Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - cara menahan hawa nafsu - Wajib Tahu! Ini Dia 3 Cara Menahan Hawa Nafsu 

Info Islami

Wajib Tahu! Ini Dia 3 Cara Menahan Hawa Nafsu 

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2024/09/25 at 4:40 AM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
Wajib Tahu! Ini Dia 3 Cara Menahan Hawa Nafsu 
SHARE

BERITAISLAM.COM – Banyak orang yang belum tahu cara menahan hawa nafsu, bahkan seringkali terkecoh dan akhirnya tidak bisa mengontrol diri. Padahal menahan hawa nafsu menjadi kunci penting bagi lancarnya ibadah harianm hingga muamalah dengan orang lain yang bisa kamu lakukan. Menahan hawa nafsu menjadi dasar bagi seorang muslim untuk bisa memiliki hati yang bersih dan lapan. Lalu, bagaimana cara menahan hawa nafsu yang bisa kamu lakukan sehari-hari? Simak ulasan berikut ini!

3 Cara Menahan Hawa Nafsu

  1. Berjuang Melawannya

Cara menahan hawa nafsu yang pertama adalah berjuang melawan hawa nafsu. Hakikat nafsu dari diri manusia memang harus dilawna agar kamu tidak disetir olehnya. Menundukkan diri agar tidak mengikuti hawa nafsu dan bersegra melakukan hal-hal yang baik bisa menjadi jalan paling sederhana untuk dilakukan.

Meski terkesan mudah, nyatanya ketika dilakukan pasti rasanya sangat menantang. Bukan hanya menantang, karena melawan diri sendiri itu sulit, tetapi juga kaerena imajinasi yang pikiranmu proyeksikan akan semakin menguatkan keinginan untuk menuruti hawa nafsu.

Dalam sebuah hadis Rasulullah menjelaskan tentang konsep orang beriman adalah mereka yang bisa melawan hawa nafsu. “Tahukah kalian, siapa orang yang beriman itu? Orang yang beriman adalah orang yang memberi rasa aman bagi jiwa dan harta orang lain. Seorang muslim adalah orang yang ucapan dan tindakannya tidak menyakiti (mengganggu) orang lain. Orang yang berjihad (berjuang) adalah orang yang bersungguh-sungguh mendorong jiwanya menaati Allah. Sedangkan orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan keslahan dan dosa.” (H.R. Ahmad No. 23958 dan Ibnu Majah No. 3934, dinilai sahih oleh Al Albani)

Dalam hadis tersebut Rasulullah memberikan penjelasan bahwa melawan hawa nafsu juga bisa menjadi bentuk perjuangan atau jihad. Hal tersebut menjaid sebuah fakta baru yang bisa kamu ingat dan pahami dengan sungguh-sungguh bahwa menahawan hawa nafsu bisa menjadi sumber pahala dan rida Allah untukmu.

Dalam menyikap nafsu yang datang, manusia dibagi menjadi 2 tipe. Tipe yang pertama dalah mereka yang berjuang melwan dan menundukkan hawa nafsu. Sementara tipe yang kedua adalah mereka yang membiarkannya dan mengumbar hawa nafsunya sehingga ia tidak peduli bahw adirinya telah terjerumus dalam kemaksiatan dan dosa.

  1. Menahan Pandangan

Cara menahan hawa nafsu yang kedua adalah menahan pandangan. Emnahan pandangan menjadi kunci penting dalam menjaga agar nafsu tidak memuncak. Padangan bisa menjadi sumber besar munculnya ahwa nafsu. Meski pada umumnya panca indera bisa menjadi sumber uama munculnya atau memuncaknya hawa nafsu.

Oleh karena itulah, kamu sebagai seorang muslim diajurkan untuk menundukkan pandangan dan konsep menundukkan pandangan menjadi hal penting dalam menjaga diri dari hasutan setan yang masuk dari panca indera, terutama mata. Allah telah menyebtkan bahwa konsep menundukkan pdangan atau Ghadhdhul Bashar menjadi hal yang jelas tertuang dalam Alqurna surat Nur ayat 30-31.

  1. Menjaga Diri dari Hal yang Memicu Nafsu

Cara menahan hawa nafsu berikutnya adalah menjaga diri dari hal yang memicu hawa nafsu. Selain menjaga padangan, menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa memicu hawa nafsu juga menjadi kunci pentinga agar dior tidak terjerumus dalam dosa yang sumbernya adlaah hawa nafsu.

Jenis manusia yang rajin menyucikan jiwanya ternyata telah Allah sebutkan dalam Alquran surat Asy Syam ayat 9-10. 

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا. وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (Q.S. Asy Syams: 9-10)

Ayat tersebut melengkapi cara menahan hawa nafsu sebelumnya yang bisa kamu terapkan beriringan. Jadi kamu bisa menahan panca inderan dan menahan diri dari sumber-sumber yang membuat nafsumu meningkat. 

Bukan hanya bertujuan agar menjadi orang-orang yang beruntung, tetapi juga menjadi dasar untuk terus meningkatkan kapasotas iman dan kulitasnya. Hawa nafsu memang menjadi ujian bagi siapa saja, termasuk mereka yang telah tinggi imannya. Maka, terus meningkatkan pemahaman yang kokoh tentang akidah Islam dan hal-hal yang mengotorinya, termasuk cara menahawan ahwa nafsu bisa menjadi tameng dasar untuk mengontrol diri. Semoga bermanfaat. Barakallahufikum. 

Baca Juga : Ada 4 Janji Allah pada Orang yang Beriman

TAGGED: cara menahan hawa nafsu, hawa nafsu, menjaga pandangan, nafsu
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Sharing Fundraising Yayasan Qolbi Quran Center Menginspirasi Donasi untuk Program Sosial Sharing Fundraising Yayasan Qolbi Quran Center Menginspirasi Donasi untuk Program Sosial
Next Article Mencontoh Akhlak Nabi Muhammad SAW Mencontoh Akhlak Nabi Muhammad SAW

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?