Beritaislam.com – Manusia yang berjalan di atas dunia ini banyak ragamnya, termasuk ada juga yang munafik. Ciri orang munafik bisa dikenali menurut sudut pandang Islam yang tercatat dalam Al Quran dan hadits.
Kata munafik sendiri secara bahasa berasal dari kata “nifaq” yang artinya yaitu menyembunyikan sesuatu. Sedangkan secara syariat Islam, munafik merupakan seseorang yang di depan menampakkan keislamannya, namun menyembunyikan kejahatan di dalam hati.
Apa saja ciri orang munafik dalam Islam menurut Al Quran dan hadits? Berikut ciri-ciri yang perlu diperhatikan!
Ciri-ciri Orang Munafik dalam Islam
1. Berdusta atau Berbohong
Ciri orang munafik yang pertama adalah sering berdusta atau berbohong. Sangkin seringnya berbohong, ia melakukannya dengan biasa, selalu mengulanginya, dan tidak ingat dengan dosa.
Hal ini tertera dalam Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW:
اِذَا جَاۤءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِ ۘوَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗ ۗوَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ
“Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata, “Kami mengakui, bahwa engkau adalah Rasul Allah.” Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta.” (QS. Al Munafiqun: 1).
“Tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara ia berdusta, jika berjanji ia ingkar, dan jika diberi amanah ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Ingkar Janji dan Khianat
Ciri kedua yaitu orang yang ingkar janji dan khianat. Dimana hal ini juga disebutkan dalam hadits di atas riwayat Bukhari dan Muslim. Namun ada hadits lain yang menyebutkan tentang ciri orang munafik ini, dari Abdullah bin ‘Amr RA, Rasulullah SAW bersabda:
أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا ، وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ وَإِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ ، وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ
“Ada empat tanda, jika seseorang memiliki empat tanda ini, maka ia disebut munafik tulen. Jika ia memiliki salah satu tandanya, maka dalam dirinya ada tanda kemunafikan sampai ia meninggalkan perilaku tersebut, yaitu: jika diberi amanat, khianat; jika berbicara, dusta; jika membuat perjanjian, tidak dipenuhi; jika berselisih, dia akan berbuat zalim.” (HR Muslim).
3. Memengaruhi untuk Berbuat Mungkar
Seseorang yang memengaruhi atau mengajak pada kemungkaran termasuk pada orang-orang yang munafik. Mereka enggan untuk mengajak pada perbuatan yang baik. Allah SWT berfirman:
اَلْمُنٰفِقُوْنَ وَالْمُنٰفِقٰتُ بَعْضُهُمْ مِّنْۢ بَعْضٍۘ يَأْمُرُوْنَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوْفِ وَيَقْبِضُوْنَ اَيْدِيَهُمْۗ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama). Mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.” (QS. At Taubah: 67).
4. Iri Dengki
Sifat iri dengki masuk ke dalam ciri orang munafik. Dimana seseorang yang kebiasaan dengan sifat iri dengki, hatinya akan tertutup dengan hal-hal yang selalu negatif.
Mereka selalu berpikiran dan berprasangka buruk terhadap orang lain bahkan diri sendiri. Orang-orang seperti ini munafik, seperti dalam firman Allah SWT:
اِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْۖ وَاِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَّفْرَحُوْا بِهَا ۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْـًٔا ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا يَعْمَلُوْنَ مُحِيْطٌ
“Jika kamu memperoleh kebaikan, (niscaya) mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran: 120)
5. Ragu Terhadap Islam
Orang munafik juga ragu terhadap ketetapan-ketetapan Islam. Hal ini tercantum dalam salah satu ayat Al Quran, Allah SWT berfirman:
يُنَادُوْنَهُمْ اَلَمْ نَكُنْ مَّعَكُمْۗ قَالُوْا بَلٰى وَلٰكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ اَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْاَمَانِيُّ حَتّٰى جَاۤءَ اَمْرُ اللّٰهِ وَغَرَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
“Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, dan hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah.” (QS. Al Hadid: 14)
Demikian beberapa ciri orang munafik dalam Islam yang tertera dalam Al Quran dan hadits. Darisinilah, kita mengetahui dan bisa mewaspadai orang-orang dalam golongan yang munafik.
Baca Juga: 8 Sumber Pintu Rezeki Menurut Islam Beserta Dalilnya: Diraih dengan Usaha dan Doa
Penulis: Ghina Shelda Aprelka
