Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - salahuddin al-ayyubi - 3 Rahasia Salahuddin Al-Ayyubi menjadi Panglima Besar Islam

Tokoh

3 Rahasia Salahuddin Al-Ayyubi menjadi Panglima Besar Islam

Ihsanul Fikri
Last updated: 2024/11/15 at 4:47 PM
Ihsanul Fikri
Share
3 Rahasia Salahuddin Al-Ayyubi menjadi Panglima Besar Islam
SHARE

Beritaislam.com- Salahuddin Al-Ayyubi. Pahlawan Islam pembebas tanah Palestina (waktu itu Yerusalem) yang dengannya akhirnya Islam mampu kembali merebut tanah suci mereka. Salahuddin Al-Ayyubi mempunyai nama lengkap Salahuddin Yusuf bin Najmuddin Ayyub, ia adalah seorang panglima perang dan pemimpin Muslim Kurdi yang lahir di Tikrit, Irak pada tahun 1138 Masehi.

Contents
Rahasia Salahuddin Al-Ayyubi1. Pendidikan Agama yang Baik2. Pengalaman Hidup3. Doa dan Usaha

Ia tumbuh besar dalam didikan militer dari pamannya, Asaduddin Syirkuh yang pada akhirnya membawa Salahuddin menjadi figur yang kuat, cerdas, dan bijaksana. Di masa mudanya, Salahuddin telah banyak terlibat pertempuran dalam menaklukan daerah kekuasaan musuh. Ia bersama pamannya berhasil menaklukkan Mesir, yang waktu itu berada di bawah kekuasaan dinasti Fatimiyah.

Figur Salahuddin Al-Ayyubi selain dikagumi oleh umat Islam sendiri, nyatanya dari pihak lain pun merasa terpukau atas kebaikan dari sikap Salahuddin. Pribadinya yang ramah, cerdas, toleran membuat banyak pihak menyukai gaya kepemimpinannya. 

Sebut saja ketika peristiwa pengepungan Yerusalem, waktu itu Salahuddin memblokir kota tersebut agar warga Yerusalem menyerah. Akhirnya setelah warga Yerusalem kehabisan makanan, pemimpin mereka menyerahkan kekuasaan kepada Salahuddin. Peristiwa perebutan kembali Yerusalem ini menuai banyak pujian dari banyak pihak, bahkan dari pihak musuh sekalipun.

Penyerahan kembali kota suci tersebut kepada pangkuan Islam merupakan salah satu tonggak sejarah, dimana sebelumnya kerajaan Kristen justru menaklukkan kota ini dengan membantai semua warganya. Tentu sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh Salahuddin. Ia sadar bahwa tidak semua hal harus berakhir dengan kekerasan, termasuk dalam hal perebutan kembali kota suci Yerusalem.

Liku-liku kehidupan Salahuddin Yusuf al-Ayyubi penuh dengan perjuangan dan peperangan. Peperangan yang dilaluinya begitu beragam, ada kalanya sebatas memadamkan pemberontakan dalam negeri yang dilakukan oleh gerakan pengacau keamanan dan makar, dan ada kalanya ia harus melawan pasukan Salib (Perang Salib) yang berusaha menguasai kekuasaan Islam dan merampas haknya dengan penuh kekejaman.

Semua peperangan itu berakhir dengan kemenangan di tangan Salahuddin Al-Ayyubi. Kota Islam yang dikuasai pasukan Salib yang berpusat di Baitul Maqdis (Yerusalem) berhasil dibebaskannya. Meskipun begitu, ia bukanlah tipikal jenderal yang tamak, haus kekayaan, dan haus darah. Hal ini terbukti sejak semula keberangkatannya ke Mesir. Ia bukan tipe orang yang ambisius.

Karakter mulia Salahuddin Al-Ayyubi adalah hasil dari kombinasi antara pendidikan agama yang baik, pengalaman hidup yang bermakna, keteladanan para pendahulu, serta doa dan usaha yang konsisten. Kisah hidup Salahuddin menjadi inspirasi nantinya bagi umat manusia, lebih khusus bagi muslim sedunia.

Jadi, apa sih rahasianya “kok bisa Salahuddin Al-Ayyubi se-cemerlang itu”, berikut ini 3 rahasia dari pengalaman hidup Salahuddin yang bisa kamu ambil sebagai pembelajaran.

Rahasia Salahuddin Al-Ayyubi

1. Pendidikan Agama yang Baik

    Tak dapat dipungkiri, pendidikan Agama yang baik inilah yang mempunyai andil besar dalam membentuk kepribadian Salahuddin. Ketika kecil, ia hidup berdampingan dengan lingkungan yang menjunjung tinggi Agama Islam yang baik. Dari sinilah Salahuddin memperoleh pendidikan karakter berpribadi mulia, sikap adil, dan berani.

    Tak lupa, Salahuddin mengisi masa mudanya dengan menekuni teknik perang, strategi, dan juga ilmu politik. Setelah itu, Salahuddin melanjutkan pendidikannya di Damaskus untuk mempelajari teologi Sunni selama sepuluh tahun, dalam lingkungan istana Nuruddin Zanki.

    2. Pengalaman Hidup

      Sewaktu kecil Salahuddin selalu berteman dengan kondisi yang memaksanya untuk berjuang. Di usia yang muda, ia telah membersamai pamannya dalam perang menaklukkan dinasti Fatimiyah. 

      Sepeninggal pamannya, jabatan Perdana Menteri dipercayakan kepada Shalahuddin Al-Ayyubi. Pada posisi ini, Shalahuddin meraih keberhasilan saat menghadang Tentara Salib dan pasukan Romawi Bizantium yang melancarkan perang Salib kedua terhadap Mesir. Ia membangun dinasti Ayyubiyah, dan dialah Sultan pertamanya.

      Pengalaman yang diperolehnya saat kecil itulah yang akhirnya membawa Salahuddin mampu mengambil keputusan yang bijak dan tepat.

      3. Doa dan Usaha

        Meskipun Salahuddin berstatus sebagai pemimpin waktu itu, namun hidup justru serba sederhana dan tak lupa ia membiasakan rakyatnya untuk senantiasa berdzikir. Panglima besar Islam tersebut berkeyakinan bahwa doa harus diselaraskan dengan usaha. Salahuddin menganggap perang sebagai senjata untuk melawan ketidakadilan, oleh karena itu ia akan berusaha mempertahankan keagungan Agama Islam semampunya. 

        Di masa kepemimpinannya, Salahuddin banyak membangun fasilitas keagamaan dan madrasah sebagai upaya pendorong semangat rakyatnya untuk belajar.

        Itulah 3 rahasia yang bisa kamu jadikan sebagai pembelajaran hidup. Salahuddin tentulah seorang manusia biasa, yang tak lupa khilaf dan salah. Maka dengan kamu bisa meneladani kisah inspiratifnya, kamu bisa selangkah lebih baik menuju karakter yang lebih islami.

        Baca juga: Simak 5 Tips Berikut Ini untuk Menghilangkan Kegalauanmu!

        TAGGED: salahuddin al-ayyubi, panglima islam, rahasia salahuddin al-ayyubi
        Share This Article
        Facebook Twitter Copy Link Print
        Previous Article Generasi Anak Pejuang Subuh Membentuk Anak yang Tangguh dengan Nilai Kedisiplinan Generasi Anak Pejuang Subuh: Membentuk Anak yang Tangguh dengan Nilai Kedisiplinan
        Next Article Hukum Cukur Alis dalam Pandangan Islam, Diperbolehkan atau Tidak? Hukum Cukur Alis dalam Pandangan Islam, Diperbolehkan atau Tidak?

        Recent Posts

        • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
        • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
        • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
        • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
        • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

        Recent Comments

        Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

        You Might Also Like

        Perjalanan Kisah Ratu Balqis: Hikmah, dan Pelajaran Iman
        ArtikelTokoh

        Perjalanan Kisah Ratu Balqis: Hikmah, dan Pelajaran Iman

        4 Min Read
        Bilal bin Rabah: Muadzin Pertama Rasulullah, Yuk Cek Fakta Unik Tentangnya!
        HikmahTokoh

        Bilal bin Rabah: Muadzin Pertama Rasulullah, Yuk Cek Fakta Unik Tentangnya!

        4 Min Read
        4 Hikmah Kisah Nabi Ayyub: Mengambil Sisi Kebaikan dari Sosok Teladan
        HikmahTokoh

        4 Hikmah Kisah Nabi Ayyub: Mengambil Sisi Kebaikan dari Sosok Teladan

        4 Min Read
        3 Ujian Nabi Ayyub: Tokoh Teladan yang Kisahnya Terdapat Banyak Hikmah
        KhazanahTokoh

        3 Ujian Nabi Ayyub: Tokoh Teladan yang Kisahnya Terdapat Banyak Hikmah

        5 Min Read

        Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

        • Tentang Kami
        • Kontak Kami
        • Pedoman Media Siber
        • Susunan Redaksi
        Welcome Back!

        Sign in to your account

        Lost your password?