Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti untuk Menjaga Hati - Seni Menjaga Hati: Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti

ArtikelKhazanahOpini

Seni Menjaga Hati: Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/30 at 4:31 PM
Annisa Adelina
Share
Seni Menjaga Hati: Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti
SHARE

Beritaislam.com – Menjaga hati bukan perkara mudah, apalagi ketika luka datang dari orang yang kita percaya. Rasa kecewa, marah, dan dendam sering kali tumbuh tanpa disadari, lalu perlahan menggerogoti ketenangan batin. 

Islam memandang hati sebagai pusat kehidupan spiritual manusia. Jika hati rusak, maka rusak pula amal dan ketenangan hidup. Karena itu, Islam mengajarkan satu sikap mulia yang terasa berat, tetapi menyelamatkan: memaafkan.

Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti untuk Menjaga Hati

Pertama, memaafkan membebaskan hati dari perasaan dendam dan luka yang berkepanjangan. Dendam membuat seseorang terus terikat pada masa lalu dan rasa sakit yang sama. Allah memuji orang-orang yang mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. 

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan, termasuk mereka yang memaafkan ketika disakiti. Sikap ini menyehatkan hati karena tidak membiarkan luka berubah menjadi kebencian.

Allah SWT berfirman,

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ ۝١٣٤

Artinya: (yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. Ali-Imran: 134).

Kedua, memaafkan membuat hati menjadi lebih tenang. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada kemampuan membalas, tetapi pada kemampuan menahan amarah. 

Rasulullah SAW bersabda, “Orang kuat bukanlah yang pandai bergulat, melainkan orang yang mampu menahan amarahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketika seseorang memilih memaafkan, ia sedang melepaskan beban emosional yang selama ini mengganggu ketenangan jiwa. Hati yang tenang lebih mudah menerima kebaikan dan mendekat kepada Allah.

Ketiga, memaafkan menjadi jalan untuk meraih keridhoan dan cinta  Allah. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Ali-Imran ayat 134 di atas.

Keempat, memaafkan membersihkan hati agar tidak mudah dipenuhi kebencian dan penyakit hati lainnya. Hati yang bersih akan lebih mudah bersyukur, berprasangka baik, dan beribadah dengan khusyuk. Dengan memaafkan, seseorang menjaga hatinya tetap hidup dan lembut di hadapan Allah.

Memaafkan memang tidak selalu mudah, tetapi di situlah letak seninya. Ketika hati memilih memaafkan, sebenarnya ia sedang diselamatkan.

Baca Juga: Mencoba Menipu Allah: Bentuk Hilah Modern yang Sering Dilakukan Gen Z

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Manfaat Memaafkan Orang yang Menyakiti untuk Menjaga Hati, Menjaga Hati
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tips Sederhana Mengalahkan Nafsu dalam Kesendirian Tips Sederhana Mengalahkan Nafsu dalam Kesendirian
Next Article Padang Mahsyar: Ruang Tunggu Umat Islam Sesungguhnya, Apa yang Sudah Dipersiapkan? Padang Mahsyar: Ruang Tunggu Umat Islam Sesungguhnya, Apa yang Sudah Dipersiapkan?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?