Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - hukum memotong kuku ketika haid - Begini Hukum Memotong Kuku Ketika Haid, Diperbolehkan atau Tidak? 

Hukum Islam

Begini Hukum Memotong Kuku Ketika Haid, Diperbolehkan atau Tidak? 

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2024/03/01 at 2:23 AM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
Begini Hukum Memotong Kuku Ketika Haid, Diperbolehkan atau Tidak? 
SHARE

Hukum memotong kuku ketika haid menjadi salah satu pertanyaan yang kerap muncul khususnya dikalangan kaum hawa. Tidak adanya dalil secara eksplisit mengenai larangan memotong kuku ketika haid dalam al-qur’an menyebabkan banyak kaum hawa masih bertanya-tanya dan bingung terkait bagaimana kebenaran hukum memotong kuku ketika haid. Lalu, bagaimana hukum memotong kuku ketika haid? diperbolehkan atau tidak? 

Hukum Memotong Kuku Ketika Haid Menurut Para Ulama 

Persoalan mengenai hukum memotong kuku ketika haid masih terus menjadi pertanyaan yang kerap muncul. Hal tersebut berkaitan dengan menghilangkan bagian dari anggota badan ketika dalam keadaan hadas. Sebenarnya, hadas yang dimaksudkan bukan perkara hadas haid saja namun juga ketika nifas dan junub. Oleh karena itu, hukum memotong kuku ini juga berlaku ketika mengalami nifas dan junub. Didalam al-qur’an sendiri tidak ada menjelaskan terkait larangan memotong kuku ketika sedang haid, nifas ataupun junub. Namun, ada beberapa hadis yang menjelaskan terkait hal ini :

وَقَالَ عَطَاءٌ: َيحْتَجِمُ الجُنُبُ، وَيُقَلِّمُ أَظْفَارَهُ، وَيَحْلِقُ رَأْسَهُ، وَإِنْ لَمْ يَتَوَضَّأ

Artinya : “Orang yang sedang dalam keadaan junub boleh berbekam, memotong kuku, mencukur rambut, meskipun tanpa berwudhu.” (H.R Bukhari)

Dari hadis diatas menjelaskan dengan jelas bawa memotong kuku dalam keadaan memiliki hadas diperbolehkan dan tidak ada larangan mendasar terkait hal tersebut. Hadis tersebut diperkuat oleh hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA yang terdapat dalam kitab shahih Bukhari bahwa ketika Nabi Muhammad melakukan haji wada bersama Aisyah RA, sesampainya di ‘Arafah Aisyah RA haid kemudian Nabi memerintahkan:

دَعِي عُمْرَتَكِ، وَانْقُضِي رَأْسَكِ، وَامْتَشِطِي وَأَهِلِّي بِحَجٍّ

Artinya : “Tinggalkanlah umrahmu, lepaslah ikatan rambutmu, sisirlah rambutmu dan mulailah dengan haji.”

Menyisir rambut ketika haid berpotensi rontoknya rambut dari kulit kepala hal ini sama halnya dengan memotong kuku ketika haid, dikarenakan kuku dan rambut merupakan bagian dari menghilangkan anggota badan. Maka dua hadis diatas memperkuat terkait hukum diperbolehkannya memotong kuku ketika haid.

Namun, terlepas dari penjelasan dua hadis diatas terdapat pendapat ulama yang tidak memperbolehkan memotong kuku ketika haid dikarenakan bagian anggota badan yang terpisah dari tubuh akan dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat. Namun, ada satu pendapat yaitu dari Abu Al-Faraj Asy-Syairazi salah satu ulama Hanabilah yang menganggap memotong kuku ketika haid adalah makruh hukumnya. 

Dari dua hadis diatas yang memperbolehkan memotong kuku ketika haid dan beberapa perbedaaan pendapat ulama yang ada, maka alangkah baiknya untuk tidak memotong kuku ketika haid untuk berjaga-jaga. Namun, apabila memiliki kepentingan yang mendesak untuk memotong kuku maka tidak ada larangan untuk memotong kuku. Jika ingin tetap berjaga-jaga dan membiarkan kuku panjang namun ingin tetap menjaga kesehatan dan kebersihan maka sering-sering membersihkan bagian kuku yang panjang agar tidak kotor.

Baca Juga : Muslimah Wajib Tahu! Inilah Hukum Wanita Pakai Parfum dalam Agama Islam

TAGGED: hukum memotong kuku ketika haid, hukum memotong kuku ketika haid dalam pandangan islam, hukum memotong kuku saat haid
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pandangan Islam Tentang Buzzer Pandangan Islam Tentang Buzzer
Next Article insecurity Insecurity dan Pandangan Islam Tentangnya

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!

5 Min Read
Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
Hukum Islam

Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?

3 Min Read
Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!
Hukum Islam

Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

4 Min Read
Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam
Hukum Islam

Salah Perhitungan Awal Ramadhan, Siapa yang Bertanggung Jawab? Berikut Penjelasan Islam

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?