Beritaislam.com – Sering tiba-tiba badmood? Ternyata ada loh cara mengatasi badmood dalam Islam.
Badmood adalah keadaan dimana perasaan seseorang terasa tidak nyaman sehingga membuat suasana hatinya menjadi galau, gelisah, sedih bahkan sampai marah.
Badmood dapat menyerang semua kalangan, terutama kalangan wanita yang kerab kali akrab dengan perasaan. Badmood pada skala kecil tidaklah berbahaya dan merupakan hal lumrah yang terjadi pada manusia. Namun, jika dalam kondisi ekstrim, badmood bisa sangat mengganggu aktivitas seseorang.
Penyebab Badmood Dalam Islam
Dalam Islam, kondisi badmood juga membahas mengenai perasaan yang tiba-tiba berubah (galau, resah, gelisah) bisa muncul dari beragam faktor. Berikut beberapa penyebab badmood dalam pandangan Islam.
1. Bisikan Setan (Was-was)
Setan merupakan musuh utama umat manusia. Tidak hanya ingin manusia terjerumus dalam salah dan dosa, setan juga suka membisikan keraguan, ketakutan pada hati manusia, tujuannya untuk membuat manusia berlama-lama dalam kesedihan dan jadi jauh dari mengingat Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran,
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِࣖ ٦
dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. (QS. An-nas: 4-6).
Menurut tafsir wajiz, ayat ini memberitahu kita bahwa adanya kejahatan berupa bisikan setan yang tersembunyi pada diri manusia dan selalu bersama layaknya darah yang mengalir di dalam tubuh, sehingga untuk mengatasi itu kita harus meminta perlindungan kepada Allah SWT.
2. Hati yang Jauh dari Dzikir
Badmood bisa saja datang disebabkan karena hati terasa kosong, hati seorang hamba yang jauh dari mengingat Allah akan sangat mudah untuk terombang ambing dalam perasaan yang tidak nyaman.
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ٢٨
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram. (QS. Ar-Ra’d: 28)
3. Kelelahan Jiwa dan Raga
Orang yang fisiknya lelah sangat mudah untuk mengalami badmood, hal ini juga disebabkan oleh adanya hormon dalam tubuh. Sehingga penting bagi kita untuk menjaga kesehatan jiwa serta raga.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقًّا.
“Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Cara Mengatasi Badmood Dalam Islam
Setelah mengetahui apa saja penyebab badmood, maka untuk mengatasi hal tersebut kamu dapat melakukan cara mengatasi badmood dalam Islam.
1. Berdzikir
Badmood paling banyak menyerang di hati. Orang yang perasaannya kacau dapat menenangkan hati dengan serangkaian dzikir yang dapat membuat hati terasa menjadi tenang, emosi stabil dan dapat menjauhkan diri dari was-was setan.
Contoh dzikir yang dianjurkan ketika sedang gelisah atau sedih yaitu Hasbunallah wa ni’mal wakiil, Laa hawla wa laa quwwata illa billah.
2. Berwudhu
Berwuduh adalah cara efektif untuk meredam perasaan buruk. Air sejuk yang terkena anggota tubuh juga dinilai ampuh untuk meredam perasaan tak nyaman di dalam hati.
Rasulullah ﷺ bersabda “Sesungguhnya marah itu dari setan… dan setan diciptakan dari api, sedangkan api dipadamkan dengan air. Jika salah satu di antara kalian marah, maka hendaklah ia berwudhu.” (HR. Ahmad)
3. Membaca Al-Qur’an
Salah satu nama Alquran adalah asy-Syifa yang berarti obat penyembuh. Membaca Al-Quran adalah penenang hati yang paling agung. Allah berfirman:
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82)
Saat badmood, kamu bisa membaca ayat-ayat pendek seperti Al-Fatihah, An-Nas, Al-Ikhlas, atau ayat kursi dapat membuat hati lebih stabil, pikiran lebih cerah, dan emosi lebih terkendali.
Jadi itulah beberapa cara mengatasi badmood dalam Islam. Semoga membantu.
Baca juga: Overthinking Ala Tsabit bin Qais yang Patut Ditiru!
