Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Hikmah Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat - Mengapa Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat?

ArtikelKhazanahOpini

Mengapa Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat?

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/26 at 11:36 AM
Annisa Adelina
Share
Mengapa Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat?
SHARE

Beritaislam.com – Pertanyaan mengapa Allah menguji orang yang sedang mendekat? Tidak sedikit orang merasa heran ketika hidupnya justru terasa lebih berat saat ia mulai mendekat kepada Allah. Ibadah diperbaiki, doa diperbanyak, maksiat ditinggalkan, namun ujian datang silih berganti. 

Hati pun bertanya, “Bukankah aku sedang berusaha menjadi lebih baik, kenapa Allah malah buat makin sulit?” Pertanyaan ini wajar, tetapi Islam mengajarkan bahwa ujian bukan tanda Allah tidak suka kita mendekat, justru sering menjadi bukti bahwa seorang hamba sedang berada di jalan yang benar.

Hikmah Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat

Allah sendiri menegaskan bahwa ujian adalah bagian dari keimanan. Dalam Al-Qur’an disebutkan, mengapa Allah menguji orang yang sedang mendekat. Allah SWT berfirman,

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ ۝٢

Artinya: Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (hanya dengan) berkata, “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? (QS. Al-Ankabut: 2).

Ayat ini menunjukkan bahwa iman bukan sekadar pengakuan lisan. Ketika seseorang mengaku beriman dan mendekat kepada Allah, maka keimanannya perlu dibuktikan melalui ujian agar menjadi nyata dan kokoh.

Menurut tafsir Wajiz, ujiannya bisa dalam bentuk cobaan, tugas-tugas keagamaan? Sebagai bentuk nyata dari keimanan seorang hamba. 

Allah juga berfirman, bahwa di dunia ini setiap manusia akan diuji dengan banyak ketakutan, rasa lapar, kekurangan harta dan mereka yang bersabar adalah pemenangnya.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ۝١٥٥

Artinya: Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar. (QS. Al-Baqarah: 155).

Semua ujian tersebut berfungsi untuk meneguhkan iman dan hati. Karena iman yang tidak pernah diuji akan rapuh dan mudah runtuh. Dari sinilah hati dilatih untuk bergantung penuh kepada Allah, bukan kepada keadaan atau manusia.

Logikanya sederhana, mengapa Allah menguji orang sedang mendekat yang bisa kita lihat bahkan dalam kehidupan dunia, orang yang sekolah tidak mungkin naik kelas tanpa ujian. Setelah proses belajar, selalu ada tes untuk menentukan kelayakan naik level melalui berbagai ujian.

Begitu pula dalam perjalanan iman. Ujian hadir sebagai proses pendewasaan spiritual, agar seorang hamba naik derajat dan kualitas keimanannya meningkat.

Selain meneguhkan hati, ujian juga menjadi ladang pahala. Setiap kesabaran, keikhlasan, dan usaha bertahan di jalan Allah tidak pernah sia-sia. Allah menjanjikan balasan tanpa batas bagi orang-orang yang sabar sebagaimana yang ada dalam surah Al-Baqarah ayat 155.

Maka, ketika ujian datang saat kita sedang mendekat, jangan buru-buru merasa ditinggalkan. Bisa jadi, Allah sedang menyiapkan hati kita untuk tingkat iman yang lebih tinggi.

Dengan demikian, inilah hikmah mengapa orang yang beriman dan hendak mendekat pada Allah mendapat banyak ujian. 

Baca Juga: Ujian dan Cobaan Seorang Mualaf, Bagaimana Menghadapinya?

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Hikmah Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Amal Banyak tapi Hati Terasa Kosong, Apa Sebabnya? Amal Banyak tapi Hati Terasa Kosong, Apa Sebabnya?
Next Article 5 Obat Hati dalam Islam: Lakukan Ini Agar Hati Tenang dan Damai 5 Obat Hati dalam Islam: Lakukan Ini Agar Hati Tenang dan Damai

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?