Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - puasa ramadhan - Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?

Hukum Islam

Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?

Suci Wulandari
Last updated: 2026/02/25 at 2:08 PM
Suci Wulandari
Share
Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
SHARE

Beritaislam.com – Sahur merupakan salah satu momen yang menjadi bagian terpenting saat menjalankan ibadah puasa. Namun, tak jarang banyak seseorang yang meninggalkan sahur karena ketiduran, kelupaan, atau enggan bangun. Lalu bagaimana hukumnya jika melaksanakan puasa ramadhan tanpa sahur?

Puasa ramadhan tanpa sahur memang menjadi hal umum yang terjadi di masyarakat. Masyarakat juga biasanya lebih memilih makan di malam hari sebelum tidur sehingga tidak harus bangun untuk sahur.

Hukum Puasa Ramadhan Tanpa Sahur

Sahur merupakan sebuah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan:

السَّحُورُ بَرَكَةِ فَلَا تَدعوه ولو أن يَتَجَرعَ أحدُكم جرعة من ماه فَإِنَّ اللهِ وَمَلَاحَكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى المُتسحرين

Artinya: “Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur).”  (Hadits Riwayat Ahmad)

Meskipun sahur bukan suatu kewajiban dan ketika ditinggalkan akan mendapatkan dosa, namun alangkah baiknya jika sebelum menunaikan ibadah puasa ramadhan hendaknya seseorang sahur terlebih dahulu.

Anjuran sahur yang baik adalah sebelum mendekati waktu subuh. Hal ini tercantum dalam sebuah hadits sabda Rasulullah SAW dalam riwayat Ahmad bin Hanbal.

لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ وَأَخَّرُوا السُّحُورَ

Artinya: “Umatku akan selalu dalam kebaikan manakala menyegerakan berbuka puasa dan mengakhirkan sahur.” (Hadits Riwayat Ahmad)

Puasa ramadhan tanpa sahur tetap dianggap sah puasanya namun sangat disayangkan jika seseorang tidak mendapatkan keberkahan karena pada waktu seseorang bangun sahur maka ada keberkahan yang didapatkan.

Puasa ramadhan tanpa sahur tidak akan membatalkan puasanya namun sahur sangatlah dianjurkan. Selain terdapat keberkahan, kita juga mengamalkan sunnah dari Rasulullah SAW. 

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 187: “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.”

Sesuai dengan ayat diatas sahur bukan syarat atau rukun puasa, namun sangat berguna agar stamina tubuh tetap terjaga sehingga energi dan stamina tidak menghilang dengan cepat. Meskipun hanya minum segelas air putih saja tetap diperbolehkan yang terpenting adalah esensi mengikutinya karena menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.

Para ulama menekankan, jika keabsahan suatu ibadah bukan hanya tergantung pada hal-hal yang diwajibkan saja melainkan juga menjalankan sunnah dari Rasulullah SAW agar ibadah jauh lebih sempurna dan nilainya semakin tinggi di hadapan Allah SWT.

Puasa ramadhan tanpa sahur memang sah-sah saja, namun sahur merupakan salah satu hal yang membedakan antara puasa umat Islam dan puasa umat-umat yang lainnya.

Rasulullah bersabda, “Perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (Hadits Riwayat Muslim)

Itulah tadi pembahasan mengenai hukum puasa ramadhan tanpa sahur. Dalam Islam, puasa tanpa sahur tetap akan mendapatkan pahala namun mengurangi keberkahannya. Namun alangkah baiknya, tetap melaksanakan sahur sebagai syarat penyempurna ibadah puasa ramadhan.

Baca Juga: 5 Keutamaan Bersedekah Saat Bulan Ramadhan yang Wajib Umat Islam Ketahui!

TAGGED: puasa ramadhan, hukum islam, hukum puasa tanpa sahur, syarat sah puasa
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam! Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!
Next Article Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam? Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!

5 Min Read
Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

4 Min Read
Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam
Hukum Islam

Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam

4 Min Read
Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?