Beritaislam.com – Kata filsafat ini biasanya tidak asing lagi bagi orang yang sudah menempuh perguruan tinggi. Bahkan di bangku sekolah pun ada yang sudah diberi pembelajaran filsafat Islam bagi pendidikan dalam bidang Islam.
Filsafat yang berdasarkan Islam ini tidak jauh berbeda dengan filsafat ilmu dari teori-teori barat. Namun, hanya memiliki perbedaan dari pemikiran manusia tentang kehidupan yang berpusat pada konteks spiritualitas agama Islam.
Berikut inilah akan menjelaskan sedikit pemahaman mengenai filsafat Islam. Dari mulai pengertian hingga tiga karakteristiknya, yaitu sebagai berikut.
Pengertian Filsafat Islam
Asal usul kata filsafat yaitu dari bahasa Yunani kuno “philos” dan “shopia”. Kata “philos” disini memiliki arti kecintaan yang mendalam, sedangkan “shopia” mempunyai makna kebijakan atau kearifan.
Dari istilah bahasa tersebutlah muncul istilah filsafat sebagai cinta kearifan atau kebijaksanaan. Setelah dari bahasa, secara umum filsafat merupakan suatu ilmu yang mengulik tentang permasalahan dasar dan umum, seperti nilai, keberadaan, akal, pemikiran, bahasa, dan pengetahuan.
Pengertian di atas baru menggambarkan filsafat secara umum. Lebih rinci lagi, pengertian dari filsafat Islam adalah pemikiran atau filosofi yang berdasarkan Al Quran dan Hadits, atau yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT melalui agama Islam.
Oleh karenanya, filsafat yang berdasarkan Islam sendiri ada karena berdasarkan ketetapan ajaran dan hukum yang berlaku dalam Islam. Filsafat ini tidak bisa dipengaruhi oleh filsafat lain, karena berdasarkan langsung dari Al Quran dan Hadits.
Sejarah filsafat Islam yaitu berawal dari masa khalifah Abbasiyah berkuasa. Yaitu pada usaha yang beraktivitas penerjemahan naskah filsafat Yunani ke dalam Bahasa Arab.
Karakteristik Filsafat Islam
1. Sumber dari Al Quran dan Hadits
Seperti yang sudah dijelaskan pada pengertian di atas, karakteristik dari filsafat Islam adalah harus bersumber dari Al Quran dan Hadits. Dimana sesuai dengan namanya, filsafat ini memegang prinsip berdasarkan agama Islam.
Walaupun pemikiran filsafat ini kian bergantinya zaman, semakin berkembang. Namun, dasarnya tetap sama dan tidak akan hilang tergerus zaman, yaitu Al Quran dan Hadits.
2. Disebut Sebagai Filsafat Religius-Spiritual
Filsafat Islam juga disebut sebagai filsafat yang mengandung nilai-nilai spiritual atau religius. Mengapa demikian? Karena filsafat ini berasal pada ajaran-ajaran agama Islam.
Kebudayaan Islam tentu saja akan berkembang seiring pergantian zaman. Oleh karenanya, di setiap zaman ada tokoh pemikirnya, dan kemudian dikembangkan oleh tokoh yang selanjutnya.
Namun, walaupun berbeda zaman dan tokoh, tapi topik-topik pemikiran di dalamnya tetap bersifat religius atau spiritual. Hal ini agar tetap mengutamakan tujuan filsafat Islam, yaitu mengesakan Tuhan.
3. Memiliki Sifat Rasional
Filsafat Islam memang memiliki sifat yang religius atau spiritual. Namun filsafat ini juga bersifat rasional. Dimana menafsirkan seluruh yang ada di alam semesta ini juga bisa berlandaskan akal dan logika.
Hal ini bisa disatukan antara sifat rasional dan spiritual dalam filsafat Islam. Dimana kedua sifat ini jika digabungkan akan mendekati pada filsafat skolastik bahkan kontemporer.
Hal tersebut juga sejalan dengan yang biasa diajarkan oleh para filosof Muslim. Seperti Ibnu Sina, Al Kindi, dan juga Al Farabi.
Demikianlah pengertian dan karakteristik dari filsafat Islam. Dari sinilah bisa lebih memahami apa itu filsafat dalam pemikiran Islam yang lebih dalam.
Baca Juga: Apakah Agama Islam Mengharuskan Berpikir?
Penulis: Ghina Shelda Aprelka
