Beritaislam.com – Pujian sering kali terdengar indah di telinga, namun tidak selalu aman bagi hati. Tidak sedikit orang yang awalnya tulus beramal, tetapi perlahan berubah ketika sanjungan datang bertubi-tubi.
Hati yang tidak dijaga bisa tergelincir pada ujub, merasa diri paling benar, atau bahkan menjadikan pujian manusia sebagai tujuan utama dalam berbuat. Dalam Islam, menjaga hati dari penyakit riya dan kesombongan merupakan perkara penting yang harus selalu diwaspadai.
Doa Untuk Menjaga Hati Saat Dipuji
Pujian sejatinya adalah ujian yang halus. Jika seseorang tidak berhati-hati, ia bisa merasa aman dengan penilaian manusia, padahal Allah mengetahui segala kekurangan yang tersembunyi.
Karena itulah para salaf sangat khawatir ketika dipuji, sebab mereka takut pujian tersebut justru menjadi sebab gugurnya pahala dan merusak keikhlasan.
Salah satu cara menjaga hati saat dipuji adalah dengan berdoa kepada Allah agar dilindungi dari dampak buruk sanjungan manusia.
Doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika menerima pujian yaitu seperti yang Rasulullah SAW ajarkan dalam sebuah hadis,
اللَّهُمَّ لا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُولُونَ، واغْفِر لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ واجْعَلْنِي خَيْراً مِمَّا يَظُنُّونَ
Artinya: Ya Allah, jangan Engkau menghukumku disebabkan pujian yang mereka ucapkan, ampunilah aku atas kekurangan yang tidak mereka ketahui, dan jadikan aku lebih baik dari apa yang mereka sangkakan. (HR. Bukhari)
Doa ini mengajarkan sikap tawaduk dan kesadaran diri. Ketika dipuji, seorang muslim diingatkan bahwa masih banyak kekurangan yang luput dari pandangan manusia. Memohon ampun kepada Allah, hati dijaga agar tidak terbuai oleh penilaian orang lain.
Permohonan agar dijadikan lebih baik dari sangkaan manusia juga menanamkan tekad untuk terus memperbaiki diri, bukan larut dalam kepuasan semu.
Menjaga hati saat dipuji bukan berarti menolak kebaikan atau bersikap berlebihan, tetapi menempatkan pujian pada porsinya.
Dengan doa dan kesadaran akan kelemahan diri, pujian tidak lagi menjadi racun bagi iman, melainkan pengingat untuk semakin mendekat kepada Allah dan menjaga keikhlasan dalam setiap amal.
Baca Juga: Mencoba Menipu Allah: Bentuk Hilah Modern yang Sering Dilakukan Gen Z
Editor: Annisa Adelina Sumadillah
