Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - bersyukur dengan anggpta badan - Ini Dia Waktu untuk Menceritakan Nikmat, Kamu Pasti Baru Tahu Kan!

Info Islami

Ini Dia Waktu untuk Menceritakan Nikmat, Kamu Pasti Baru Tahu Kan!

Zulfa Naurah Nadzifah
Last updated: 2024/05/24 at 1:55 AM
Zulfa Naurah Nadzifah
Share
Ini Di Waktu untuk Menceritakan Nikmat, Kamu Pasti Baru Tahu Kan!
SHARE

BERITAISLAM.COM – Ada sejumlah waktu untuk menceritakan nikmat dari Allah. Nikmat itu bisa menjadi pemantik untuk orang lain yang lebih bersyukur dan bersemangat menjalankan sebuah amal. Tak hanya itu, menunjukkan rasa syukur karena telah menjalankan suatu amal atau meraih sesuatu juga bisa menjadi bentuk syukur atas apa-apa yang kamu raih dan miliki. Lantas, kapan waktu untuk menceritakan nikmat yang diperoleh untuk dibagikan pada orang lain? Simak penjelasan waktu untuk menceritakan nikmat berikut ini!

Contents
Konsep SyukurWaktu untuk Menceritakan Nikmat

Konsep Syukur

Syukur secara bahasa pada dasarnya bermakna memuji orang yang berbuat baik dan secara istilah adalah menampakkan nikmat Allah yang diterima diri sendiri. Sementara pengertian syukur secara istilah adalah menampakkan nikmat Allah pada hambaNYA dan di hatinya bersaksi, raganya mematuhi dan mentaati dalam rangka memuji dan megakui bahwa nikmat yang hamba peroleh adalah semata-mata dari Allah subhanahu wa ta’la. 

Dilansir dari laman muslimah.or.id Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah di dalam kitabnya, At Tuhfah Al Iraqiyyah menjelaskan bahwa seorang hamba bisa bersyukur kepada Rabb ta’ala dengan hati, lisan, dan badan. Mari simak satu persatu!

  1. Bersyukur dengan Hati

Waktu untuk menceritakan nikmat dari Allah bisa dimulai dengan mensyukurinya sejak dalam hati. Syukur dalam hati dijelaskan juga dalam sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam ketika sebagian sahabat bertanya kepadanya, “telah diturunkan (ayat) tentang emas dan perak, seandainya kamu mengetahui harta yang terbaik, maka kami akan mengambilnya” Kemudian Nabi menjawab 

أفضله لسان ذاكرا و قلب شاكرا،  و زوجة مؤمنة تعينه على إيمانه

“(Harta) yang terbaik adalah lisan yang senantiasa berzikir, hati yang senantiasa bersyukur, dan istri yang beriman yang senantiasa membantu suaminya di atas iman.”” (H.R. At Tirmidzi no. 3019, sahih)

  1. Bersyukur dengan Lisan

Bersyukur dengan lisan bisa menjadi salah satu upaya untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Selain bersyukur dengan hati kamu juga bisa bersyukur dengan lisan dan meyakininya sebagai salah satu bentuk upaya bersyukur. 

Ucapan semacam hamdalah, tasbih, tahlil, atau ucapan syukur lainnya bisa menjadi salah satu bentuk bersyukur secara lisan. Hakikat syukur sesuai yang telah dijelaskan di awal adalah memuji atau menyebut kebaikannya, maka bersyukur dengan lisan bisa menjadi bentuk pujian pada Allah sebagai pemberi segala hal pada hambaNYA.

  1. Bersyukur dengan Anggota Badan

Bersyukur dengan anggota badan bisa menjadi bentuk syukurmu yang lebih baik, sebab bersyukur dengan anggota badan bisa berwujud meninggalkan larangan Allah untuk bermaksiat. Mennggalkan atau menjauhkan diri dari godaan maksiat adalah kunci dari wujud syukur yang pernah disampaikan juga oleh seorang ulama.

Waktu untuk Menceritakan Nikmat

Waktu untuk menceritakan nikmat bisa menjadi bentuk syukurmu atas apa yang yang Allah telah karuniakan padamu. Ibnu Qudamah Al Maqdisy rahimahullahu ta’ala pun juga menjelaskan dalam kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin bahwa bersyukur bisa ditunaikan dengan hati, lisan, anggota badan. 

Setelah mengetahui bahwa berysukur bisa dilakukan dengan seluruh panca indera, kamu bisa juga mencari waktu untuk menceritakan nikmat pada orang lain dengan cara yang baik dan tidak berlebihan. Pada dasarnya Allah senang jika sesama muslim bisa saling memberi inspirasi dan teladan bagi satu sama lain.

Namun, apabila jalan untuk menunjukkan nikmat bisa menjadi pemicu munculnya hasad bagi orang lain, maka kamu boleh untuk merahasiakannya. Di sisi lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menjelaskan bahwa Allah sangat suka melihat nikmat yang diberikan pada hamba-Nya dengan jalan memanfaatkan nikmat itu untuk kebaikan. “Sesungguhnya Allah sangat suka melihat bekas nikmat Allah tampak pada hamba-Nya.” (H.R. Tirmidzi, shahih)

Itu dia ulasan tentang waktu untuk menceritakan nikmat Allah yang bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari. Semoga setelah ini kamu semakin menjadi hamba yang pandai bersyukur dan tahu harus bersyukur dengan cara seperti apa. Barakallahufikum.

Baca Juga: Stok Daging Kurban Menumpuk? Ketahui 6 Tips Menyimpan Daging Kurban

TAGGED: bersyukur dengan anggpta badan, bersyukur dengan hati, bersyukur dengan lisan, konsep syukur, menceritakan nikmat, nikmat allah, waktu untuk bercerita, waktu untuk menceritakan nikmat
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 2 Tips Agar Whatsapp Tidak Mudah Terblokir menurut Ustadz Nur Roni Dinurrohman 2 Tips Agar Whatsapp Tidak Mudah Terblokir menurut Ustadz Nur Roni Dinurrohman
Next Article Gambar orang Berdoa Berikut 4 Waktu Mustajab Dalam Berdoa Yang Harus Diketahui Seorang Muslim

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?