Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - kisah nabi nuh - Mengapa Kaum Nabi Nuh Ditenggelamkan? Ini Sebab dan Peringatannya

Info Islami

Mengapa Kaum Nabi Nuh Ditenggelamkan? Ini Sebab dan Peringatannya

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2025/02/22 at 9:04 PM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
Mengapa Kaum Nabi Nuh Ditenggelamkan? Ini Sebab dan Peringatannya
SHARE

BERITAISLAM.COM – Kisah Nabi Nuh AS merupakan salah satu kisah paling terkenal dalam sejarah islam. Kaum Nabi Nuh ditenggelamkan oleh banjir dahsyat sebagai azab dari Allah SWT karena keingkaran mereka. Peristiwa ini bukan sekadar sejarah, tetapi juga peringatan bagi umat manusia agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Lalu, apa sebenarnya sebab utama kaum Nabi Nuh mendapatkan hukuman sedemikian dahsyat? Mari kita bahas!

Contents
Sebab Kaum Nabi Nuh DitenggelamkanAzab yang Dijatuhkan Kepada Kaum Nabi NuhPeringatan untuk Umat Manusia

Sebab Kaum Nabi Nuh Ditenggelamkan

Berikut beberapa sebab kaum nabi nuh ditenggelamkan, diantaranya : 

  1. Kesombongan dan Kedurhakaan Kaum Nabi Nuh

Nabi Nuh AS adalah salah satu dari lima nabi ulul azmi yang diutus untuk menyeru umatnya kembali ke jalan Allah SWT. Namun, alih-alih menerima kebenaran, kaumnya justru menolak dengan keras dakwah Nabi Nuh AS.Allah SWT berfirman:

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: ‘Wahai kaumku, sembahlah Allah! Sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa?'” (QS. Al-Mu’minun: 23)

Namun, ajakan itu disambut dengan penolakan. Mereka lebih memilih menyembah berhala dan mengikuti hawa nafsu mereka. Bahkan, mereka menuduh Nabi Nuh AS sebagai orang gila dan pembohong.

  1. Menolak Kebenaran dan Mengolok-Olok Nabi Nuh AS

Selama 950 tahun, Nabi Nuh AS terus berdakwah dengan berbagai cara, baik secara terang-terangan maupun diam-diam. Namun, kaumnya tetap membangkang.

“Nuh berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu tidak menambah mereka kecuali dalam hal lari (dari kebenaran).'” (QS. Nuh: 5-6)

Bahkan, mereka tidak hanya menolak dakwah Nabi Nuh AS, tetapi juga mengolok-oloknya. Ketika Nabi Nuh diperintahkan Allah untuk membangun kapal sebagai persiapan banjir besar, mereka justru mengejeknya karena membangun kapal di daratan.

“Dan mereka membangun bahtera, dan setiap kali para pemuka kaumnya melewati Nuh, mereka mengejeknya.” (QS. Hud: 38)

Hal ini menunjukkan betapa keras hatinya kaum Nabi Nuh AS hingga mereka menganggap peringatan Allah SWT sebagai bahan olokan.

  1. Tidak Menghargai Rahmat dan Kesempatan yang Diberikan

Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dia tidak serta-merta mengazab suatu kaum tanpa memberi mereka peringatan terlebih dahulu. Kaum Nabi Nuh AS telah diberi banyak kesempatan untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Namun, mereka justru semakin membangkang dan terus mempertahankan kesyirikan.

Bahkan, mereka mendidik generasi berikutnya untuk tetap menolak ajaran Nabi Nuh AS. Inilah yang membuat azab Allah akhirnya turun dengan sangat dahsyat.

Azab yang Dijatuhkan Kepada Kaum Nabi Nuh

Setelah bertahun-tahun berdakwah tanpa hasil, Nabi Nuh AS akhirnya berdoa kepada Allah SWT agar memberikan keputusan bagi kaumnya.

“Nuh berkata: ‘Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.'” (QS. Nuh: 26)

Allah SWT kemudian memerintahkan Nabi Nuh AS untuk membangun bahtera besar. Saat perintah-Nya datang, air bah mulai meluap dari segala penjuru, termasuk dari dalam bumi dan langit.

“Lalu, Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang telah ditetapkan.” (QS. Al-Qamar: 11-12)

Kaum Nabi Nuh yang tidak mau beriman akhirnya tenggelam dalam banjir besar, termasuk putra Nabi Nuh yang menolak naik ke dalam bahtera. Hanya orang-orang yang beriman yang selamat dalam kapal Nabi Nuh AS.

Peringatan untuk Umat Manusia

Kisah ini bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga peringatan bagi kita semua. Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil:

  1. Jangan sombong dan membangkang terhadap perintah Allah

Kesombongan adalah salah satu faktor utama yang membuat kaum Nabi Nuh binasa.

  1. Jangan menolak kebenaran

Jika sudah ada bukti kebenaran, jangan sampai kita menutup hati dan berpaling dari petunjuk Allah SWT.

  1. Hindari sikap mengejek ajaran agama

Banyak orang di zaman sekarang yang masih mengolok-olok ajaran Islam, sama seperti kaum Nabi Nuh.

  1. Segera bertaubat sebelum terlambat

Allah SWT selalu memberi kesempatan untuk bertaubat, tetapi ketika azab datang, sudah tidak ada lagi jalan kembali. Allah SWT berfirman:

“Dan sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QS. Yusuf: 111)

Baca Juga : Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir : Penjelasan Mengapa Nabi Musa Berguru kepada Nabi Khidir

TAGGED: kisah nabi nuh, azab kaum nabi nuh, kaum nabi nuh ditenggelamkan, nabi nuh
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Cara Menggunakan Siwak Sesuai Sunnah Rasulullah SAW Cara Menggunakan Siwak Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Next Article Kenali Mudharat dan Cara Menghindarinya dalam Islam Kenali Mudharat dan Cara Menghindarinya dalam Islam

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?