Dalam era digital sekarang yang perkembangannya semakin masif, tentu semakin banyak skill atau kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia digital salah satunya adalah copywriting dan contentwriting.
Sekilas tak nampak perbedaan diantara keduanya, namun jika ditelaah lebih jauh tentu ada sebuah perbedaan yang signifikan. Sebelum membahas perbedaannya, silakan disimak masing-masing definisinya.
Dikutip dari wikipedia, copywriting adalah naskah iklan yang ditulis oleh seorang penulis naskah iklan untuk disebarluaskan guna kepentingan komersial. Penaskah iklan disebut copywriter. Namun masih banyak definisi lain, salah satunya copywriting adalah skill atau cara untuk mempengaruhi orang lain melalui sebuah tulisan yang persuasif.
Sedangkan contentwriting adalah skill menulis sesuatu yang bertujuan untuk menyampaikan informasi tertentu secara lengkap dan akurat tanpa harus mempengaruhi orang lain, hanya cukup memberikan informasi.
Simak dibawah ini 3 perbedaan antara copywriting dan contentwriting :
1. Tujuan
Copywriting itu persuasif, bertujuan untuk memberikan pengaruh pada orang lain yang membaca tulisan sehingga ada tindakan yang dilakukan oleh pembaca setelah membaca tulisan yang dibuat.
Contentwriting itu informatif, bertujuan untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat kepada para pembaca sehingga memberikan kepercayaan terhadap informasi yang dituliskan.
2. Konteks
Copywriting memiliki konteks yang singkat agar pembaca dapat memahami dengan cepat apa yang disampaikan dengan harapan pembaca mampu mengingat dan menyingkronkan dengan sesuatu yang dibutuhkannya sehingga melakukan suatu tindakan setelah membacanya.
Contentwriting memiliki konteks yang banyak guna menyajikan informasi sedetail dan seakurat mungkin dengan harapan pembaca terpuaskan dengan apa yang disampaikan dengan begitu meningkatkan kepercayaan mereka.
3. Jangka Waktu
Copywriting ditargetkan dalam waktu sesingkat-singkatnya guna melakukan penjualan atau sejenisnya seperti iklan dan lain-lain. sedangkan contentwriting ditargetkan dalam waktu yang lama guna membangun kredibilitas atau kepercayaan dari pembaca.
Karena sama sama menulis, membutuhkan skill dan pengalaman dalam SEO agar tulisannya mampu bersaing dan sesuai dengan kebutuhan. SEO menjadi skill dasar yang wajib dikuasai sebelum mempelajari 2 hal di atas. Sebagaimana akar pada pohon, jika akarnya kuat maka pohon tersebut akan kuat begitupun sebaliknya.
Baca juga : https://beritaislam.com/2024/02/13/syarat-agar-sholat-tarawih-tidak-siasia/
