Beritaislam.com – Dalam Islam adab melayat orang meninggal sangat penting diperhatikan. Dimana tidak bisa sembarang datang dan tidak memikirkan sopan santun di dalam rumah duka.
Perlu diingat kembali, melayat orang meninggal bukan acara berkumpul untuk bersenang-senang. Namun, waktu untuk muhasabah diri terkait kematian dan menghormati kedukaan yang sedang terjadi.
Jadi, seorang yang ingin melayat khususnya orang Muslim tidak bisa seenaknya datang begitu saja. Namun, ada tata cara atau adab melayat orang meninggal yang perlu diperhatikan, berikut diantaranya:
Adab Melayat Orang Meninggal
1. Mengucapkan Salam di Tempat Duka
Adab melayat orang meninggal yang pertama adalah mengucapkan salam ketika memasuki tempat duka. Salam adalah bentuk sikap sopan santun kita terhadap orang yang telah terkena musibah dan bentuk rasa peduli pada sesama.
2. Memberikan Belasungkawa pada Keluarga yang Berkabung
Setelah salam dan memasuki rumah duka, alangkah baiknya segera mendatangi pihak keluarga yang berkabung untuk memberikan belasungkawa. Hal ini lebih baik dilakukan daripada hanya berdiam diri.
Memberikan ucapan belasungkawa adalah bentuk kepedulian atas rasa duka yang juga dirasakan oleh pihak yang berkabung. Keluarga tersebut pun akan bisa lebih menerima kehadiran kita ketika melayat.
Selain menggunakan ucapan langsung, belasungkawa juga bisa dengan memberikan bunga yang mengartikan kedukaan. Hal ini juga bisa diselipkan dengan ucapan duka di secarik kertas.
3. Menyegerakan Shalat Jenazah Jika Belum Dilaksanakan
Jika belum dilaksanakannya shalat jenazah, bisa segera mengikuti dengan bergegas mengambil wudhu. Namun, jika sudah dilaksanakan atau bahkan jenazahnya telah dimakamkan, maka tidak perlu.
4. Tidak Membuat Keributan
Jika orang-orang berkumpul, pastinya ingin melakukan suatu pembicaraan. Bercerita atau bergosip ketika berkumpul adalah hal lumrah di zaman sekarang.
Namun, adab melayat orang meninggal tidak diperbolehkan untuk membuat keributan. Apalagi bercerita yang membuat ramai, akan mengganggu jalannya proses menguburkan jenazah.
5. Membaca Surah Pendek dan Istighfar
Membaca surah pendek dan istighfar ini juga bisa menjadi adab melayat. Tujuannya adalah meminta ampun untuk jenazah pada Allah SWT.
Harapannya orang yang meninggal tersebut dihapus dosa-dosanya dan diterima disisi Allah SWT. Selain istighfar, bacaan surah-surah pendek bisa berupa surah Al-Fatihah, An-Naas, dan Al-Ikhlas, atau lainnya seperti surah Yasin yang masih jadi utama untuk doakan jenazah.
6. Tutup Rapat Aib Orang yang Meninggal
Selain tidak membuat keributan, menutup rapat aib orang yang telah meninggal tersebut juga merupakan hal yang paling penting dan utama. Setiap orang memang memiliki dosa atau aibnya masing-masing.
Namun, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk mengumbar aib orang meninggal apalagi sampai fitnah. Oleh karenanya, lebih baik diam dan menutup rapat aib orang yang telah meninggal jika mengetahuinya.
7. Kuburkan Jenazah di Pemakaman
Setelah proses pemandian jenazah, dll bisa segera kuburkan jenazah di pemakaman. Lahan yang dipilih harus sudah siap dengan kondisi yang bersih dan rapi.
Sebagai pelayat, bisa mengikuti prosesi menguburkan jenazah ke pemakaman. Namun, bisa juga tidak ikut ke pemakaman.
8. Berikan Bantuan pada Keluarga yang Ditinggalkan
Terakhir, adab melayat orang meninggal bisa memberikan bantuan pada keluarga yang ditinggalkan. Bantuan ini bisa berbentuk materi maupun moral, sebagai dukungan pada keluarga yang ditinggalkan.
Demikian beberapa adab melayat orang meninggal yang perlu diketahui umat Muslim. Hal dasar ini harusnya sudah bisa melekat di ajaran umat Muslim, namun masih banyak juga yang abai terhadap adab yang sebenarnya.
Baca Juga: Penghuni Surga Firdaus Ada 7 Golongan, Nomor 5 Penting Dilakukan di Zaman Sekarang!
Penulis: Ghina Shelda Aprelka
