Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Alasan Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu - Mengapa Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu?

ArtikelKhazanahOpini

Mengapa Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu?

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/30 at 4:25 PM
Annisa Adelina
Share
Mengapa Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu?
SHARE

Beritaislam.com – Nafsu adalah bagian dari diri manusia yang tidak bisa dihilangkan. Ia hadir sebagai dorongan, keinginan, dan kecenderungan terhadap hal-hal yang menyenangkan. 

Namun Islam tidak membiarkan nafsu berjalan tanpa kendali. Justru sebaliknya, Islam mengajarkan umatnya untuk menundukkan nafsu agar kehidupan manusia tidak dikuasai oleh keinginan sesaat yang berujung pada penyesalan. 

Alasan Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu

Menundukkan nafsu bukan berarti mematikan rasa, tetapi menempatkannya di bawah kendali iman dan akal. Dalam Al-Quran, Allah mengingatkan bahwa nafsu yang tidak dikendalikan dapat menjadi sumber kebinasaan, baik di dunia maupun di akhirat.

أَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَٱلْأَنْعَٰمِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا

Artinya: Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). (QS. Al-Furqan: 43-44).

Berikut beberapa alasan Islam mengajarkan menundukan pandangan, 

Pertama, karena nafsu dapat membuat manusia melakukan kerusakan dan kebinasaan. Allah mengingatkan dalam Al-Quran surah Al-Furqon bahwa mengikuti hawa nafsu akan menyesatkan manusia dari jalan yang benar. 

Apabila nafsu yang dijadikan pemimpin hidup akan melahirkan kerusakan, baik dalam diri pribadi maupun dalam tatanan masyarakat.

Kedua, karena nafsu merupakan jalan yang paling banyak menyeret manusia ke dalam neraka. 

Rasulullah SAW bersabda bahwa surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai hawa nafsu, sedangkan neraka dikelilingi oleh perkara-perkara yang diinginkan hawa nafsu. 

حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ

Artinya: surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat. (HR. Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa menuruti nafsu memang terasa mudah dan menyenangkan, tetapi sering kali berujung pada kebinasaan akhirat.

Ketiga, karena nafsu yang dibiarkan bebas dapat mengikis bahkan menghilangkan keimanan seorang muslim. 

Ketika nafsu ditaati tanpa batas, ketaatan kepada Allah perlahan tergeser. Iman menjadi lemah, dosa terasa biasa, dan kebenaran pun dikalahkan oleh keinginan pribadi.

Islam mengajarkan menundukkan nafsu agar manusia tetap berada di jalan keselamatan. Dengan mengendalikan nafsu, seorang muslim menjaga imannya, melindungi dirinya dari kerusakan, dan menapaki jalan menuju ridha Allah.

Baca Juga:

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Alasan Islam Mengajarkan Menundukkan Nafsu, Menundukkan Nafsu
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Apakah Jatuh Cinta Termasuk Ujian Keimanan? Apakah Jatuh Cinta Termasuk Ujian Keimanan?
Next Article Larangan Mencela Makanan: Adab Muslim Terhadap Makanan Larangan Mencela Makanan: Adab Muslim Terhadap Makanan

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?