BERITAISLAM.COM – Kematian adalah kepastian yang akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Namun, cara dan kondisi saat menghadapi kematian bisa berbeda-beda bagi setiap individu. Terdapat golongan orang yang dicabut nyawanya dengan lembut oleh malaikat, sebagai bentuk penghormatan atas keimanan dan amal saleh mereka selama di dunia.
Golongan Orang yang Dicabut Nyawanya dengan Lembut
Dilansir dari akun Youtube Ustadz Adi Hidayat, malaikat mencabut nyawa manusia dengan 2 cara sebagaimana disebutkan oleh Allah SWT dalam QS. An-Nazi’at ayat 1-2:
وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًاۙ
Artinya : “Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,” (QS. An-Nazi’at: 1)
وَّالنّٰشِطٰتِ نَشْطًاۙ
Artinya : “demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,” (QS. An-Nazi’at: 2)
Dua ayat tersebut menggambarkan dua cara malaikat mencabut nyawa manusia yaitu dengan keras bagi orang-orang kafir dan dengan lemah lembut bagi orang-orang beriman. Pencabutan nyawa dengan lembut merupakan anugerah bagi mereka yang taat dan bertakwa kepada Allah SWT.
Terdapat beberapa golongan orang yang dicabut nyawanya dengan lembut:
- Orang yang Bertakwa
Mereka yang selalu menjaga hubungannya dengan Allah, menjauhi larangan-Nya, dan menjalankan perintah-Nya. Allah berfirman dalam QS. Fussilat ayat 30:
اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap (dalam pendiriannya), akan turun malaikat-malaikat kepada mereka (seraya berkata), “Janganlah kamu takut dan bersedih hati serta bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”
- Orang yang Rajin Beribadah dan Beramal Saleh
Ibadah dan amal kebaikan yang ikhlas karena Allah menjadi sebab datangnya kematian yang lembut.
- Orang yang Bertawakal dan Ikhlas
Mereka yang berserah diri kepada Allah dalam setiap urusan, hatinya tenang karena yakin pada takdir-Nya.
- Orang yang Gemar Bertasbih dan Berdzikir
Orang yang senantiasa menyucikan nama Allah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir. Allah berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ
Artinya : “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.”
Dzikir membawa ketenangan hati yang akan mempengaruhi sakaratul maut menjadi lebih damai dan lembut.
Untuk menjadi orang yang dicabut nyawanya dengan lembut, kita perlu:
- Meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan
- Menjauhi maksiat sekecil apa pun
- Senantiasa bertaubat dan memperbanyak istighfar
- Menjaga hubungan dengan Allah dan manusia
- Mengamalkan ilmu dan menyebarkan kebaikan
Itu dia golongan orang yang dicabut nyawanya dengan lembut oleh malaikat. Kematian adalah pintu menuju akhirat. Bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa, kematian bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan awal dari kehidupan yang lebih baik. Mari kita terus memperbaiki diri dan berharap menjadi bagian dari golongan yang dicabut nyawanya dengan lembut, disambut oleh malaikat dengan salam dan kasih sayang.
Baca Juga : Amalan Tergantung Niatnya: Mengapa Niat yang Kecil Bisa Menghasilkan Amal yang Besar?
