BERITAISLAM.COM- Bulan Ramadhan merupakan bulan ke sembilan dalam penanggalan tahun hijriyah dimana dalam bulan tersebut umat Islam di seluruh penjuru dunia melaksanakan suatu amalan wajib yang begitu istimewa yang bahkan tidak ada pada bulan-bulan lainnya, yakni [shaum] puasa. Pada bulan ini pula Allah Swt menurunkan kitab suci terakhirnya melalui perantara malaikat-Nya yakni malaikat Jibril As kepada khatumul anbiya yakni Nabi Muhammad Saw yaitu Nabi terakhir yang akan membawa cahaya peradaban ke seluruh umat manusia dengan Al Qu’ran dan As Sunnah. Dalil tentang puasa sendiri di bulan Ramadhan terdapat pada Q.S. Al Baqorah 183,
‘‘Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa’’.
Dalil lain yang juga membahas tentang keutamaan di bulan Ramadhan terdapat pada hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda “Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah SWT mewajibkan untuk kalian berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka tertutup, para setan diikat dan pada bulan itu ada malam yang nilainya lebih baik pada seribu bulan’’.
Tentunya bulan Ramadhan sendiri merupakan bulan yang berbeda dibandingkan dengan bulan-bulan hijriyah seperti pada umumnya, bulan ini memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan yang berbeda dibandingkan bulan pada umumnya. Berikut ini beritaislam.com akan menerangkan keutamaan-keutamaan yang ada di bulan Ramadhan, berikut keutamaannya
1. Di Turunkanya Al Qu’ran Pada Bulan Ini
Al Quran pertama kali diturunkan pada malam di bulan Ramadhan di saat Nabi Muhammad Saw sedang ber-uzlah[mengasingkan diri] di gua hira, Al Quran yang pertama kali di turunkan pertama kali ialah Q.S. Alaq ayat 1-5 dengan perantara malaikat Jibril As.
2. Terbukannya Pintu Surga dan Tertutupnya Pintu Neraka
Dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda :”Apabila Ramadhan datang maka pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan pintu-pintu neraka tertutup serapat-rapatnya serta para setan-setan dibelenggu.’’Hadist shahih-Muttaqu‘alaih.
3. Bulan Yang Penuh Kesabaran
Di bulan ini umat islam diwajibkan melaksanakan ibadah wajib yakni puasa, puasa sendiri memiliki arti yakni menahan diri dari lapar, dahaga dan yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, selain itu kita juga harus menahan dari segala hawa nafsu lainnya seperti marah dan lain sebagainya.
4. Bulan Ramadhan Bulan Berkah
Dari hadist Abu Hurairah Ra, Rasulullah Saw bersabda , “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan. Allah Swt telah mewajibkan kepada kalian berpuasa didalamnya, di bulan itu pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu neraka akan ditutup, di bulan itu setan-setan akan diikat dan di bulan itu pula ada malam yang lebih baik pada seribu bulan, barang siapa yang terhalang akan kebaikannya maka sungguh ia akan terhalang.”[HR An Nasa’i].
5. Malam Lailatul Qodar
Diterangkan bahwasannya didalam Q.S. Al Qodar, sesungguhnya malam lailatul qodar merupakan malam yang lebih baik pada dari pada seribu bulan.Allah Swt berfirman
“Sesungguhnya kami telah menurunkan [Al Quran] pada malam lailatul qodar. Dan tahukah kamu apakah itu malam lailatu qodar?. Lailatul qodar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu para turun para malaikat dan Ruh [Jibril] dengan izin rabbnya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbitnya fajr”.
Dan dari hadist yang diriwayatkan oleh imam Ahmad bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:
اَخْبَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ هِيَ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ فِى الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ لَيْلَةَ اِحْدَيْ وَعِشْرِيْنَ اَوْثَلَثَةٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْ تِسْعٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْ اَخِرِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ مَنْ قَامَهَا اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مِنْ ذَنْبِهِ مَا تَقَدَّمَ وَمَا تَأَخَّرّ . (رواه احمد)
Rasulullah SAW mengabarkan kepada kami tentang Lailatul Qadar, beliau bersabda: dia (Lailatul Qadar) di bulan Ramadhan di puluhan yang akhir yaitu malam 21, 23, 25, 27 atau malam 29, atau di akhir malam Ramadhan. Barang siapa mengerjakan bangun untuk beribadah pada malam itu karena iman dan mengharap ridho Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang. (HR. Ahmad).
Semoga dengan diterangkannya 5 keutamaan di bulan Ramadhan diatas tadi bisa menambah kesiapan kita dalam mempersiapkan ibadah-ibadah kita di bulan Ramadhan yang akan datang dan memaksimalkan ibadah kita pada bulan Ramadhan kelak.
Baca Juga:Apakah Najis Baju Muslimah yang Ujungnya Menyapu Tanah? Ini Dia Jawabannya!
