Beritaislami.com – Self reward sering dipahami sebagai bentuk apresiasi diri setelah lelah bekerja atau menghadapi tekanan hidup.
Namun, dalam perspektif Islam, konsep self reward tidak selalu identik dengan memanjakan diri secara berlebihan. Self reward yang dapat dilakukan seorang muslim, salah satunya melalui sedekah.
Bisakah Bersedekah Menjadi Self Reward?
Bersedekah pada dasarnya memang ditujukan untuk membantu orang lain. Namun, Islam tidak menutup mata terhadap kebahagiaan batin yang dirasakan oleh orang yang memberi.
Rasa lapang, tenang, dan bahagia setelah bersedekah merupakan bentuk kepuasan jiwa yang juga bisa disebut sebagai self reward. Perasaan inilah yang membuat sedekah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pemberinya.
Allah SWT berfirman,
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ٢٦١
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).
Ayat ini menunjukkan bahwa sedekah membawa kebaikan berlipat, tidak hanya secara materi, tetapi juga ketenangan hati bagi orang yang melakukannya.
Kemudian perumpamaan ini dijelaskan juga dalam surah Ali ‘Imran ayat 92,
لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”
Seorang muslim yang menjadikan sedekah sebagai self reward tidak hanya akan merasa tenang tapi juga dapat memperoleh kebajikan yang utama dan sempurna di sisi Allah SWT.
Apalagi jika sedekah yang dilaksanakan diniatkan murni hanya untuk Allah maka Allah pasti akan membalasnya dengan kebaikan di dunia maupun akhirat.
Selain itu, Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang gemar bersedekah dan membantu orang lain. Dalam banyak riwayat, beliau menunjukkan bahwa memberi dapat menjadi cara membersihkan hati dari kelelahan jiwa dan keterikatan berlebihan pada dunia.
Dengan demikian, self reward ala Rasulullah tidak selalu berupa menikmati kesenangan pribadi.
Bersedekah dengan niat ikhlas dapat menjadi self reward yang menenangkan hati, mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus membawa manfaat bagi sesama.
Baca Juga: Membangun Personal Branding Sebagai Wanita Muslimah, Bolehkah Dalam Islam?
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.
