Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - sikap diam - Kapan Sikap Diam Menjadi Ibadah dalam Islam?

Info Islami

Kapan Sikap Diam Menjadi Ibadah dalam Islam?

Annisa Adelina
Last updated: 2025/12/03 at 1:33 PM
Annisa Adelina
Share
Kapan Sikap Diam Menjadi Ibadah dalam Islam?
SHARE

Beritaislami.com – Dalam Islam, sikap diam menjadi ibadah ketika ia dilakukan pada kondisi dan niat yang tepat. Meski terlihat sederhana, diam bukan sekadar tidak berbicara, tapi diam bisa menjadi bentuk adab, ketaatan, bahkan penjaga diri dari dosa.

Contents
1. Sikap Diam dari Perkataan yang Bisa Menyakiti2. Sikap Diam Ketika Hati Sedang Emosional3. Sikap Diam untuk Menghindari Ghibah dan Fitnah4. Sikap Diam Karena Mengutamakan Mendengar5. Sikap Diam untuk Muhasabah

Berikut beberapa kondisi di mana diam bernilai ibadah dalam pandangan Islam

1. Sikap Diam dari Perkataan yang Bisa Menyakiti

Tidak semua hal harus direspons. Tidak semua komentar harus dibalas. Kadang, diam justru menjadi bentuk pengendalian diri yang paling kuat.

Ketika seseorang memilih diam agar tidak menyakiti orang lain, dengan menjaga lisan dari menyindir orang dari amarah, atau gosip, maka sikapnya itu dapat dinilai sebagai ibadah. Sebagaimana yang Rasulullah sampaikan, 

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari) 

Diam dinilai ibadah karena  merupakan perbuatan menjaga lisan adalah perintah langsung dari Nabi.

2. Sikap Diam Ketika Hati Sedang Emosional

Saat emosi mengambil alih pikiran dan hati kita, seringkali kita jadi kehilangan kontrol atas diri kita sendiri. Lisan jadi sangat mudah untuk berkata sesuatu yang dapat menyakiti hati orang lain.

Dalam kondisi ini, saat kamu memilih  diam akan menjadi ibadah karena kamu telah menahan diri dari melukai orang lain, mengumpat, mencaci, atau melontarkan kata-kata kasar.

3. Sikap Diam untuk Menghindari Ghibah dan Fitnah

Lingkungan sosial sering memancing seseorang untuk ikut mengomentari urusan orang lain. Jika seseorang memilih diam agar tidak ikut membahas keburukan saudara Muslim, maka diam tersebut bernilai ibadah. Sesuai dengan yang Allah sampaikan dalam surah Al-Hujurat ayat 12. 

Menghindari ghibah adalah kewajiban bagi seorang muslim, dan diam menjadi salah satu jalannya.

4. Sikap Diam Karena Mengutamakan Mendengar

Dalam majelis ilmu, musyawarah, maupun diskusi penting, diam dapat menjadi ibadah jika dilakukan untuk menghormati, menyimak, dan mengambil pelajaran. Sikap ini menunjukkan adab, dan adab adalah bagian dari ibadah dalam Islam.

5. Sikap Diam untuk Muhasabah

Sebagai seorang manusia yang tidak pernah terhindar dari dosa, penting untuk melakukan muhasabah dengan cara merenung, mengevaluasi, dan mengingat Allah. Dalam keadaan seperti ini, diam bernilai ibadah karena menjadi ruang bagi hati untuk kembali tertata, jauh dari kesibukan dunia.

Jadi, itulah diam yang dapat bernilai ibadah. Diam tidak berarti kamu lemah atau pasif. Kadang, diam justru menunjukkan kedewasaan, ketenangan, dan ketakwaan seseorang.

Baca Juga: Kelebihan Orang Pendiam: Diam yang Berpahala Menurut Islam

Penulis: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: sikap diam, diam yang berpahala, kapan diam bernilai ibadah
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Kelebihan Orang Pendiam: Diam yang Berpahala Menurut Islam Kelebihan Orang Pendiam: Diam yang Berpahala Menurut Islam
Next Article 3 Tips Memanfaatkan Fitur Sorotan di Instagram untuk Berdakwah 3 Tips Memanfaatkan Fitur Sorotan di Instagram untuk Berdakwah

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?