Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - berprasangkan baik pada allah - Jangan Tinggalkan Berprasangka Baik pada Allah, Meski Hidup sedang Sulit

Info Islami

Jangan Tinggalkan Berprasangka Baik pada Allah, Meski Hidup sedang Sulit

Zulfa Naurah Nadzifah
Last updated: 2024/06/19 at 6:17 AM
Zulfa Naurah Nadzifah
Share
Jangan Tinggalkan Berprasangka Baik pada Allah, Meski Hidup sedang Sulit
SHARE

BERITAISLAM.COM – Takdir hidup yang sedang kita jalani saat ini membuat pikiran cenderung menghadirkan pikiran-pikiran yang negatif dibandingkan dengan pikiran yang positif. Berprasangka baik pun menjadi sulit jika pikiran sudah penuh dengan prasangka buruk pada Allah. Lalu, bagaimana caranya agar kamu tidak meninggalkan berprasangka baik pada Allah? Simak ulasannya berikut ini!

Contents
Landasan Berprasangka Baik pada AllahMengenal Sifat Allah untuk Menumbuhkan Prasangka Baik

Landasan Berprasangka Baik pada Allah

Menjadi hamba yang mudah berprasangka baik pada Allah adalah hal yang seringkali sulit dilakukan. Ujian hidup dan kondisi sulit yang dihadapi bisa menjadi sumber buruknya pikiran atas ketentuan Allah yang terjadi saat ini.

Inilah mengapa penting untuk kaum muslimin memahami landasan berprasangka baik pada Allah dengan memahami dalil yang menjelaskan anjuran ini. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Allah akan sesuai dengan prasangka hamba-Nya. 

يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

“Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai persangkaan hamba-Ku.”” (H.R. Bukhari No. 7405 dan Muslim No. 2675) Hadis itu menjelaskan bahwa seorang muslim harusnya mampu menjaga pikiran positifnya pada Allah, sebab Allah adalah Dzat yang sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Inilah mengapa sebagai seorang hamba kamu harus selalu optimis dengan segala ketentuan yang sedang, akan, bahkan telah Allah gariskan untukmu.

Menumbuhkan upaya untuk selalu berprasangka baik pada Allah pun harus dilatih setiap waktu. Hal ini harus selalu diupayakan untuk mencapai level hati dan jiwa yang otomatis berprasangka baik pada Allah, terlepas dari segala kondisi yang dihadapi dalam hidup.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Ahmad pun dijelaskan bahwa Allah sesuai dengan persangkaan hambaNya, termasuk baik buruk yang akan disangkakannya pada Allah. 

قال اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، إِنْ ظَنَّ بِي خَيْرًا فَلَهُ، وَإِنْ ظَنَّ شَرًّا فَلَهُ

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwasannya Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda “Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Jika ia bersangka baik kepadaku, maka (kebaikan) itu untuknya dan jika ia bersangka buruk, maka itu untuknya.”” (H.R. Ahmad dalam Musnad-nya No. 9076 dan Al Albani menyatakan sahih dalam Shahih Al Jami’, No. 4315)

Berprasangka baik pada Allah termasuk dalam amalan hati yang paling tinggi dan menjadi kewajiban bagi seseorang yang beriman pada Allah. Allah tidak akan mengecewakan hambaNya selama ia pandai bersyukur dan memaksimalkan upaya untuk berprasangka baik pada Allah. 

Dalam Alquran pun Allah dengan jelas menerangkan tentang konsep kebaikan yang tidak akan disia-siakan oleh Allah atas semua amal baik yang dilakukan oleh seorang hamba. Ayat ke-115 surat Hud dijelaskan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik. 

وَٱصۡبِرۡ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ

“Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S. Hud: 115)

Mengenal Sifat Allah untuk Menumbuhkan Prasangka Baik

Mengenal sifat Allah bisa dilakukan dengan menumbuhkan upaya berprasangka baik pada Allah. Upaya ini bisa menjadi penambah maksimalnya usahamu untuk menumbuhkan prasangka baik, sebab dengan mengenal Allah kamu menjadi semakin yakin dengan kekuasaan dan kehebatannya dalam menentukan jalan hidupmu.

Banyak nama Allah yang bisa kamu pahami untuk mengenal kemampuanNya dalam mengatur hidupmu. Inilah yang membuatmu bisa semakin pandai mensyukuri nikmat dan selalu berprasangka baik pada Allah atas takdir hidup yang kamu jalnai saat ini.

Salah satu penerapannya adalah dengan meyakini bahwa Allah adalah Dia yang Maha Menyembuhkan. Hal inilah yang seharusnya menjadikanmu selalu yakin apabila ditimpa kondisi sakit, sebab Allah memiliki sifat Asy Syifa (Maha Penyembuh). Sama seperti penjelasan tentang kekuasaan Allah atas kemampuanNya untuk menyembuhkan setiap hambaNya yang sakit. 

وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ

“Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (Q.S. Asy Syuara: 80)

Ayat tersebut menjadi bentuk penjelasan Allah atas upaya berprasangka baik yang bisa kamu lakukan saat sakit, sesuai dengan apa yang Allah terangkan dalam ayat tersebut. Itulah sejumlah hal dan konsep yang bisa langsung kamu terapkan untuk memaksimalkan upaya berprasangka baik pada Allah.

Baca Juga: Apa Rahasia Rasulullah Bugar Sepanjang Hari? Ini Dia Jawabannya!

TAGGED: berprasangkan baik pada allah, husnudzon, prasangka baik, suudzon, yakin pada allah
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Ini Dia Hal-Hal yang Menjadikanmu Wajib Mandi Besar Ini Dia Hal-Hal yang Menjadikanmu Wajib Mandi Besar
Next Article Kisah Ibnu Batutah, Sang Penjelajah Paling Masyhur dalam Sejarah Dunia Kisah Ibnu Batutah, Sang Penjelajah Paling Masyhur dalam Sejarah Dunia

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?