Beritaislami.com – Tahukah kamu ada self reward yang dibenci dalam Islam? Self reward kerap dipahami sebagai bentuk mencintai diri sendiri setelah lelah beraktivitas.
Islam mengajarkan keseimbangan antara memenuhi kebutuhan diri dan menjaga ketaatan kepada Allah SWT. Karena itu, penting bagi seorang muslim memahami batasan agar self reward tidak justru menjadi perbuatan yang dibenci dalam Islam.
Bentuk Self Reward yang dibenci dalam Islam
Pertama, self reward yang dibenci dalam Islam yaitu mendekatkan diri pada maksiat dan membuat lalai dari mengingat Allah SWT.
Contohnya, jalan-jalan seharian sebagai self reward hingga melupakan kewajiban salat lima waktu, atau menghadiri konser yang dipenuhi kemaksiatan seperti mengumbar aurat dan perilaku tidak terjaga.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah Shad ayat 26,
يٰدَاوٗدُ اِنَّا جَعَلْنٰكَ خَلِيْفَةً فِى الْاَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوٰى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَضِلُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۢ بِمَا نَسُوْا يَوْمَ الْحِسَابِࣖ ٢٦
“(Allah berfirman,) “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.”
Ayat ini menegaskan bahwa kesenangan yang melalaikan kewajiban bukanlah bentuk penghargaan diri yang dibenarkan, malah akan membuat manusia rugi di dunia dan akhirat.
Kedua, self reward yang dilakukan secara berlebihan. Membeli banyak barang yang tidak dibutuhkan hanya demi memuaskan perasaan senang termasuk perilaku konsumtif yang dibenci dalam Islam.
اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا ٢٧
“Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isra: 27).
Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW juga mengajarkan hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan dalam memenuhi keinginan dunia.
Ketiga, self reward yang justru merugikan diri sendiri. Misalnya dengan menghabiskan waktu seharian hanya untuk tidur tanpa memperhatikan kebutuhan tubuh, seperti asupan makanan, gerak sendi, dan aktivitas fisik.
Rasulullah SAW bersabda,
إِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقًّا.
“Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa tubuh harus dijaga, bukan diabaikan atas nama self reward. Jangan jadikan alasan ingin memanjakan diri, tapi malah mendzolimi diri sendiri.
Dapat kita pahami bahwa self reward dalam Islam harus membawa kebaikan, bukan maksiat, tidak berlebihan, dan tidak merugikan diri sendiri. Jadi, itulah beberapa bentuk self reward yang dibenci dalam Islam.
Baca juga: Menulis Menggunakan AI dalam Pandangan Islam: Apakah Termasuk Curang?
Editor: Annisa Adelina Sumadillah
