Beritaislam.com – Percaya tidak? Jika semua hal yang terjadi di alam semesta ini sudah Allah SWT atur. Bahkan buah yang kita makan hari ini pun sejak masih berbentuk biji-bijian dan ditanam oleh petani hingga berbuah dan bisa kita makan itu juga ketetapan dan takdir dari Allah SWT.
Tenang, semua sudah Allah SWT atur. Tidak satu hal pun yang dapat melenceng dari-Nya. Sesederhana saat kita menggosok gigi dan tidak sengaja mengenai gusi hingga menyebabkan kita sariawan juga Allah SWT atur.
Hal tersebut membuktikan bahwasannya meskipun kita berpengalaman tapi tetap bisa saja gagal sewaktu-waktu. Kita mungkin sudah memiliki pengalaman menggosok gigi bertahun-tahun sejak kecil tetapi kita tetap melakukan kesalahan dan gagal menggosok gigi dengan benar sewaktu-waktu.
Allah SWT berfirman di dalam Surat At-Taghabun ayat 11 mengenai hikmah adanya kesalahan dan kegagalan. Yuk simak bersama!
Semua Sudah Allah Atur, Makna Surat At-Taghabun Ayat 11
Dari kejadian inilah, membuat kita sadar bahwa semua hal tidak ada yang melesat dari Allah SWT. Bahkan jika merasa mungkin sudah berpengalaman dalam satu hal tetapi kegagalan itu udah pasti ada meskipun kita sudah merasa handal.
Hal sederhana seperti kesalahan dalam menggosok gigi yang bisa membuat gusi kita terluka sebenarnya sudah cukup untuk membuktikan bahwa pengetahuan kita dan segala hal sebenarnya masih sangat terbatas, bahkan dalam bidang yang mungkin saja kita merasa sudah menguasainya.
Pengalaman tidak akan pernah menjamin keselamatan, sebab pengalaman hanya akan mengurangi kemungkinan, bukan berarti akan menghilangkannya sekaligus. Kita sering kali mengira jika sudah ahli dalam suatu hal yang dikuasai berarti kita aman.
Padahal bisa banyak sekali risiko dan ketidakpastian lainnya. Sebenarnya adalah jika kita sudah merasa ahli dalam suatu bidang kita harus bisa mawas diri, lebih khawatir, dan lebih kebal menghadapi segala ketidakmungkinan yang terjadi.
Orang yang paling lama berjuang saja bisa juga jatuh, orang yang paling paham sesuatu pun bisa juga salah, dan orang yang paling berhati-hati sekalipun bisa saja terluka. Hal tersebut bukan berarti mereka lalai, tapi karena hidup memang penuh misteri, semuanya tidak pasti, dan hanya Allah SWT yang mengetahui segala sesuatunya.
Semua sudah Allah atur dan tetapkan. Dari kesalahan itulah letak sebuah hikmah dan pembelajarannya. Pengalaman bukan berarti membuat kita paling ahli, paling merasa tinggi dan tidak pernah terkalahkan. Tetapi pengalaman membuat kita harus tetap bersikap rendah hati.
Sebelum kita terlalu jauh tersesat, kita harus bisa memahami makna kehidupan dan kegagalan yang sebenarnya. Kita harus mengetahui kemana hati kita bersandar dan menaruh keyakinan.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:
مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ يَهْدِ قَلْبَهٗۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Artinya: “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah. Siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At-Taghabun: 11)
Dari ayat diatas secara tidak langsung menjelaskan bagaimana cara Allah SWT menjamin kehidupan hamba-Nya. Seakan-akan Allah SWT berbisik “Tenang, semua sudah Allah atur”.
Berdasarkan tafsir Wajiz, Allah tidak hanya menciptakan makhluk tetapi juga mengatur seluruh kehidupan. Tidak ada satu kejadianpun maupun musibah yang menimpa seseorang kecuali atas izin Allah karena Allah Maha Mengetahui dan mengatur segalanya.
Bisa jadi pengalaman tidak selalu memberikan kita rasa aman, tetapi agar kita menjadi sadar tentang pelajaran yang didapatkan. Karena yang membuat kita selamat itu bukanlah seberapa lama kita sudah hidup, tetapi siapa yang selalu dapat kita andalkan dalam segala hal disaat semua terjadi diluar kontrol dan kendali kita.
Terkadang Allah sengaja memberikan sedikit musibah atau cobaan kepada hamba-Nya. Hal itu bukan karena Allah tidak sayang, tetapi Allah ingin menunjukkan jika setiap manusia bisa gagal dan terluka bahkan dari hal-hal yang ia kuasai sekalipun.
Itulah tadi pembahasan mengenai makna surat At-Taghabun ayat 11 perihal semua sudah Allah atur. Terkadang Allah tidak mengubah kejadiannya melainkan mengubah bagaimana cara kita untuk memahaminya.
Karena sebanyak apapun pengalaman yang kita punya, kita tetap selalu harus mengandalkan Allah dalam setiap hal agar tidak terluka dengan ekspektasi kita sendiri.
Baca Juga: Padang Mahsyar: Ruang Tunggu Umat Islam Sesungguhnya, Apa yang Sudah Dipersiapkan?
Penulis: Suci Wulandari
