Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - bukit shafa dan marwa - 5 Fakta Menarik Bukit Shafa dan Marwa

Sejarah

5 Fakta Menarik Bukit Shafa dan Marwa

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2024/08/20 at 11:53 AM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
5 Fakta Menarik Bukit Shafa dan Marwa
SHARE

BERITAISLAM.COM – Bukit Shafa dan Marwa, yang merupakan bagian integral dari ibadah haji dan umrah, memiliki banyak fakta menarik yang menggambarkan pentingnya dalam sejarah Islam dan dalam kehidupan umat Muslim. Dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa fakta menarik bukit Shafa dan Marwa.

Fakta Menarik Bukit Shafa dan Marwa

Berikut beberapa fakta menarik bukit shafa dan marwa, diantaranya :

1.  Letak dan Sejarah Geografis

Fakta menarik bukit Shafa dan Marwa adalah bukit Shafa dan Marwa terletak di sebelah timur Masjidil Haram, dengan bukit Shafa berada sekitar 130 meter dari Ka’bah dan bukit Marwa sekitar 300 meter dari Ka’bah. Awalnya, bukit ini bersambung dengan bukit Abu Qubays di sisi selatan, sedangkan bukit Marwa bersambung dengan bukit Qa’ayqa’an di sebelah utara.

Pada tahun 1955-1956, Kerajaan Arab Saudi melakukan perluasan pertama Masjidil Haram yang memisahkan kedua bukit dari bukit lainnya, menjadikan keduanya sebagai bagian dari Masjidil Haram.

2. Penamaan

Fakta menarik bukit Shafa dan Marwa yang selanjutnya terletak pada penamaannya. Kata “Shafa” berasal dari kata “shafa’” atau “shafwan” atau “shafwa’” yang berarti “lembut” atau “murni”. Bukit ini terdiri dari bebatuan besar, keras, halus, bercampur dengan kerikil dan pasir.

Sementara, kata “Marwa” memiliki dua asal usul. Salah satunya berasal dari “mar’ah” (wanita), mengenang Hajar, ibu Isma’il, yang berjuang mencari air untuk putranya. Versi lainnya, “Marwa” berasal dari kata “marwu” yang merujuk pada perbukitan dengan batu berwarna putih atau terang. Batu dari bukit Marwa dulu digunakan sebagai pemantik api.

3. Sa’i (Lari-lari kecil antara Bukit Shafa dan Marwa)

Antara kedua bukit ini terdapat jalan yang digunakan untuk melakukan Sa’i, yang lazim disebut sebagai Mas’a. Ini merupakan bagian dari ritual haji dan umrah yang meniru perjuangan Hajar mencari air untuk anaknya Isma’il.

4. Darul Arqam dan Sejarah Dakwah Islam

Di masa lalu, bukit Shafa dan Marwa tidak banyak ditinggali karena bebatuannya yang keras. Namun, banyak penduduk Makkah yang tinggal di bawah kedua bukit tersebut.

         Salah satu tempat bersejarah adalah rumah Al-Arqam bin Abi Al-Arqam, atau Darul Arqam, yang terletak di bawah bukit Shafa. Rumah ini menjadi tempat berkumpulnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabat saat periode dakwah secara sembunyi-sembunyi. Di rumah inilah, pokok-pokok ajaran Islam diajarkan dan Umar bin Khattab masuk Islam.

         Bukit Shafa juga menjadi tempat Nabi Muhammad SAW memulai dakwah secara terang-terangan. Di atas bukit ini, Nabi berseru “Ya Shobahah” dan berorasi di hadapan kaum Quraisy. Di sini juga beliau menghadapi penolakan dari Abu Lahab, pamannya sendiri.

5.  Peran dalam Tradisi Islam

         Sa’i antara bukit Shafa dan Marwa dilakukan sebanyak tujuh kali, dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwa. Ini merupakan simbol dari kesabaran dan kepercayaan kepada Allah, mengikuti jejak Siti Hajar.

Demikianlah beberapa fakta menarik tentang bukit Shafa dan Marwa. Bukit ini tidak hanya penting dalam ritual haji dan umrah, tetapi juga dalam sejarah awal Islam. Hal ini mengingatkan umat Muslim akan kesabaran, keimanan, dan perjuangan dalam hidup, sebagaimana yang ditunjukkan oleh Siti Hajar dan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Sejarah Pembangunan Ka’bah, Kiblat Pertama Umat Manusia

TAGGED: bukit shafa dan marwa, fakta bukit shafa dan marwa, sejarah bukit shafa dan marwa
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tips Belajar Agama Tanpa Perlu Melalui Pendidikan Formal Tips Belajar Agama Tanpa Perlu Melalui Pendidikan Formal
Next Article Strategi Efektif Membangun Masjid Di Era Digital Strategi Efektif Membangun Masjid Di Era Digital

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Mukena Bukan Syarat Sah Salat: Cek Sejarah Mukena Hadir Di Indonesia
Info IslamiSejarah

Mukena Bukan Syarat Sah Salat: Cek Sejarah Mukena Hadir Di Indonesia

3 Min Read
Museum Terbengkalai dengan Kisah Misterius yang Mendunia
Sejarah

Museum Terbengkalai dengan Kisah Misterius yang Mendunia

4 Min Read
Pengembangan Astronomi Modern
Sejarah

Sejarah Pengembangan Astronomi Modern Oleh Ilmuwan Islam!

5 Min Read
Kisah Imam Hanafi, Pendiri Madzhab Hanafi
SejarahTokoh

Kisah Imam Hanafi, Pendiri Mazhab Hanafi

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?