Beritaislam.com – Rezeki adalah suatu hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia ketika hidup di bumi-Nya. Ada beberapa sumber pintu rezeki menurut Islam yang bisa menjadi patokan umat Muslim meraihnya.
Rezeki ini tentunya diraih dengan cara usaha dan diiringi doa melalui ridho-Nya. Karena rezeki yang halal adalah suatu anugerah besar yang diterima oleh seorang hamba dari Allah SWT.
Oleh karenanya, umat Muslim harus paham jalan mana saja yang halal menjemput rezeki-Nya. Berikut delapan sumber pintu rezeki menurut Islam yang dapat diketahui:
Sumber Pintu Rezeki dalam Islam
1. Berusaha
Sumber pintu rezeki yang pertama adalah dengan jalan berusaha. Tentu saja, jika kita tidak menjemput rezeki Allah SWT melalui usaha, maka tidak akan mendapat apapun.
Bahwasannya Allah SWT memang telah menjamin rezeki pada setiap hamba-Nya. Namun, hal ini tidak menjadikan diri kita malas-malasan dan tidak berusaha serta berdoa.
Setiap rezeki yang datang pada kehidupan kita tidak langsung turun dan datang di depan kita. Namun, harus berusaha terlebih dahulu untuk mendapatkannya. Firman Allah SWT:
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).” (QS. An-Najm: 39-40)
2. Bersedekah
Bersedekah juga bisa mendatangkan rezeki dari Allah SWT. Bukankah kalau kita bersedekah, hartanya akan berkurang? Salah! Dari sini, justru Allah SWT akan mengganti sedekah tersebut, bahkan lebih dari apa yang kita butuhkan.
Sedekah dengan ikhlas akan dapat membantu orang lain. Selain itu juga bisa membangun silaturahmi antara mustahik dan muzaki. Hal ini tertera pada salah satu dalil dalam firman Allah SWT:
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah: 245)
3. Bersyukur
Orang yang bersyukur juga menjadi golongan sumber datangnya rezeki dari Allah SWT. Dimana orang yang pandai syukur lebih suka ingat kepada Allah SWT dalam keadaan apapun.
Sedangkan orang yang pelit atau kikir terhadap orang lain maupun diri sendiri akan merasakan kekurangan rezeki. Padahal, jika kita pandai bersyukur, Allah SWT menjanjikan akan mendatangkan rezeki yang berlipat ganda.
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
4. Beristighfar
Selain bersyukur, orang yang sering mengucap istighfar juga akan menjadi sumber pintu rezeki. Dimana ketika seseorang telah berbuat dosa atau yang melanggar, tetapi orang tersebut selalu menyebut istighfar, maka akan mendatangkan rezeki.
Melakukan keburukan bisa menghambat datangnya rezeki. Oleh karenanya, dengan beristighfar seseorang akan memohon kepada-Nya. Firman Allah SWT:
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu (istighfar), sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)
5. Bertakwa
Bertakwa berarti menyadari secara penuh akan kehadiran Allah SWT. Oleh karenanya, orang yang bertakwa dalam kondisi dan situasi apapun, maka juga bisa menjadi sumber pintu rezeki. Seperti dalam firman Allah SWT:
“…barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS. At-Talaq: 2)
6. Datangnya Tak Terduga
Ada pula sumber pintu rezeki yang datangnya tak terduga. Momen ini biasanya datang dan terjadi ketika hamba-Nya berpasrah diri dengan ikhlas dan tetap bertawakal pada Allah SWT.
Ketika seorang hamba sedang sangat membutuhkan sesuatu, namun kebingungan dan kesulitan untuk menemukan jalan keluarnya, disitulah Allah SWT akan mencukupkan kebutuhan seorang hamba-Nya. Firman Allah SWT:
“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At-Thalaq: 3)
7. Menikah
Menikah merupakan penyempurna separuh agama bagi kedua insan yang saling mengasihi. Ketika seorang hamba memutuskan untuk menikah, maka Allah SWT akan mencukupkan kebutuhan rezekinya. Hal ini tercantum dalam firman Allah SWT:
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 6)
8. Mempunyai Anak
Sumber pintu rezeki yang terakhir adalah datang dari anak. Seorang anak adalah sebuah rezeki dalam Islam, dan mempunyainya bisa menjadi jalan datangnya rezeki, dan tidak perlu takut kekurangan atau miskin. Firman Allah SWT:
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al-Isra’: 31)
Demikianlah delapan sumber pintu rezeki dalam Islam beserta dalilnya. Sebagai seorang hamba yang beriman, hendaknya kita tidak khawatir akan ketetapan-Nya dan berusahalah serta berdoa untuk menggapai rezeki-Nya.
Baca Juga: Amalan Bulan Rabiul Awal, Inilah 6 yang Paling Diutamakan!
Penulis: Ghina Shelda Aprelka
