Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - self love - Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya?

ArtikelInfo Islami

Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya?

Annisa Adelina
Last updated: 2025/12/22 at 11:20 AM
Annisa Adelina
Share
Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya?
SHARE

Beritaislami.com – Mencintai diri sendiri sering dipahami sebatas menjaga kesehatan mental, menetapkan batasan, atau memenuhi kebutuhan emosional. 

Namun dalam Islam, konsep ini memiliki makna yang jauh lebih dalam. Mencintai diri sendiri bukan hanya tentang kenyamanan hidup di dunia, tetapi juga tentang keselamatan di akhirat.

Bentuk Mencintai Diri Sendiri Dalam Islam

Pertama, tidak melakukan apa yang dilarang Allah agar terhindar dari azab api neraka. 

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ ۝٦

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim: 6). 

Ayat ini menunjukkan bahwa menjaga diri dari dosa bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri.

Setiap larangan Allah sejatinya dibuat untuk melindungi manusia. Ketika seseorang menjauhi maksiat, ia sedang menjaga dirinya dari kerusakan hati, kegelisahan batin, dan konsekuensi akhirat yang berat. 

Dalam konteks ini, mencintai diri sendiri berarti memilih jalan yang diridhai Allah, meski terkadang terasa berat.

Kedua, tidak merusak diri secara fisik dan mental. Islam melarang segala bentuk perilaku yang membawa mudarat, baik secara perlahan maupun langsung.

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۝١٩٥

Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Baqarah: 195).

Kebiasaan seperti mengonsumsi junk food setiap hari, begadang tanpa kebutuhan, atau membuang waktu berlebihan dengan aktivitas yang tidak bermanfaat termasuk bentuk pengabaian terhadap amanah tubuh dan waktu. 

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Islam, mencintai diri sendiri bukan memanjakan hawa nafsu, melainkan menjaga diri agar tetap sehat, taat, dan selamat dunia akhirat. Karena cinta diri yang sejati adalah yang mendekatkan pada surga, bukan menjauhkan dari-Nya. 

Baca Juga: Mempelai Wanita Hadir Secara Online Saat Akad: Sahkah Pernikahan Ini?

Editor: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: self love, Bentuk Mencintai Diri Sendiri Dalam Islam
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mencintai Diri Sendiri dalam Pandangan Islam Mencintai Diri Sendiri: Pandangan Islam Tentang Fenomena Self Love
Next Article Self Love dalam Islam: Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah dalam Mencintai Diri Sendiri Self Love dalam Islam: Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah dalam Mencintai Diri Sendiri

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?