Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - dzalim - Mengapa Doa Orang Terzalimi Disebut Mustajab? Ini Penjelasannya

Info Islami

Mengapa Doa Orang Terzalimi Disebut Mustajab? Ini Penjelasannya

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2025/01/23 at 7:59 AM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
Mengapa Doa Orang Terzalimi Disebut Mustajab? Ini Penjelasannya
SHARE

BERITAISLAM.COM – Dalam kehidupan, tidak jarang seseorang menghadapi situasi di mana ia merasa terzalimi. Ketika ketidakadilan menimpa, islam mengajarkan kita untuk bersabar dan berdoa kepada Allah, karena doa orang terzalimi memiliki kedudukan yang istimewa. Bahkan, doa ini disebut sebagai salah satu doa yang paling mustajab atau cepat dikabulkan oleh Allah. Mengapa demikian? Berikut penjelasan lengkapnya.

Contents
Alasan Mengapa Doa Orang Terzalimi MustajabKesabaran Orang Terzalimi Mendapat Pahala BesarBagaimana Cara Menghadapi Kezaliman?

Alasan Mengapa Doa Orang Terzalimi Mustajab

Ketika seseorang dizalimi, ia memiliki hak untuk memohon keadilan kepada Allah. Dalam kondisi ini, Allah memberikan jaminan bahwa doa orang tersebut akan langsung didengar. Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan lagi: doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang sedang safar, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

Dari hadis ini, kita belajar bahwa doa orang yang terzalimi memiliki keistimewaan luar biasa, setara dengan doa orang tua kepada anaknya. 

Selain itu, terdapat beberapa alasan mengapa doa orang terzalimi disebut sangat mustajab,  diantaranya :

  1. Kedudukan Doa Orang Terzalimi

Dalam islam, Allah adalah Maha Adil dan tidak menyukai kezaliman dalam bentuk apa pun. Ketika seseorang dizalimi, hak-haknya dirampas, atau ia diperlakukan secara tidak adil, Allah memberikan keistimewaan berupa mustajabnya doa mereka. Hal ini karena orang yang terzalimi berada dalam posisi lemah dan penuh kesabaran, sehingga doanya memiliki kekuatan tersendiri di hadapan Allah.  Allah berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 148:

 لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

Artinya : “Allah tidak menyukai perkataan buruk (yang diucapkan) secara terus terang, kecuali oleh orang yang dizalimi. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah mengizinkan orang yang dizalimi untuk berdoa dan mengadu tentang kezaliman yang ia alami. Bahkan, Allah sendiri yang akan mendengarkan doa tersebut.

  1. Doa Orang Terzalimi Tidak Ada Penghalang

Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa orang terzalimi sangat mustajab. Hal tersebut dijelaskan dalam salah satu hadis sebagai berikut:

“Hati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa doa orang yang terzalimi langsung sampai kepada Allah tanpa ada perantara. Bahkan, Allah akan mengabulkan doa tersebut dengan cepat, meskipun terkadang hasilnya tidak selalu terlihat secara langsung di dunia.

  1. Allah Akan Memberikan Balasan kepada Orang yang Menzalimi

Islam juga menegaskan bahwa kezaliman adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah. Orang yang melakukan kezaliman akan mendapatkan balasan yang setimpal, baik di dunia maupun di akhirat. Kezaliman adalah dosa besar yang harus dihindari. Jika seseorang terlanjur menzalimi orang lain, ia harus segera meminta maaf dan memperbaiki kesalahannya sebelum terlambat.

Kesabaran Orang Terzalimi Mendapat Pahala Besar

Selain mustajabnya doa, orang yang bersabar saat menghadapi kezaliman juga akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah. Kesabaran tersebut menjadi bukti keimanan dan tawakal seseorang kepada Allah. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Az-Zumar ayat 10:

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْۗ لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌۗ وَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌۗ اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya : “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan.”

Ayat ini mengingatkan kita bahwa kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang akan mendapatkan balasan luar biasa di akhirat kelak.

Bagaimana Cara Menghadapi Kezaliman?

Ketika menghadapi kezaliman, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan : 

  1. Berdoa kepada Allah

Mohonlah keadilan dan perlindungan dari Allah. Doa adalah senjata utama seorang Muslim.

  1. Bersabar dan Tidak Membalas dengan Kezaliman

Islam mengajarkan untuk bersabar dan tidak membalas kezaliman dengan cara yang sama.

Itu dia penjelasan mengapa doa orang terzalimi mustajab, karena doa orang yang terzalimi memiliki keistimewaan besar dalam islam. Dengan memahami bahwa doa ini mustajab, kita dapat lebih bersabar dan tawakal dalam menghadapi setiap ujian kezaliman. Allah adalah Maha Adil, dan tidak ada doa yang sia-sia di hadapan-Nya.

Baca Juga : Hikmah Berprasangka Baik Kepada Allah SWT: Allah Sesuai Prasangka Hambanya

TAGGED: dzalim, doa orang terzalimi, orang terzalimi, zalim
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Hikmah Berprasangka Baik Kepada Allah SWT: Allah Sesuai Prasangka Hambanya Hikmah Berprasangka Baik Kepada Allah SWT: Allah Sesuai Prasangka Hambanya
Next Article Konsep Menerapkan Bisnis Syariah! Konsep Menerapkan Bisnis Syariah! Masih Adakah Peluang?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?