Beritaislam.com – Pernahkah kamu mendengar stigma di masyarakat mengeni, “gimana mau nikah kalau gak pacaran?”. Padahal pacaran merupakan sesuatu yang dilarang dalam Islam. Mirisnya, banyak muslim modern kini yang menjadikan perkataan ini sebagaipatokan untuk melonggarkan syariat Islam yang ada, dengan alasan yang “penting gak zina kok”, “cuma baut saling mengenal aja”.
Rasulullah pernah bersabda, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
“Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).
Pacaran bukanlah pintu untukmu mendapatkan jodoh, apalagi dengan niatan menikah. Menikah dalam Islam merupakan salah satu ibadah terpanjang dan merupakan sunnah Rasulullah. Lantas, pantaskan sesuatu yang baik dan mulia didapatkan dengan cara yang haram?
Larangan Pacaran Dalam Islam
Islam sangat menghargai perasaan cinta, tapi tidak lantas membiarkan perasaan itu menjadi alasan manusia bisa berbuat seenaknya saja. Pacaran dengan alasan cinta merupakan salah satu tipu daya setan. Dalam Islam, sudah jelas mengenai larangan pacaran yang terdapat dalam Al-Quran surah Al-Isra ayat 32,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةًۗ وَسَاۤءَ سَبِيْلًا ٣٢
Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk.
Menurut tafsir Wajiz, redaksi kalimat mengenai “janganlah kamu mendekati zina”, yaitu segala sesuatu perbuatan yang dapat merangsang atau menjerumuskan kepada perbuatan zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji.
Kalimat ini memiliki maksud yang luas, bukan hanya melarang umat Islam berbuat zina, tetapi sudah melarang umat Islam untuk mendekati segala sesuatu yang dapat menjerumuskannya pada zina, contohnya pacaran.
Tipu Daya Setan yang Membuatmu Terjebak Dalam Hubungan Pacaran
Berikut beberapa hal yang biasanya dianggap sepele orang, padahal kegiatan ini dapat membuatmu terjerumus dalam hubungan pacaran.
1. Menganggap Sepele Chattingan Dengan Lawan Jenis
Setan biasanya memulainya dari hal kecil. Setan tidak akan langsung menggodamu untuk langsung berzina, tapi mengiring kita untuk terbiasa dengan hal-hal yang mendekati zina. Awalnya hanya balas chat seperlunya, lama-lama menjadi panjang, disisipi emot, lalu mulai terasa nyaman.
Padahal, rasa nyaman ini bisa menjadi celah yang setan gunakan agar hati perlahan-lahan terpaut pada sesuatu yang tidak halal. Kita jadi menunggu balasannya, merasa diperhatikan, lalu bermula dari chat biasa berubah menjadi kedekatan emosional yang sulit dilepas. Maka penting bagimu untuk memiliki batasan dalam berinteraksi dengan lawan jenis.
Dalam Islam, terdapat kondisi dimana muslim boleh berinteraksi dengan lawan jenisnya dengan syarat ada kepentingan maslahat yang tidak melanggar syariat Islam seperti urusan pendidikan dan ekonomi.
2. Terbiasa Melempar Candaan Dengan Lawan Jenis
Humor memang terlihat tidak berbahaya, tapi candaan yang berlebihan bisa membuka pintu fitnah. Fenomena rekan kerja yang selingkuh di kantor, kebanyakan berawal dari candaan ringan yang lama-lama membuat keduanya terlena.
Dari candaan muncul perasaan suka, dari perasaan suka muncul keinginan untuk lebih dekat. Setan membuatnya tampak ringan dan lucu, padahal hati mulai condong pada sesuatu yang dilarang. Candaan juga membuat batasan antara laki-laki dan perempuan semakin kabur tanpa disadari.
3. Curhat Dengan Lawan Jenis
Ini adalah jebakan yang paling halus. Saat hati sedang galau dan bimbang, perhatian sekecil apapun dari lawan jenis bisa menjadi seperti permen manis yang memabukkan. Ketika seseorang curhat, ia membuka isi hatinya, menunjukkan kelemahan, dan mencari kenyamanan.
Melalui celah ini, setan memanfaatkan empati manusia. Tidak jarang, hubungan pacaran bisa diawali melalui perasaan kasihan, lalu ingin melindungi dan lama-lam hati keduanya terpaut.
Maka ketika kamu mulai merasa “dia yang paling mengerti,” itu tanda hati mulai pindah arah. Dari curhat biasa menjadi saling membutuhkan, lalu akhirnya terjebak dalam hubungan yang Allah tidak ridai, semua ilmumu tentang larangan pacaran mendadak jadi buyar begitu saja.
Penting bagi kita untuk selalu menutup celah sekecil apapun, agar tak dimanfaatkan setan untuk menarik kita dalam perbuatan terlarang. Dengan mengetahui apa saja hal kecil yang harus kamu hindari, diharapkan kamu dapat menghindari semua jebakan yang setan berikan.
Baca Juga: Menulis Menggunakan AI dalam Pandangan Islam: Apakah Termasuk Curang?
