BERITAISLAM.COM – Setiap anak yang lahir di dunia telah diciptakan oleh Allah dalam fitrah keimanan. Orang tua harus menyadari akan pentingnya pendidikan aqidah anak usia dini.
Masa kanak-kanak menjadi fase emas yang cukup lama untuk menanamkan kepribadian anak sesuai apa yang orang tua kehendaki. Manfaatkan waktu emas ini untuk memberikan pendidikan yang baik dalam diri anak.
Anak yang dididik dengan kasih sayang, perhatian yang cukup, serta arahan yang baik, akan tumbuh menjadi pribadi yang baik sebagaimana orang tuanya memberikan contoh tindak laku yang baik.
Sebaiknya sebagai orang tua tidak meremehkan masa anak ini. Dibawah ini akan kita bahas seberapa penting pendidikan aqidah anak usia dini yang orang tua wajib tahu!
6 Pokok Utama Aqidah Islamiyah
Aqidah terdiri atas enam pokok keimanan, yaitu iman kepada Allah, para malaikat, kitab, para rasul, hari akhir, serta qada dan qadar. Beberapa menganggap hal abstrak ini terkesan sulit untuk dijelaskan pada anak kecil.
Menanamkan keyakinan pada anak bukan berarti mengajarinya keterampilan dalam berdebat. Dengan pemahaman ini diharap keimanan dalam diri anak menjadi tertata, sehingga ia tahu kemana arah tujuan hidup ini.
Menanamkan iman dalam diri anak tidak bisa sehari jadi, perlu perjalanan dan proses yang panjang. Pun tidak hanya dengan teori, lingkungan juga menjadi penunjang dalam menanamkan pendidikan aqidah anak usia dini.
Dalam perkembangannya, anak merekam apa yang lingkungannya lakukan. Ia tumbuh bersama teladan dari apa yang dilihat dari sekitarnya. Sehingga jadikanlah aktivitas harian sebagai sarana pendidikan, baik aqidah maupun pendidikan lainnya.
Beberapa orang tua memilih menunda mengajarkan aqidah sejak usia dini karena khawatir akan beratnya pembahasan mengenai aqidah. Sehingga menormalisasikan kesalahan anak dan menganggap mereka masih kecil.
Perhatian lebih akan pendidikan aqidah melindungi anak dari didikan televisi dan pergaulan bebas di luar sana. Anak akan mampu membedakan mana tindakan yang benar dan salah.
Seberapa Penting Pendidikan Aqidah Anak Usia Dini?
Aqidah menjadi komponen paling penting dalam membentuk karakter anak dalam menjalani setiap pilihan hidup. Ia akan mampu memilih jalan mana yang pantas ia tempuh dan jalan mana yang harus ia hindari.
Dengan pemahaman aqidah yang baik akan menjadi keyakinan dasar anak dalam bertindak dan berperilaku. Di era digital pendidikan menjadi kunci peradaban dunia.
Pesatnya perkembangan teknologi memudahkan akses global masuk dengan menyebarkan pengaruh negatif pada generasi muda. Aqidah yang kuat membentuk spiritual yang kokoh bagi anak dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di masa yang akan datang.
Pendidikan aqidah anak usia dini menjadi pengontrol internal, yang dengan ini anak akan merasa diawasi tanpa pengawasan langsung dari orang dewasa. Pendidikan akidah anak usia dini akan lebih efektif melalui praktek daripada sekadar teori.
Dengan mengutamakan pendidikan aqidah, akan terbentuk diri dalam anak sebagai seseorang yang tindakannya diatur oleh agama, sehingga tidak ada perilaku negatif yang menyimpang.
Anak juga masih bisa mengekspresikan kreativitasnya dan mengembangkan bakat minatnya. Sehingga tidak hanya cerdas intelektual namun juga memiliki etika yang tinggi.
Perkembangan anak yang didasari dengan aqidah menjadikannya berani mengambil pilihan positif yang dapat membuatnya berkontribusi untuk masyarakat. Anak cenderung tidak takut akan tibanya ujian dan tidak mudah putus asa dalam menyelesaikan suatu persoalan.
Mulai biasakan pendidikan aqidah dengan membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, menciptakan hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak, tak lupa untuk memberikan kesan yang baik terhadap Allah.
Buat lingkungan yang mendukung untuk diskusi terbuka dalam agama. Dalam hal ini ajarkan juga menghormati perbedaan pendapat untuk menghindari perdebatan.
Dalam aktivitas harian, libatkan anak dalam setiap beribadah kepada Allah. Ajak anak untuk salat 5 waktu, dzikir, membaca Al-Qur’an, hingga bacakan juga kisah teladan nabi dan rasul.
Tak hanya menceritakan teladan nabi dan rasul saja, orang tua juga dianjurkan untuk memberi contoh dalam aktivitas harian sesuai adaptasi zaman. Dengan ini anak akan terbiasa membangun kehidupan sesuai dengan aqidah islamiyah.
Nah, demikian sekilas artikel mengenai pendidikan aqidah anak usia dini. Mulai perbarui pendidikan anak dengan tetap mempertimbangkan aqidah sesuai dengan perkembangan zaman. Semoga bermanfaat!
