Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Damai - 5 Obat Hati dalam Islam: Lakukan Ini Agar Hati Tenang dan Damai

Keislaman

5 Obat Hati dalam Islam: Lakukan Ini Agar Hati Tenang dan Damai

Lintang Suryaningrum
Last updated: 2026/01/26 at 2:44 PM
Lintang Suryaningrum
Share
5 Obat Hati dalam Islam: Lakukan Ini Agar Hati Tenang dan Damai
SHARE

Beritaislam.com – Obat hati, obat untuk penyakit hati atau perasaan pada manusia. Setiap manusia pasti punya rasa kecewa, gelisah, marah, dan sedih. Hati yang jauh dari allah akan mudah tersinggung, gelisah, dan sulit rasanya untuk mendapat ketenangan. 

Contents
5 Obat Hati dalam Islam1. Membaca Al-Quran2. Sholat Malam (Tahajud)3. Berkumpul dengan Orang Saleh4. Puasa Sunnah5. Berdzikir

Dalam Islam sudah sering dijelaskan dan ditegaskan jika setiap penyakit pasti ada obatnya, dan setiap masalah pastilah ada jalan keluarnya. Islam telah memberikan panduan lengkap untuk menenangkan dan menyembuhkan hati dan menumbuhkan jiwa yang tenang. 

5 Obat Hati dalam Islam

Seperti yang telah dijelaskan oleh Sunan Bonan, salah satu WaliSongo, bahwa obat hati terdapat lima cara untuk menyembuhkannya. Beliau membuat tembang yang berjudul “Tombo Ati” atau obat hati sebagai media dakwah untuk mengajarkan lima cara mengobati hati secara spiritual kepada masyarakat Jawa. 5 cara itu sebagai berikut:

1. Membaca Al-Quran

Al-Quran disebut sebagai obat hati, disebut obat hati karena bukan sekedar bacaan untuk ibadah melainkan penyembuh spiritual untuk kegelisahan, kecemasan, dan kerusakan batin. Seperti firman Allah pada QS. Yunus ayat 57:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَاۤءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: “Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi sesuatu (penyakit) yang terdapat dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin.”

Al-Quran dapat menjadi pelajaran yang bisa menjadi nasehat dan peringatan bagi kita. Selain itu juga dapat menjadi penyembuh hati untuk hati yang iri, sombong, waswas, putus asa. Kitab suci yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang benar, agar membawa ketenangan dan keberkahan.

2. Sholat Malam (Tahajud)

Shalat malam menjadi obat hati yang kedua, dimana melakukan amalan ini dapat menenangkan hati dan menguatkan hubungan dengan Allah. Shalat yang dilakukan di sepertiga malam dalam keadaan malam yang sunyi, dimana pada waktu tersebut banyak manusia yang masih terlelap.

Shalat malam sering disebut waktu curhat dengan Allah. Pada waktu ini ketenangan dan kedamaian akan diperoleh, waktu yang paling dekat dengan Allah. Orang yang melakukan shalat malam memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah. Shalat malam juga menjadi sebab diangkatnya derajat seorang hamba. 

3. Berkumpul dengan Orang Saleh

Lingkungan pergaulan menjadi faktor yang menentukan kondisi hati dan iman seseorang. Hati seseorang yang awalnya tenang bisa menjadi rusak karena lingkungan yang buruk, dan sebaliknya hati yang gelisah dapat menjadi tenang ketika menemukan lingkungan yang baik. 

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَدٰوةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهٗ وَلَا تَعْدُ عَيْنٰكَ عَنْهُمْۚ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۚ وَلَا تُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهٗ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ وَكَانَ اَمْرُهٗ فُرُطًا

Artinya: “Bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan petang hari dengan mengharap keridhaan-Nya. Janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia. Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami serta menuruti hawa nafsunya dan keadaannya melewati batas.” (QS. Al-Kahfi: 28)

Allah memerintahkan untuk kita dekat dengan orang-orang yang saleh untuk menjaga keimanan. Nilai seseorang disisi Allah bukan pada status duniawinya, tetapi pada ketakwaannya. 

4. Puasa Sunnah

Puasa menjadi bentuk untuk melatih mengendalikan diri dan membersihkan hati yang telah didominasi oleh hawa nafsu. Saat berpuasa kita tidak hanya menahan lapar melainkan menjaga dari berbicara buruk, mengajarkan untuk bersabar, dan belajar bagaimana kuat. 

Tidak hanya puasa ramadhan, tapi kita dapat melakukan puasa sunnah lainnya seperti puasa pada hari senin kamis atau puasa ayyamul bidh. Hal yang diperoleh setelah melakukan amalan tersebut yaitu tunduknya hawa nafsu, tumbuhnya kesabaran, tumbuh rasa ikhlas, dekat dengan Allah. 

5. Berdzikir

Dzikir menjadi obat hati yang mudah untuk diamalkan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Allah mengizinkan hambanya untuk mengadu ketika hati sedang gelisah, sempit, atau saat penuh dengan beban pikiran. Firman Allah pada QS. Ar-Ra’d ayat 28:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.”

Itulah pembahasan terkait 5 obat hati dalam Islam yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kelima amalan tersebut saling melengkapi serta dapat membersihkan hati, menenangkan jiwa, dan menguatkan iman. 

Baca Juga: Talbinah: Makanan Anjuran Rasulullah Saat Bad Mood dan Sakit?

Penulis: Lintang Suryaningrum

TAGGED: Damai, Obat Hati, Tombo Ati
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mengapa Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat? Mengapa Allah Menguji Orang yang Sedang Mendekat?
Next Article Ketika Ilmu Tidak Mengubah Akhlak: Apa Penyebabnya? Ketika Ilmu Tidak Mengubah Akhlak: Apa Penyebabnya?

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Tidak Dihargai Orang Lain, Apakah Tanda Bahwa Diri Kurang Baik? Inilah Menurut Pandangan Islam!
KeislamanOpini

Tidak Dihargai Orang Lain, Apakah Tanda Bahwa Diri Kurang Baik? Inilah Menurut Pandangan Islam!

4 Min Read
Viral Wanita di Bojonegoro Bersuami Dua, 4 Alasan Poliandri Dilarang dalam Islam?
BeritaKeislamanUncategorized

Viral Wanita di Bojonegoro Bersuami Dua, 4 Alasan Poliandri Dilarang dalam Islam?

5 Min Read
Perbedaan Masjid Zaman Nabi VS Masjid Zaman Sekarang
ArtikelKeislamanOpini

Masjid Zaman Nabi VS Masjid Zaman Sekarang: Apa Bedanya?

2 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?