Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran? - Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran?

ArtikelKhazanahOpini

Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran?

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/16 at 10:17 AM
Annisa Adelina
Share
Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran?
SHARE

Beritaislam.com — Fenomena pacaran masih menjadi realitas yang sulit dilepaskan dari kehidupan sosial, bahkan di tengah lingkungan yang sudah memahami ajaran agama. Tak sedikit orang yang sebenarnya tahu larangan pacaran dalam Islam, namun tetap menjalaninya dengan berbagai dalih.

Situasi ini sering menempatkan seorang teman pada dilema, diam demi menjaga hubungan, atau menasihati dengan risiko dianggap menghakimi. Ditambah lagi larangan pacaran dalam Islam sudah banyak diketahui dan bahkan mereka yang mempraktikannya sudah mengetahui mengenai larangan pacaran tersebut.

Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran?

Dalam Islam, menasihati bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari tanggung jawab keimanan. Ketika melihat teman masih pacaran meski paham dalam Islam terdapat larangan pacaran, maka keharusan untuk saling mengingatkan tetap ada, selama dilakukan dengan cara yang benar. 

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surah Ali Imran ayat 104, 

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ۝١٠٤

Artinya: Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Ayat ini menegaskan bahwa amar ma’ruf nahi munkar tidak gugur hanya karena objek nasihat sudah tahu ilmunya.

Pacaran sendiri kerap membuka pintu pada pelanggaran lain yang lebih besar. Allah SWT mengingatkan dalam surah Al-Isra ayat 32, bahwa pacaran hukumnya haram karena dapat mendekatkan manusia pada mendekati zina. 

Maka, membiarkan teman terus pacaran tanpa upaya mengingatkan bukanlah sikap netral, melainkan bentuk pembiaran, yang kelak juga akan dimintai pertanggung jawaban.

Namun, bagaimana jika sudah dinasehati secara halus hingga beberapa kali tapi mereka tetap pacaran? 

Rasulullah SAW bersabda,

عَنْ أَبِيْ سَعيْدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: (مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطعْ فَبِقَلبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإيْمَانِ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Artinya: Dari Abu Said Al Khudri ra, dia berkata: “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaknya dia ubah dengan tangannya (kekuasaannya). Kalau dia tidak mampu hendaknya dia ubah dengan lisannya dan kalau dia tidak mampu hendaknya dia ingkari dengan hatinya. Dan inilah selemah-lemahnya iman.” (HR Muslim)

Saat nasehat sudah dilaksanakan, maka selanjutnya dengan mengingkari perbuatan yang mereka lakukan dengan hati, meski ini selemah-lemahnya iman.

Kamu juga bisa  mendoakan mereka agar Allah lembutkan hatinya dalam menerima hidayah. Karena sejatinya, hati setiap manusia berada di tangan Allah. 

Rasulullah SAW bersabda, 

إِنَّ الْقُلُوبَ بِيَدِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يُقَلِّبُهَا

Artinya: “Sesungguhnya hati berada di tangan Allah ‘azza wa jalla, Allah yang membolak-balikkannya.” (HR. Ahmad).

Menasehati teman yang masih pacaran bukan berarti merasa lebih suci, melainkan bentuk kepedulian. Cara penyampaian yang lembut, waktu yang tepat, dan niat yang lurus menjadi kunci agar nasihat tidak berubah menjadi luka. 

Sebab dalam Islam, kebenaran tetap harus disampaikan, meski tidak selalu mudah diterima.

Baca Juga: Pacaran Mengajarkan Berpura-pura: Alasan Logis Islam Melarang Pacaran Sebagai Jalan Mencari Jodoh

Editor: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: Haruskan Menasehati Teman yang Sudah Tahu Larangan Pacaran?, larangan pacaran
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tapi Kita Pacaran Buat Nikah: Ketika Dosa Zina Dibungkus dengan Niat Baik Tapi Kita Pacaran Buat Nikah: Ketika Dosa Zina Dibungkus dengan Niat Baik
Next Article Larangan Puasa Setelah Pertengahan Syaban: Ini Penjelasan Lengkapnya! Larangan Puasa Setelah Pertengahan Syaban: Ini Penjelasan Lengkapnya!

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?