Suaraonline.com – Kelebihan orang pendiam berasal dari ketenangan yang mereka tunjukkan dari luar. Mereka dapat mengontrol apa yang seharusnya mereka katakan dan apa yang seharusnya mereka simpan, selain itu ada banyak manfaat dari menjadi orang pendiam.
Dalam Islam, diam merupakan sebuah sikap yang dianjurkan dalam beberapa kondisi, serta berpotensi mendapatkan pahala.
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari)
Kelebihan Orang Pendiam yang Mendatangkan Pahala
Dalam Islam, pahala bisa datang dari mana saja bahkan dari hal-hal sederhana, misalnya seperti memilih untuk diam.
Kelebihan orang pendiam biasanya lebih peka terhadap momen-momen kapan harus berbicara dan kapan lebih baik menahan diri, dan dari sikap sederhana ini dapat mendatangkan pahala. Lantas, apa kelebihan orang pendiam yang dapat mendatangkan pahala?
Berikut beberapa kelebihan orang pendiam yang mendatangkan pahala.
1. Lebih Mudah Dalam Mengamalkan Sunnah Rasulullah
Saat seorang muslim melakukan sunnah maka mereka akan mendapatkan pahala. Dalam sebuah hadis, manusia dimintai untuk diam saat tidak mampu berkata baik.
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari)
Dengan mengamalkan hadis tersebut, maka tidak hanya mendapatkan ridho Allah SWT juga dinilai sebagai amal kebaikan yang bernilai pahala.
2. Terhindar Dari Ghibah
Orang pendiam biasanya tidak suka dengan pembicaraan yang hanya membahas mengenai keburukan atau hal tidak bermanfaat lainnya.
Orang pendiam juga bukan orang yang menarik saat diajak ghibah karena respon diamnya, yang justru menjadikan orang pendiam sangat mudah terhindar dari ghibah.
Dalam Islam, ghibah merupakan aktivitas tercelah dan dilarang. Larangan ini terdapat dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 12,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ ١٢
Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.
Larangan ghibah juga terdapat dalam hadits yang Rasulullah SAW sampaikan,
“Barangsiapa yang menutup aib saudara muslimnya, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat, dan barangsiapa yang mengumbar aib saudara muslimnya, maka Allah akan mengumbar aibnya hingga terbukalah kejelekannya di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Majah 2536).
3. Lebih Mudah Menjaga Diri Dari Kejahatan Lisan
Dalam Islam, lisan merupakan perkara yang benar-benar diperhatikan. Lisan kelak akan dimintai pertanggung jawabkan di akhirat. Maka penting bagi seorang muslim menjaga lisannya.
Orang yang pendiam akan jauh lebih mudah dalam menjaga lisannya dari perkara atau perkataan yang tidak bermanfaat.
Rasulullah bersabda mengenai perintah menjaga lisan yaitu,
عليك بطُولِ الصَّمتِ، فإنَّه مطرَدةٌ للشَّيطانِ، وعونٌ لك على أمرِ دِينِك.
Artinya: “Hendaklah engkau lebih banyak diam, sebab diam dapat menyingkirkan setan dan menolongmu terhadap urusan agamamu.” (HR Ahmad)
Jadi, itulah kelebihan orang pendiam yang dapat mendatangkan pahala. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Inilah 6 Keutamaan Diam Dalam Pandangan Islam, Salah Satunya Bisa Selamat dari Siksa Neraka
