Beritaislam.com – Iman merupakan salah satu rukun iman, bahkan pada urutan yang pertama. Iman manusia sangat penting di hadapan Allah, karena menentukan derajat pada seorang hamba.
Ada yang dinamakan tingkatan iman manusia, yang mana ini menunjukkan kualitas seseorang dalam beribadah di bumi-Nya. Keyakinan atas keberadaan Allah SWT menjadi dasar manusia sebagai seorang hamba berjalan di bumi-Nya.
Tanpa adanya iman di dalam diri seorang hamba, manusia hanyalah makhluk kosong yang terombang-ambing akan peliknya dunia. Mari mengenal lebih dalam mengenai tingkatan iman manusia, agar kita bisa lebih sadar akan kekuasaan-Nya.
Pada hakikatnya tingkat keimanan manusia berbeda-beda. Ada lima tingkatan iman manusia menurut Syekh M Nawawi, yaitu sebagai berikut.
Tingkatan Iman Manusia
1. Iman Taqlid
Pada tingkat iman manusia yang pertama yaitu iman taqlid. Definisinya yaitu yang didasari oleh ucapan orang lain, seperti para ulama atau pemuka agama. Namun dengan catatan, ia tidak memahami akan dalilnya.
Seseorang pada tingkatan iman taqlid ini dianggap sah keimanannya. Walaupun sebenarnya ia bisa termasuk bermaksiat, karena ia mampu mencari dalil namun ternyata tidak melakukannya.
2. Iman Ilmu atau Ilmul Yaqin
Pada tingkatan iman manusia yang kedua ini dinamakan iman ilmu atau ilmul yaqin. Dimana seseorang telah berada satu tingkat dari iman yang sebelumnya.
Seorang hamba yang memiliki iman ilmu atau ilmul yaqin ini akan menghadapi kehidupan berdasarkan ilmu yang ia punya. Seperti akidah-akidah yang ia pelajari dan beberapa dalil untuk menjadi penguat.
3. Iman Iyan atau Ainul Yaqin
Tingkatan iman manusia yang ketiga yaitu iman iyan atau bisa disebut juga ainul yaqin. Yang merupakan mempercayai bahwa Allah SWT adalah zat yang nyata, walaupun tidak bisa terlihat secara dzahir.
Dalam iman ini akan selalu percaya bahwa Allah SWT selalu hadir dalam setiap gerak-geriknya melalui pengawasan batin atau hati. Ini disebut maqom muroqobah, atau derajat pengawasan hati.
4. Iman Haq atau Ainul Haq
Iman haq atau bisa disebut juga ainul haq merupakan tingkat keimanan manusia yang keempat. Dimana seorang hamba yang mempercayai bahwa Allah SWT selalu ada dalam batin atau hatinya.
Manusia pada tingkat iman ini akan dijauhkan dari prasangka duniawi, karena Allah SWT selalu hadir menyertai dalam batinnya. Pada tingkatan ini disebut maqam musyahadah dan sebagai orang yang arif atau makrifat.
5. Iman Hakikat
Tingkatan iman manusia yang terakhir sekaligus tertinggi yaitu iman hakikat. Dimana seorang hamba yang sudah di batas ini, akan lenyap karena Allah SWT.
Maksudnya yaitu akan selalu berfokus pada Allah SWT, dengan tujuan ingin selalu mendekatkan diri kepada-Nya. Tingkatan ini disebut maqam fana.
Demikianlah lima tingkatan iman manusia yang wajib diketahui oleh seorang muslim. Dimanapun level iman kita sekarang, yang seharusnya dilakukan manusia di dunia ini adalah fokus beribadah yang berlandaskan kepada-Nya.
Dengan begitu, sebagai seorang hamba ingin selalu fokus berusaha mendekat dan bertaut pada Sang Pemilik Alam Semesta. Wallahu a’lam.
Penulis: Ghina Shelda Aprelka
