Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Self Love dan Sunnah yang Dianjurkan - Self Love dalam Islam: Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah dalam Mencintai Diri Sendiri

ArtikelInfo Islami

Self Love dalam Islam: Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah dalam Mencintai Diri Sendiri

Annisa Adelina
Last updated: 2025/12/22 at 11:28 AM
Annisa Adelina
Share
Self Love dalam Islam: Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah dalam Mencintai Diri Sendiri
SHARE

Beritaislam.com – Self love sering disalahpahami sebagai bentuk memanjakan diri tanpa batas. Padahal dalam Islam, mencintai diri sendiri justru identik dengan menjaga amanah Allah berupa tubuh, waktu, dan kesehatan. 

Rasulullah SAW memberikan teladan nyata bahwa menjaga diri adalah bagian dari iman. Banyak sunnah beliau yang jika diperhatikan, sejatinya merupakan praktik self love yang sangat seimbang antara kebutuhan jasmani dan ruhani.

Self Love dan Sunnah yang Dianjurkan

Pertama, makan makanan yang sehat dan tidak berlebihan. 

Rasulullah SAW dikenal sangat menjaga pola makan. Beliau bersabda, 

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk yaitu perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas.” (HR. At-Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan bahwa menjaga pola makan adalah bentuk kasih sayang terhadap tubuh.

Dalam Islam, memilih makanan yang baik dan halal merupakan perintah langsung dari Allah SWT, 

“Wahai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik” (QS. Al-Baqarah: 168). 

Mengabaikan kesehatan dengan pola makan buruk berarti mengabaikan amanah tubuh yang dititipkan.

Kedua, tidak begadang tanpa kebutuhan yang jelas. Rasulullah SAW tidak menyukai begadang setelah Isya kecuali untuk keperluan penting. 

Rasulullah menjelaskan dalam hadis mengenai pentingnya tidur lebih awal. Dalam hadis disebutkan, 

“Rasulullah membenci tidur sebelum Isya dan berbincang-bincang setelahnya.” (HR. Bukhari & Muslim).

Pola tidur yang terjaga adalah bentuk self love agar tubuh dan akal tetap sehat.

Begadang yang berlebihan bukan hanya melelahkan fisik, tetapi juga merusak fokus ibadah dan produktivitas harian. Islam sangat menjaga keseimbangan waktu istirahat manusia.

Ketiga, berolahraga dan menjaga kekuatan fisik. Rasulullah SAW menganjurkan aktivitas fisik seperti berjalan, berkuda, memanah, bahkan berlomba lari dengan Aisyah RA.

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga kebugaran tubuh bukan sekadar urusan duniawi, melainkan bagian dari ibadah. Tubuh yang sehat memudahkan seseorang beramal dan menjalani tanggung jawab hidup.

Dalam Islam, self love bukan konsep asing. Ia hadir dalam bentuk sunnah yang sederhana namun konsisten. Jadi, itulah beberapa sunnah yang dapat membantumu menerapkan konsep self love yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Baca Juga: Sering Merasa Galau? Ini Tips Ampuh Mengatasi Galau yang Efektif

Editor: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: Self Love dan Sunnah yang Dianjurkan, sunnah tentang self love
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya? Mencintai Diri Sendiri: Benarkan Menjaga Diri Dari Panasnya Api Neraka, Salah Satunya?
Next Article Zikir Harian yang Dianjurkan Rasulullah SAW untuk Menenangkan Hati dan Menguatkan Jiwa Zikir Harian yang Dianjurkan Rasulullah SAW untuk Menenangkan Hati dan Menguatkan Jiwa

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?