Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Islam - Semua Agama Mengajarkan Kebaikan: Tolak Ukur Kebaikan yang Berbeda

ArtikelKhazanahOpini

Semua Agama Mengajarkan Kebaikan: Tolak Ukur Kebaikan yang Berbeda

Annisa Adelina
Last updated: 2026/01/23 at 10:47 AM
Annisa Adelina
Share
Semua Agama Mengajarkan Kebaikan: Tolak Ukur Kebaikan yang Berbeda
SHARE

Beritaislam.com – Ungkapan “semua agama mengajarkan kebaikan” sering kali dilontarkan sebagai jalan tengah dalam perbincangan lintas keyakinan. Kalimat ini terdengar menenangkan, seolah mampu meredam perbedaan dan konflik yang ada. 

Namun, dibalik kesannya yang damai, pernyataan tersebut menyimpan persoalan mendasar yang jarang dibahas secara jujur, terutama ketika dikaitkan dengan akidah dan pilihan beragama.

Semua Agama Mengajarkan Kebaikan. Kebaikan yang Bagaimana?

Dari kalimat ini muncul pertanyaan logis, jika memang semuanya baik, lalu untuk apa manusia harus memilih satu agama tertentu dan berpegang teguh padanya? Pertanyaan ini menunjukkan bahwa konsep kebaikan ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.

Jika ditinjau lebih dalam, setiap agama memiliki standar kebaikan yang berbeda, bahkan pada banyak hal justru saling bertentangan.

Dalam Islam, misalnya, laki-laki diperbolehkan melakukan poligami apabila telah memenuhi syarat sebagaimana yang terdapat dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 3.

وَاِنْ خِفْتُمْ اَلَّا تُقْسِطُوْا فِى الْيَتٰمٰى فَانْكِحُوْا مَا طَابَ لَكُمْ مِّنَ النِّسَاۤءِ مَثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَۚ فَاِنْ خِفْتُمْ اَلَّا تَعْدِلُوْا فَوَاحِدَةً اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْۗ ذٰلِكَ اَدْنٰٓى اَلَّا تَعُوْلُوْاۗ ۝٣

Artinya: Jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Akan tetapi, jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, (nikahilah) seorang saja atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat untuk tidak berbuat zalim.

Dalam pandangan Islam, hal ini bisa bernilai baik apabila dilakukan sesuai ketentuan syariat. Namun, dalam agama lain seperti Kristen, praktik tersebut justru dipandang tidak baik dan bertentangan dengan ajaran mereka.

Contoh lainnya, Islam dengan tegas melarang konsumsi daging babi. Larangan ini menjadikan apabila muslim mengkonsumsi babi maka mereka melakukan tindakan yang tidak baik. Namun, dalam agama lain, memakan babi bukanlah sesuatu yang dilarang dan bahkan dianggap wajar. 

Dari sini terlihat jelas bahwa klaim semua agama mengajarkan kebaikan tidak serta-merta berarti kebaikan yang sama.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa sejak awal, kalimat tersebut hanyalah ungkapan yang terdengar indah, tetapi menyimpan kekeliruan berpikir. 

Karena setiap agama memiliki tolak ukur kebaikannya masing-masing yang bersumber dari ajaran dan keyakinannya. 

Sehingga dalam Islam ditegaskan dengan jelas batasan ini. 

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِࣖ ۝٦

Artinya: Untukmu agamamu dan untukku agamaku. (QS Al-Kafirun: 6).

Sebagai seorang muslim, tidak dibenarkan untuk menyatakan bahwa semua agama sama saja, tapi kita diwajibkan untuk menghormati agama lain. Yang ditegaskan dalam Al-Quran surah Al-An’am ayat 108,

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًا ۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۗ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۝١٠٨

Artinya: Janganlah kamu memaki (sesembahan) yang mereka sembah selain Allah karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa (dasar) pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.

Dengan begitu jelaslah bahwa tolak ukur kebaikan setiap agama berbeda sehingga tidak bisa dikatakan bahwa setiap agama sama mengajarkan pada kebaikan.

Baca Juga: Semua Agama Sama, Mengajarkan pada Kebaikan: Kalimat Sepele yang Membatalkan Tauhid

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Islam, Semua Agama Mengajarkan Kebaikan, Tolak Ukur Kebaikan yang Berbeda
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Musafir Boleh Tidak Shalat? Ini Penjelasan Menurut Islam Musafir Boleh Tidak Shalat? 3 Hal Ini Diperbolehkan, Ini Penjelasan Menurut Islam
Next Article Ah, Cuma Dosa Kecil: Ternyata Ini Bahaya Meremehkan Dosa Kecil! Ah, Cuma Dosa Kecil: Ternyata Ini Bahaya Meremehkan Dosa Kecil!

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya
ArtikelHukum Islam

Viral Tarawih Secepat Kilat, Apakah Sah dalam Islam? Berikut Penjelasannya

6 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read
Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam
ArtikelInfo Islami

Adakah Batas Waktu Gosok Gigi Saat Puasa? Penjelasan Menurut Islam

3 Min Read
Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 
Artikel

Melakukan Santet Saat Ramadhan, Apakah Masih Bekerja? 

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?