Beritaislam.com – Istilah cegil bukan lagi menjadi istilah yang asing terdengar bagi anak muda zaman now. Cegil atau cewe gila merupakan sebuah istilah yang dimana seorang perempuan mengejar-ngejar laki-laki yang disukai agar berhasil mendapatkan hatinya.
Cegil era zaman now saat ini semakin marak padahal, fitrah seorang wanita pada dasarnya adalah dikejar bukan mengejar. Namun zaman sekarang, banyak sekali cegil yang rela mengajar-ngejar laki-laki yang disukai hingga mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan uang untuk laki-laki yang belum tentu menjadi pasangan hidupnya kelak.
Cegil Era Zaman Now Menurut Pandangan Islam
Fenomena cegil era zaman now ini memicu adanya banyak dampak bukan hanya merugikan bagi perempuan tapi juga semakin mengubah pandangan laki-laki dalam memperjuangkan seorang perempuan yang disukainya.
Laki-laki memiliki naluri untuk bertanggung jawab seperti memberikan nafkah setelah menikah, sebagai pemimpin, dan juga pelindung. Jika cegil era zaman now banyak yang mengejar-ngejar laki-laki dengan memberikan banyak hadiah atau bahkan uang maka bisa cenderung mengubah pola pikir laki-laki dan membuatnya jadi kehilangan jati diri.
Perempuan itu ketika sudah suka dan mencintai seseorang, maka tidak akan ragu mengorbankan segalanya untuk laki-laki yang dicintainya terutama cegil era zaman now.
Meskipun cinta adalah sebuah fitrah yang telah Allah SWT berikan, tetapi sebagai perempuan juga diberikan akal untuk berpikir dengan melakukan hal-hal yang baik sesuai dengan syariat Islam.
Apakah Perempuan Boleh Menyukai Laki-laki Terlebih Dahulu?
Perempuan tentu saja boleh menyukai laki-laki terlebih dahulu karena terkadang alasan seseorang mencintai itu dari hal-hal yang sederhana seperti senyumnya yang manis, hatinya yang baik dan lembut, serta hal-hal lain yang terlihat sederhana namun terasa istimewa.
Tidak ada salahnya jika perempuan menyukai laki-laki terlebih dahulu. Karena yang salah adalah perempuan tidak menggunakan akalnya dalam mencintai laki-laki dan sampai mempermalukan diri sendiri untuk mendapatkan cinta laki-laki dan itulah yang kebanyakan dilakukan oleh cegil era zaman now,
Kalau memang menyukai laki-laki bagaimana seharusnya perempuan bersikap? Jawaban terbaiknya adalah mendoakannya dan menyebut namanya ketika selesai salat. Kita tidak mungkin menyukai seseorang dengan sangat jika bukan Allah SWT yang telah menggerakkan hati kita untuk menyukainya.
Ingatlah kisah Zulaikha ketika mengejar cinta Yusuf maka Allah SWT jauhkan Yusuf darinya. Namun, ketika Zulaikha mengejar cinta Allah SWT maka Allah SWT berikan Yusuf untuknya. Cinta itu indah ketika dua orang dipertemukan dengan cara yang indah yaitu cara yang diridhai oleh Allah SWT melalui kebetulan-kebetulan dan rencana terbaik dari-Nya di waktu yang tepat.
Al-Imam al-Khatib al-Baghdadi meriwayatkan sebuah hadis yang berbunyi:
مَنْ عَشِقَ فَعَفَّ فَكَتَمَ فَمَاتَ مَاتَ شَهِيدًا
Artinya: “Orang yang merindu, namun mengekang diri dan menyembunyikan rasa cinta dan rindunya, itu tergolong sebagai mati syahid.”
Dalam hadist diatas menjelaskan jika seorang pemuda maupun pemudi yang memendam perasaan cintanya karena belum waktunya untuk menikah atau bisa dikatakan belum sanggup untuk menikah sampai ia meninggal, maka ia akan meninggal dalam keadaan syahid.
Jadilah perempuan yang mahal, perempuan yang tidak pernah mengejar-ngejar cinta laki-laki. Laki-laki yang benar-benar mencintai, tanpa dikejar pun ia akan selalu memperjuangkan wanitanya untuk dijadikan pasangan yang halal.
Jika memang menyukai laki-laki, cukuplah kejar lewat doa, lewat usaha memperbaiki diri supaya menjadi lebih matang dalam hal emosional, finansial, pendidikan, maupun karir. Perempuan itu perasaannya sangat lemah.
Orang yang beriman adalah orang yang cintanya lebih besar kepada Allah SWT daripada kepada manusia. Sesuai dengan firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an:
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّتَّخِذُ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَنْدَادًا يُّحِبُّوْنَهُمْ كَحُبِّ اللّٰهِۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَشَدُّ حُبًّا لِّلّٰهِۙ وَلَوْ يَرَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَۙ اَنَّ الْقُوَّةَ لِلّٰهِ جَمِيْعًاۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعَذَابِ
Artinya: “Di antara manusia ada yang menjadikan (sesuatu) selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi-Nya) yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat kuat cinta mereka kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat keras azab-Nya, (niscaya mereka menyesal). (QS. Al-Baqarah: 165)
Itulah tadi mengenai cegil era zaman now dan hukum perempuan menyukai laki-laki terlebih dahulu. Jika perempuan tidak sibuk mengejar agama dan mimpinya, maka hatinya akan lebih mudah hancur karena mengharapkan seseorang yang belum halal untuknya.
Perempuan yang berkelas tidak akan pernah menjadi cegil zaman now karena ia sadar akan kualitas diri yang dimilikinya. Ia akan fokus pada dirinya dan berusaha mendapatkan ridha Allah SWT daripada harus caper ke manusia.
Baca Juga: Hukum Perempuan Melakukan Confess Kepada Laki-laki Menurut Pandangan Islam
Penulis: Suci Wulandari
