Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam - Mencintai Diri Sendiri: Pandangan Islam Tentang Fenomena Self Love

ArtikelInfo Islami

Mencintai Diri Sendiri: Pandangan Islam Tentang Fenomena Self Love

Annisa Adelina
Last updated: 2025/12/22 at 11:12 AM
Annisa Adelina
Share
Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam
Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam
SHARE

Beritaislam.com – Fenomena mencintai diri sendiri semakin sering dibahas di tengah masyarakat modern. Banyak orang mulai sadar pentingnya menjaga kesehatan mental, menetapkan batasan, dan tidak terus-menerus mengorbankan diri demi orang lain. 

Namun, muncul pula pertanyaan: bagaimana sebenarnya Islam memandang konsep mencintai diri sendiri?

Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam

Dalam Islam, mencintai diri sendiri bukan konsep asing dan bukan sebuah pembahasan baru . Islam memandang manusia sebagai makhluk mulia yang wajib dijaga kehormatannya, termasuk oleh dirinya sendiri. 

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, 

۞ وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِيْٓ اٰدَمَ وَحَمَلْنٰهُمْ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنٰهُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ وَفَضَّلْنٰهُمْ عَلٰى كَثِيْرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيْلًاࣖ ۝٧٠

Sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam dan Kami angkut mereka di darat dan di laut. Kami anugerahkan pula kepada mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. (QS. Al-Isra: 70). 

Bahkan dalam Al-Quran, Allah berfirman bahwa manusia adalah sebaik-baiknya ciptaan.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ ۝٤

Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. At-Tin: 4).

Maka, menjaga diri, baik fisik maupun mental, adalah bagian dari menghargai kemuliaan yang Allah berikan.

Mencintai diri sendiri dalam Islam juga tercermin dari larangan menyakiti diri. Sebagaimana yang tertera dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 195.

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۝١٩٥

Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Ayat ini menjadi dasar bahwa menjaga kesehatan, menghindari kelelahan berlebihan, serta tidak memaksakan diri di luar kemampuan termasuk bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Selain itu, mencintai diri sendiri juga tergambar dari menjalankan hidup  dengan seimbang, tidak bekerja diluar batas, tidak membuang-buang waktu. 

Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

إِنَّ لِجَسَدِكَ عَلَيْكَ حَقًّا

Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa memperhatikan kebutuhan diri, beristirahat, dan menjaga kondisi batin bukanlah bentuk egoisme, melainkan kewajiban.

Namun, Islam juga mengingatkan agar mencintai diri sendiri tidak berubah menjadi sikap individualistis. Prinsipnya adalah adil terhadap diri, tanpa melalaikan ibadah dan kepedulian terhadap sesama. 

Dalam Islam, mencintai diri sendiri berarti menjaga amanah Allah berupa tubuh, jiwa, dan waktu agar tetap berada di jalan yang diridai-Nya.

Dengan demikian, fenomena mencintai diri sendiri sejatinya sejalan dengan ajaran Islam, selama dilakukan dalam koridor iman, tanggung jawab, dan keseimbangan hidup.

Baca Juga: Demotivasi Nabi Yunus: Hikmah yang Bisa Diambil Dari Kisah Ini

Editor: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam, self love
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Kesehatan Mental dalam Islam: Memahami Konsep Sabar, Ikhlas, dan Tawakal sebagai Pondasi Ketenangan Jiwa Kesehatan Mental dalam Islam: Memahami Konsep Sabar, Ikhlas, dan Tawakal sebagai Pondasi Ketenangan Jiwa
Next Article Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya? Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?