merasa paling unggul. Atas kesombongan tersebut membuat seluruh amal ibadahnya runtuh seketika.
Akibat dari kesombongan dan pembangkangannya tersebut, Allah SWT mengusirnya dari surga. Kini ia dikenal sebagai iblis, musuh bagi manusia. Iblis memohon kepada Allah agar mendapat penangguhan hingga hari kiamat, hal itu tidak digunakan untuk bertaubat melainkan untuk menyesatkan anak cucu Adam hingga akhir itu tiba.
Itulah pembahasan dari kisah Azazil leader of heaven yang sekarang dikenal sebagai Iblis. Dari kisah dirinya dapat dijadikan pelajaran jika sifat sombong dapat meruntuhkan segalanya.
Baca Juga: Astrophile dalam Islam: Mengamati Langit dan Teladan Rasulullah
Penulis: Lintang Suryaningrum
