Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - Biografis Singkat Tokoh Islam - Mengenal Biografi Singkat Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir

Tokoh

Mengenal Biografi Singkat Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir

Hanif Sayyid
Last updated: 2024/05/03 at 3:09 AM
Hanif Sayyid
Share
Omar Mukhtar
Foto Syeikh Omar Mukhtar, seorang pejuang kebebasan Libya
SHARE

BERITAISLAM.COM- Omar Mukhtar Muhammad bin Farhat Al Manifi atau lebih dikenal dengan julukan sang singa padang pasir ini, dikenang sebagai pemimpin revolusi bersenjata dan kampanye gerilya melawan penjajah Italia sehingga ia ditangkap dan dihukum gantung di depan umum pada usianya yang ke 73 tahun.

Contents
Awal KehidupanMemimpin Perlawanan Terhadap PenjajahAkhir perjuangan dan Kematian Syaikh Omar Mukhtar

Dalam artikel kali ini beritaislam.com akan membahas biografi singkat mengenai syaikh Omar Mukhtar dari awal kehidupannya hingga akhir hayatnya,

Awal Kehidupan

Omar Mukhtar dilahirkan di suku Minifa antara tahun 1856 dan 1862 (tahun pastinya tidak diketahui secara pasti) di desa Zawiyat Janzur, dekat kota pelabuhan timur Tobruk. Suku Minifa sendiri merupakan orang asli Amagzihi yang diarabkan dari wilayah Marmarica yang terletak di antara Libya dan Mesir.

Beliau telah menjadi yatim piatu sejak belia, kemudian beliau diadopsi oleh seorang syekh yang bernama Sharif Al Ghariani seorang ulama terkenal yang masih keluarga dekat Omar Mukhtar.

Sejak kecil Omar Mukhtar telah mendapatkan pendidikan agama islam, beliau bersekolah di madrasah untuk belajar ilmu pengetahuan umum dan belajar Al Quran.

Ketika beliau beranjak dewasa, beliau melanjutkan pendidikan sekaligus mengajar di universitas Al Jaghbub yang berhubungan dengan kelompok sufi senusy, sebuah kelompok militer dan keagamaan di Libya.

Setelah menempuh pendidikannya selama delapan tahun, beliau lulus sebagai imam dan bergabung dengan kelompok sufi sanusy dibawah kepimpinan Syaikh Muhammad Al Mahdi Al Senusy.

Setelah menamatkan pendidikannya beliau berniat kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan dirinya pada masyarakat, namun pada tahun 1897 dirinya dipanggil Syaikh Al Mahdi untuk menjadi ulama di timur kota Zawiyatul Qosor.

Omar juga diperintahkan untuk ke Sudan sebagai perwakilan kelompok Sanusy, ditengah perjalanan inilah beliau mendapat julukan sebagai “singa padang pasir”, dikarenakan sifatnya yang tegas, disiplin, dan pemberani.

Memimpin Perlawanan Terhadap Penjajah

Pada usianya yang ke-37 tahun, Omar dikirimkan ke daerah Chad Afrika Tengah untuk melawan kolonial Prancis. Bersama anggotanya beliau dan penduduk lokal melakukan perlawanan sengit terhadap Prancis.

Setelah wafatnya Syaikh Al Mahdi wafat pada tahun 1902, Omar Mukhtar kemudian ditunjuk sebagai pemimpin kelompok Sanusy berikutnya.

Pada tahun 1911, Italia mulai melancarkan invasinya ke Libya. Kemudian basis perlawanan dipindahkan dari Chad ke Libya, di bawah komando sang Diktator Benito Mussolini, Italia mulai melakukan penjajahan terhadap Libya atas nama “Reqouinsta”, yang artinya menaklukan kembali. Hal ini dimaksudkan karena wilayah Libya dulu sebelum ditaklukan merupakan daerah dari kekaisaran Romawi yang berada di Italia.

Omar, yang telah banyak memiliki pengalaman di medan pertempuran terutama  padang pasir dapat menyulitkan pasukan Italia yang besar. Ditambah ia mendapat banyak bantuan suplai makanan dari warga sipil Libya yang mendukung penuh perlawanan gerilyanya melawan penjajah Italia.

Oleh karena itu, pasukan Italia mulai menargetkan warga sipil penyuplai makanan terhadap pasukan Libya, mereka juga melakukan segala cara yang licik untuk dapat menangkap pasukan Omar Mukhtar seperti, memblokade jalur perbatasan antara Libya dan juga Mesir, meracuni sumur-sumur, dan mendirikan kamp konsentrasi untuk mengintrogasi, menyiksa, dan membunuh rakyat Libya.

Walaupun mengalami banyak kesulitan dan kesusahan dalam melawan pasukan penjajah, Omar Mukhtar dan rakyat Libya tetap tidak menyerah dalam melakukan perlawanannya terhadap pasukan penjajah Italia. Perjuangannya dalam menghadapi pasukan penjajah pun terus berlangsung selama lebih dari satu dekade, walaupun akhirnya perlawanan terhadap Italia semakin menurun tiap tahunnya.

Akhir perjuangan dan Kematian Syaikh Omar Mukhtar

Berakhirnya perjuangan Omar Mukhtar adalah ketika beliau ditangkap oleh pasukan Italia pada 11 September 1931, tiga hari kemudian beliau diadili dan diputuskan mendapatkan hukuman gantung.

Ketika beliau mendengar kabar bahwa ia akan dihukum gantung, beliau bereaksi dengan membaca potongan ayat suci Al Quran yang artinya,“Sesungguhnya kami hanyalah milik Allah Swt dan kepada-Nya lah kami kembali”.

Kemudian pada tanggal 16 September 1931, beliau dihukum gantung di depan para pengikutnya di kamp konsentrasi Suluk, daerah selatan Benghazi, Libya. Kematian beliau menjadi akhir dari perjuangan Libya dalam melawan penjajahan Italia selama lebih dari satu dekade.

Perjuangan Omar dalam melawan penjajah ternyata menjadi motivasi tersendiri bagi rakyat maupun pemimpin Libya berikutnya, seperti Muammar Qaddafi yang berani melawan NATO karena terinspirasi oleh perjuangan Omar beserta para pengikutnya dalam melawan penjajahan.

Foto Omar sendiri juga diabadikan dalam mata uang 10 Dinar Libya hingga sekarang. Selain itu, kisah perjuangannya yang hebat dalam melawan penjajah Italia diabadikan sebagai sebuah film yang berjudul “Lion Of Desert” pada tahun 1980. Film itu sendiri menjadi film yang laris dan cukup populer pada saat itu.

Semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat menambah wawasan kita serta pengetahuan kita terhadap tokoh perjuangan seperti Omar Mukhtar dalam melawan penjajah dan dapat mencontoh semangat perjuangannya, Barakallahufikum.

Baca Juga:Ini Dia Cara Mendapatkan Pahala Tanpa Beramal

TAGGED: Biografis Singkat Tokoh Islam, Omar Mukhtar, tokoh islam
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Inilah 4 Keutamaan Sifat Tawakal, Salah Satunya Mendapat Kecukupan dari Allah SWT Inilah 4 Keutamaan Sifat Tawakal, Salah Satunya Mendapat Kecukupan dari Allah SWT
Next Article Janji Allah pada Orang yang Beriman Ada 4 Janji Allah pada Orang yang Beriman

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Perjalanan Kisah Ratu Balqis: Hikmah, dan Pelajaran Iman
ArtikelTokoh

Perjalanan Kisah Ratu Balqis: Hikmah, dan Pelajaran Iman

4 Min Read
Bilal bin Rabah: Muadzin Pertama Rasulullah, Yuk Cek Fakta Unik Tentangnya!
HikmahTokoh

Bilal bin Rabah: Muadzin Pertama Rasulullah, Yuk Cek Fakta Unik Tentangnya!

4 Min Read
4 Hikmah Kisah Nabi Ayyub: Mengambil Sisi Kebaikan dari Sosok Teladan
HikmahTokoh

4 Hikmah Kisah Nabi Ayyub: Mengambil Sisi Kebaikan dari Sosok Teladan

4 Min Read
3 Ujian Nabi Ayyub: Tokoh Teladan yang Kisahnya Terdapat Banyak Hikmah
KhazanahTokoh

3 Ujian Nabi Ayyub: Tokoh Teladan yang Kisahnya Terdapat Banyak Hikmah

5 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?